Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S4 Chapter 4: Reoni Teman Lama


__ADS_3

" aku telah berjanji pada diri sendiri dan pada orang itu.. yosh! sudahku putuskan, aku akan membantu kalian.. ah tentu saja megumi juga akan membantu.."


" dia akan membuat senjata yang sangat hebat.. walaupun dia terlihat biasa saja, tapi kalian tidak boleh meremehkannya.. karena dia adalah ilmuan terhebat sedunia!.. " ucap taka dewasa yang memberi sorakan pada megumi dewasa


" he-hentikan itu.. kamu tidak perlu sampai segitunya bukankah itu memang sudah menjadi tujuan kita datang kemasa ini, baiklah aku akan menciptakan senjata yang akan menyelamatkan umat manusia.. aku akan menebus kesalahanku dimasa lalu.." ucap megumi yang mengeluarkan peralatan sains


" baiklah sekarang aku butuh bantuan.." ucap megumi


" yosh kita berbagi tugas, kita akan berpecah dalam 2 tim.. tim a ikut denganku ku, dan tim b tetap disini dan membantu megumi-chan dari masa depan.. " ucap yuki yang memberikan perintah


" bagaimana apa kalian tidak keberatan? " Ucap yuki


" tidak sama sekali.." ucap tifa dan yang lainnya dengan tersenyum melihat yuki yang telah berubah


" ngomong-ngomong.. apa kita semua perlu ikut? apa hanya beberapa dari kami? " Ucap tristan dan mendekatinya


" tidak, kita berpencar!.. kaede aku mku dan embutuhkan bantuanmu untuk membujuk ibumu agar dapat ikut membantu kami.. kami membutuhkan kemampuannya sebagai mantan iblis emas! " Ucap yuki


" eh?! ibuku? hmm.. aku juga tidak tahu, ibuku akan bersedia atau tidak.. dia bilang tidak ingin kembali seperti dulu lagi.. " ucap kaede


" begitu ya.. kalau tidak bisa tidak perlu dipaksakan, aku akan mencari cara lain! yosh aku membutuhkan tim!.. " ucap yuki dengan serius berfikir


" tristan, aoi, tifa-san, yuri, dan juga kau putrinya taka airi!.. " ucap yuki


" ya kami mengerti.." ucap tristan


" itu artinya kita hanya perlu mencari onii-chan dan yang lainnya kan? " Ujar aoi


" ya.. kita membutuhkan pasukan tempur yang kuat, taka aku membutuhkan bantuanmu untuk memanggil 4 pengawalmu itu.." ucap yuki


sesaat yuki yang mengatakan itu orang-orang yang ada disekitarnya terdiam sejenak, kaede dan megumi yang tidak mengetahui apa-apa tentang itu cukup penasaran dengan orang yang dimaksud oleh yuki


" 4 pengawalku? ah.. maksudmu beta zash zasha dan juga yagami? " Ucap taka dewasa


" itu benar.. kemampuan mereka sangat diperlukan dalam pertempuran.. lagipula bukankah sudah waktunya kau bertemu dengan mereka, mau sampai kapan membuat mereka menuggumu? " Ucap yuki


" be-berisik.. itu bukan urusanmu kan!.. " ucap taka dewasa membuat pandangan dari yuki


" ngomong-ngomong taka, biasa gadis elf jika usianya sudah 16 tahun.. mereka akan bertambah semakin cantik dan awet muda, " ucap yuki


" apa maksudmu bilang begitu? " ucap taka yang sedikit kesal pada yuki


" ayumi loh.. a-yu-mi.. apa kau yakin akan membiarkannya begitu saja? apa kau tidak takut jika dia di ambil pria lain.." ucap yuki


" aoi tifa.." ucap taka


dengan senyuman menyeramkan aura yang mengerikan muncul dari belakang mereka berdua yang tersenyum " ada apa? " ucap mereka berdua


" ti-tidak ada.. maafkan aku, la-lagipula yuki kau jangan gara-gara nanti aku juga yang kena.. " ucap taka


sesaat taka yuki aoi dan tifa tertawa riang dengan terbawa oleh suasana mereka tertawa seakan masalah terlepaskan dari panggung mereka


" hahaha.. " tawa mereka berempat


" perasaan ini benar-benar nostalgia.. ini mengingatku saat diakademi eniel waktu itu.. kerja sama tim " ucap taka mengarahkan tinjunya ke yuki dan tifa


" ya.. kerja sama tim" ucap yuki


" kerja sama tim.. " ucap tifa


tangan mereka bertiga saling bersentuhan dengan tersenyum ringan mereka bertiga menarik tangan mereka kembali dan mulai menjalankan tugas yang telah diberikan

__ADS_1


" ini anda langkah awal dari rencana terakhir.. apapun yang terjadi kita harus kembali dengan selamat.." ucap yuki


" ya.. " tifa


" ah.. benar juga " taka


sesaat taka menciut dalam sekejap ia telah menjadi kecil berubah menjadi anak kecil dengan tubuhnya yang mengecil taka dapat mengerakan tubuhnya menjadi lebih ringan


" yosh.. ayo kita pergi, " ucap taka yang mengecil


" kenapa harus jadi kecil? " yuki


" aku dapat memanipulasi tubuhku menegang kecil ataupun dewasa, disaat usiaku telah mencapai 16 tahun... pertumbuhanku akan berhenti dan aku tidak dapat menua.." ucap taka dengan santainya


" eh?!... " teriak semuanya yang terkejut dengan fakta tersebut


" ta-taka.. kau sedang bercanda kan? " ucap aoi


" aku serius, pertumbuhanku telah berhenti saat usiaku mencapai 16 tahun.. ya walaupun usiaku ikut bertambah tapi tidak dengan tubuhku yang akan tetap muda, karena aku tidak bisa menua.. " ucap taka dewasa


" apa kau benar-benar manusia? " tristan


" tentu saja aku manusia.. tapi aku berbeda dengan kalian.. ya yuki pun sama sepertiku, walaupun usianya bertambah dia tidak dapat bertambah tua "


" apa itu benar yuki-kun? " Kaede


" ya, karena itulah aku bilang taka masih dapat diselamatkan.. karena dia tidak dapat menua.. mungkin usianya saat ini jika dihitung dari penyerang 12 komandan iblis 1 jam yang lalu.. dia telah berusia 124 tahun lebih.." ucap yuki


" sudah cukup untuk bercandanya.. airi kau pasti tahu kapan raja iblis terlahir kembali? " Ucap yuki


" itu terjadi 18 tahun yang lalu.. tepatnya 4 hari dari sekarang!.." ucap airi


" tunggu sebentar.." ucap haruto yang terbangun dari pingsan dan segera mendekati yuki berada


" haruto.. kamu tidak boleh kemana-mana dulu kamu harus istirahat.." ucap risa


" aku mohon bawalah aku.. aku pastikan aku berguna untuk kalian, ini semua adalah tanggung jawabku.." ucap haruto yang berjalan sambil tertitih-titih


" maaf paman... aku senang dengan tawaranmu, tapi lebih baik paman beristirahatlah, biar kami yang mengurus ini semua.." ucap yuki


" walaupun kau berkata begitu.. aku sebagai seorang ayah memiliki tanggung jawab untuk melindungi anaknya.. tapi aku gagal melindunginya, karena aku, taka.. putraku mati! karena itu aku akan menebus kesalahanku, aku akan membantu kalian." Ucap haruto yang bersih keras untuk ikut dengan yuki dan tim nya


" aku senang dengan perasaanmu.. tapi paman tidak perlu khawatir, kami akan membereskan ini semua. " Ucap yuki


" tunggu sebentar.. kalian ingin pergi ke mana? " ucap haruto


" mungkin kami akan mencari fukiba kuni.." ucap aoi


" sayang sekali fukiba kuni sekarang telah tidak ada!.." ucap haruto


" eh?! " Gumam aoi seketika shok mendengar itu


" sebelumnya aku pergi mencari fukiba kuni.. namun setelah dunia berubah fukiba kuni ikut menghilang bukan hanya fukiba kuni, lakra, eniel, kingdom gale, dan semuanya ikut menghilang entah kemana? " Ucap haruto


" sudahku duga hal seperti itu akan terjadi, efek dari pengabungan dunia menyebabkan beberapa negara juga ikut bergabung.. " ucap taka dewasa


" apa maksud dari itu? " aoi


" itu artinya.. fukiba kuni tidak sepenuhnya menghilang, jika didunia sebenarnya fukiba kuni berada disebelah barat, kemungkinan besar itu berada disebelah timur.." ucap yuki


" kemungkinan yang sangat besar, saat ini fukiba kuni mengalami perubahan yang sangat besar dampak dari bergabung dunia " ucap taka dewasa

__ADS_1


" ayah jika kau ingin tahu.. tanah yang sedang kau ijak saat ini tidak lain tidak bukan adalah lakra.." taka dewasa


" hmm.. jadi begitu, jadi ini alasan kenapa kami bisa ada disini.." ucap seseorang pria yang muncul dari pintu depan


dan terlihat seorang pria bersama wanita disampingnya dan orang itu adalah rei dan naomi ayah dan ibu tifa dibelakang mereka terlihat seorang pria dengan memakai kimono dan wajahnya terlihat mirip dengan aki


dan disebelah terdapat seorang wanita memakai pakaian layaknya seorang penyihir ia mengunakan topi penyihir dan tongkat ditangan kanannya


" kau? rei?!.. naomi.. bagaimana kalian bisa berada disini? " Ucap haruto


" oi-oi haruto.. apa kau sudah lupa kita ini sudah berteman sejak kecil jadi dimanapun kau berada disitu pasti ada aku.." ucap rei dengan bangganya seakan dirinya kembali menjadi muda


" papa.. mama.. kalian juga ada disini? kenapa tidak pernah memberitahu aku?! " Ucap tifa yang mulai menagis bahagia dapat melihat keluarga lagi


" maaf ya tifa.. papamu ini yang merencanakan semua ini, "


" rencana apa itu? "


" daripada menjelaskan akan merepotkan.. aku akan langsung ke intinya saja.." rei


" tidak!.. jelaskan dengan jelas! sekarang juga!.." haruto mulai memaksa rei untuk menjelaskan rencananya


" ekh!.. haruto berhentilah memaksaku seperti itu, dari dulu kau selalu ingin aku melakukan hal-hal gila.." ucap rei


" tidak.. aku tidak pernah melakukan hal seperti itu, kaulah yang selalu mendorongku.."


" apa maksudmu.. waktu itu bukankah yang merencanakan menunggangi kuda itu adalah kau! "


" aku hanya memberi saran.. bukan berarti aku bisa menunggangi kuda.."


" papa apa yang sedang kalian bicarakan? "


" ah.. maaf-maaf, itu hanya kisah masa lalu.. dulu saat pertama kali masuk akademi dan untuk pertama kalinya bertemu dengan risa-san dan naomi.."


" oh.. yang waktu itu, tadinya aku kira mereka hanya 2 pria gila yang tidak pandai menunggangi kuda.." risa


" ayah! ibu! paman! bibi! bisakah kalian berhenti menceritakan kisah masa lalu.. kita tidak mempunyai masa itu!.. " ucap taka dewasa yang hendak pergi meninggalkan mereka semua


namun disaat taka akan meninggalkan rumah ia dijegat dengan wanita penyihir itu dan menatap wajah dengan sangat dekat bahkan hampir bersentuhan


" ekh.. a-ada apa? apa ada yang salah denganku? " Ucap taka dewasa


" hmm.. jadi kamu putra haruto-san, anak yang diramalkan itu.. tapi kenapa kamu bertubuh kecil? " Ucapnya


" hah?!.. anak yang diramalkan? apa itu.. ini pertama kalinya aku mendengar itu, lagipula aku bukan taka yang dari dunia ini.. tubuhku kecil hanya karena aku ingin menyesuaikan postur tubuh saja.."


" jadi begitu.. kamu berasal dari masa yang berbeda kamu dapat memanipulasi ukuran dan tampilanmu..


kalau begitu apa kamu bisa kembali ke bentuk awal.."


" bisa.. apa begini sudah cukup? "


" hmm sangat praktis ya bisa memanipulasi ukuran dengan mudah.." ucap wanita itu


" tidak juga.. ini cukup menguras mana ku, daripada itu siapa dirimu sebenarnya?! " Ucap taka dewasa yang kesal dengan wanita penyihir itu


" taka dia ini.. eto teman seperjuangan ayah dan teman-temanku.." ucap haruto


" Salam kenal namaku selena.. aku biasa dipanggil dengan sebutan Red wizard.."


" red wizard? apa itu.. aku tidak pernah mendengarnya, ya sudahlah aku taka neville senang bertemu denganmu lena-san.." ucap taka dewasa yang bersalaman dengan selena

__ADS_1


__ADS_2