Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S4 Chapter 14: Senjata Terkuat Umat Manusia


__ADS_3

Setelah sekian lama terpisahkan kini sekarang taka dan seluruh teman-teman kembali bertemu aki miyu dan yang lainnya berombongan bersama dengan yang lainnya datang menemui taka dan yang lainnya


" kalian semua... " ujar taka sambil tersenyum senang


" yo.. apa kabar dengan kalian? apa kalian baik-baik saja? " Ucap aki sambil tersenyum tipis menyapa taka


" lama tidak bertemu taka-chan.. kamu sekarang terlihat lebih dewasa dari sebelumnya.." ucap sizu


" bagaimana dengan kabarmu taka-dono.. " miko


yuki terlihat cukup senang dengan kehadiran teman-temannya dan saat melihat sekitar mereka dengan jelas yuki merasa masih belum lengkap


taka dan juga elisa mendekati ayumi bersama dengan yang lainnya mereka berbicara bercanda riang seperti biasanya " yo semuanya.. apa kabar kalian? ngomong-ngomong kemana saja kalian selama ini? " Ucap taka


" apa sudah berkumpul semuanya? " Ujar yuki yang penasaran


sambil tersenyum taka mendekati yuki lalu menaruh lengannya diatas pundak yuki " apa yang kau katakan yuki.. tentu saja belum semuanya, the hunter kan belum hadir.. dan juga 10 pahlawan.." ucap taka


" tapi apa tidak masalah aku mengajak mereka.. kan sebelumnya aku dan teman-teman sudah membuat kejahatan.." ucap yuki


" hah? hal itu sudah tidak ada hubungannya sekarang.. temanmu temanku juga, karena itu jangan khawatir kita semua pasti dapat bersatu! " Ucap taka dewasa


" ya.. terima kasih kau benar, ngomong-ngomong apa kalian tahu dimana keberadaan mereka? " Ucap yuki bertanya pada ayumi


" hmm begini.. jika kamu mencari mereka kau tidak perlu mencarinya kemana-mana mereka sudah ada disini sejak awal.." ucap ayumi


" hah? Apa maksudmu mereka sudah disini.." yuki


" Sebelumnya anggota the hunter bersama dengan 10 pahlawan berkerjasama untuk melawan 12 komandan iblis.. namun dengan mudah mereka dikalahkan.. dan disaat itu juga aku menemukan sudah tidak sadarkan diri.. "


" jadi begitu lalu bagaimana dengan keadaan mereka sekarang? " taka


" mereka sedang masa pelatihan.. setelah kekalahan itu mereka terus berlatih bahkan sampai sekarang ini.." ayumi


" he.. jadi itu yang terjadi.. berlatih ya?ah benar taka.. mumpung masih ada ada waktu bagaimana kalau kita ikut berlatih juga.." ucap yuki dengan eksepsi datarnya

__ADS_1


" hmm.. berlatih ya itu hal yang penting tapi yang lainnya butuh istirahat... aku sih tidak masalah bagaimana dengan kalian teman-teman? "


mendengar taka dan yuki yang akan berlatih tristan kembali mengingat setiap pertarungannya sebelum-sebelumnya merasa dirinya masih sangat lemah tristan berjalan mendekati taka dan yuki


sambil menatap mereka dengan serius tristan menundukkan kepalanya untuk kedua kalinya pada taka dan memohon untuk mengajarkannya dan melatihnya lagi


" taka yuki tolong latihlah aku.. aku ingin menjadi lebih kuat.. aku ingin melindungi keluarga dan teman-temanku yang berharga.. aku mohon latihlah aku!.." ucap tristan menundukkan kepalanya berharap agar taka dan yuki melatihnya


" tristan.. ya memang itu yang ingin aku lakukan!.." ucap mereka berdua bersamaan


" hmph.. sekarang juga aku akan membuat senjata terkuat!.." ucap taka dan yuki secara bersamaan


sambil tersenyum taka dan juga yuki mengores tangan hingga meneteskan darah dengan tetesan darah yang keluar mereka mencampur darah mereka dan taka melesat kencang dan


sesaat ia sudah ada dibelakang elisa dengan cepat taka mencubit pipi elisa hingga ia habis menagis dan mengeluarkan tetesan air mata " sakit!.. apa sih yang kamu lakukan?! " elisa


air mata yang mengalir keluar dari mata elisa seketika mengapung dan membentuk gelembung taka mengerakkan gelembung air itu dan mendekatkannya pada darah yang juga mengapung


saat kedua material itu disatukan terjadi sebuah aliran listrik dan hembusan angin yang menganggu pandangan semua orang disekitarnya dengan dipaksa saat kedua bergabung darah arch dan air mata elisa bersatu


melihat hal itu semua rekan-rekan mereka terheran-heran dengan bentuk pedang yang diciptakan oleh taka dan yuki sangat kecil berbeda dengan ekspektasi mereka " hmm? kecil sekali.. " ucap aki


" apa ini pedang? tapi terlalu kecil.. "


" hmph! kau salah besar.. ini adalah senjata terkuat harapan umat manusia!.. senjata terkuat yang mampu mengalahkan 12 komandan iblis dan diablos.." ucap taka dewasa dengan begitu bersemangat


Sambil tersenyum tipis taka dan yuki perlahan mengengam gagang pedang dan menariknya dengan cepat seketika saat mereka memisahkan kedua pedang itu secara tiba-tiba membesarkan ukuran dengan sendirinya


" senjata ini dapat berubah ke berapa senjata sesuai keinginan penggunanya.. aku mengunakan dna arch dan juga dna elisa.. senjata yang tercipta dari harapan dan keserakahan!.. "


" apa benar senjata ini sehebat itu? jika dilihat lagi senjata ini memang cukup menarik!.. sungguh senjata yang unik.." ucap haruto dan rei q


pedang itu berubah ke ukuran pedang pada umumnya saat diangkat tinggi-tinggi pedang yang dipegangnya taka berubah bentuk lagi berubah menjadi tombak dengan ujung tombak yang tajam


yuki membentang senjatanya ke depan dan memegang bagian tengahnya sesaat senjata itu berubah menjadi sebuah busur panah dalam sekejap

__ADS_1


sesuatu yang mustahil untuk dilakukan dengan hebatnya senjata itu dapat berubah dengan sesuai keinginan penggunanya


" bukan hanya itu, taka lakukan itu!.." ucap yuki sambil tersenyum sombong


" ya.. aku sudah lama tidak mengunakan sihir ini, sihir pengganda.. Copy!.." sesaat taka mengatakan itu senjata yang ia pegang menjadi banyak berganda berlipat-lipat lebih banyak hingga sekitar 100 buah senjata itu


senjata-senjata itu mengapung diudara dan setiap 1 buah senjata bergerak dengan sendirinya ke orang yang mereka pilih sebagai pengguna yang layak untuknya


semua teman-teman taka mendapatkan senjata itu dan termaksud haruto rei dan yang lainnya kecuali kaede dan megumi " yosh.. semuanya apa sudah mendapatkan senjata masing-masing.. kalau begitu tristan mari kita mulai berlatih!.." ucap taka dewasa dengan antusias tinggi


" tunggu sebentar!.." teriak ayumi yang terlihat begitu kesal terhadap taka yang mengabaikan kehadiran dirinya


dengan wajah mengerikan ayumi berjalan mendekati taka dan lalu menarik kera baju taka dan mendekatkan wajahnya dengan wajah taka


" padahal aku sudah bersusah payah untuk mempertemukan kamu dengan yang lainnya!.. tapi malah kau justru lebih memilih pergi!!.."


" dengar berlututlah dan minta maaflah padaku sekarang!.." teriak ayumi dengan lantang


taka yang sudah berkeringat dingin ketakutan melihat ayumi yang marah langsung berlutut dan meminta maaf dengan raut wajah ketakutan dan panik " ma-maafkan aku... aku tidak akan melakukan lagi!.."


" mereka berdua kelihatannya sangat dekat ya.." ucap kaede sambil tersenyum


" hmph apa benar begitu? mereka sudah seperti itu sejak lama.. " ucap yuki sambil tersenyum yang berada didekatnya


" hei yuki apakah ayah dan ibu akan baik-baik.. sebenarnya aku sangat khawatir dengan keadaan mereka saat ini.. aku tidak tahu sekarang mereka dimana.." ucap kaede dengan wajah lesu


kaede terlihat sangat menghawatirkan tentang keluarga yang saat ini entah kemana melihat hal itu dengan tersenyum tipis yuki segera mengengam lengan kaede " yuki apa yang kamu? " Ucap kaede


dengan suara yang lembut


" fujiha-tidak.. kaede kau tidak perlu khawatir tentang keluargamu.. aku akan membantumu agar dapat bertemu dengan mereka lagi.. apapun yang terjadi aku akan melindungimu dan keluargamu.. aku janji.." ucap yuki dengan tulus dari dalam hatinya


Setelah tangannya dipegang yuki dan menjanjikan untuk melindungi dirinya dan keluarganya, wajah kaede terlihat sedikit memerah karenanya " Yuki..."


Bersambung.....

__ADS_1


__ADS_2