Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S4 Chapter 13: Berkumpul Kembali


__ADS_3

Setelah perjalanan yang penuh dengan rintangan hebat kini yuki dan teman-teman telah tiba ditempat tinggal para elf dan bertemu dengan teman lama mereka ayumi


ayumi membawa mereka semua masuk desa disana terlihat para elf dan dark elf yang telah hidup berdampingan dengan damai dan saling membantu mereka sedang menuju ke sebuah rumah yang cukup megah dan mewah


sambil berjalan mereka saling berbagi cerita dan menceritakan tentang semua hal yang terjadi setelah perginya taka dan aoi juga misteri tentang orang-orang yang terkirim didunia baru yang sekarang mereka tinggali


" hmm jadi begitu.. ternyata selama aku tidak ada banyak sekali hal-hal hebat terjadi, lalu sekarang bagaimana cara kita menyelamatkan taka-san? " Ucap ayumi


" kalau itu aku perlu masuk kedalam underworld untuk membawa jiwa taka kembali pada tubuhnya semula dan mengembalikannya kesadarannya.." yuki


" apa kau yakin hanya dengan seperti itu arch? " Ucap elisa


" memang benar kemungkinannya sangat kecil.. kegagalan 90% kemungkinan berhasilnya hanya 10% saja.. tapi jika ada kemungkinan berhasilnya saja sudah cukup untuk mengembalikan taka.." ucap yuki


sambil berbincang mereka duduk dikursi yang telah disediakan dan terlihat beberapa gadis elf yang mempunyai paras yang cantik dan manis yang mengenakan pakaian maid, membawa beberapa makanan seperti ramen, stick hamburger dan yang lain-lainnya


" loh? bagaimana bisa kalian bisa membuat makanan seperti ini? dan juga ini pertama kalinya aku melihat elf memakai pakaian maid.." ucap kaess dengan bersemangat antusias melihat kecantikan para elf


" ah.. kalau itu sebenarnya orang yang mengajarkanku dan memberitahuku semua ini adalah taka-san.."


" eh?!.. " teriak kaede


" beberapa tahun yang lalu tepat setelah taka-san menyelamatkan nyawaku dan merubah pandanganku terhadap dunia.. dia menjaga dan merawatku mengizinkanku tinggal sebagai orang pemilik kedua restorannya.."


" oi-oi aku tidak sebaik yang kau katakan barusan.. aku hanya ingin dia hidup bebas dan melakukan sesukanya.. tapi ayumi justru memintaku untuk membawanya, ya sebenarnya saat itu aku ingin mempunyai keluarga, karena itu aku mengizinkan ayumi tinggal.. bukan sebagai pelayan pribadiku melainkan sebagai keluargaku.." ucap taka dewasa


seketika semua orang yang ada terkejut dan juga terkesima dengan kejujuran yang kebaikan hati taka, ayumi semakin terpesona pada taka dan membuat wajahnya sedikit memerah " Keluarga? " Ucap ayumi dengan nada rendah dan penuh dengan perasaan


" benar keluarga.. kau sudahku anggap sebagai keluargaku satu-satunya saat itu, saat pertama kali kau memintaku untuk membalas kebaikanku, sebenarnya aku tahu saat itu kau melakukan itu dengan terpaksa pasrah begitu saja pada orang yang menyelamatkan nyawamu, alasanku menerima itu lain untuk mengubah pandanganmu terhadap dunia hanya itu.." ucap taka dewasa


" tidak semua orang itu baik dan tidak semua orang itu jahat, walaupun terlihat baik namun kita tidak tahu apa yang sedang dia rencanakan dan juga sebaliknya.. aku hanya khawatir kebaikan dan kepolosanmu dimanfaatkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab.."


" t-tunggu sebentar taka-san!.." teriak ayumi sambil menghentakkan tangannya ke meja


" keluarga.. ke-kenapa kamu mengatakan itu sekarang? kenapa kamu tidak pernah mengatakan itu dari dulu? " Ucap ayumi yang terlihat sedih mendengar ucapan yang keluar dari taka

__ADS_1


" kenapa katamu? itu tentu saja aku perlu menunggu waktu yang tepat.. setelah kau sudah tumbuh lebih dewasa aku baru akan mengatakan..


walaupun kau menganggap diriku sebagai tuanmu dan kau menganggapmu sebagai pelayan pribadiku.. tapi aku sudah menganggapmu seperti keluarga.. apa tidak boleh? " Ucap taka


" taka-san.. hmph, kau memang benar-benar bodoh!.. kenapa hal yang sepenting itu tidak mengatakan sejak awal.." ujar ayumi yang sambil menagis senang


" oi kenapa kau menagis?!.. " ucap taka yang panik dengan ayumi yang tiba-tiba menagis


" ah.. entah kenapa aku merasa ayumi kembali menjadi sainganku..." Ucap Elisa kepribadian tifa


" begini ayumi.. aku tidak ingin menganggu kesenanganmu tapi bukankah ada hal yang lebih penting lagi yang harus kita bahas.." ucap yuki sambil memakan ramen yang telah disediakan


oleh ayumi


" maafkan aku.. sangking senangnya aku sampai lupa dengan tujuan kita.. kalau begitu aku akan panggilkan yang lain dulu.." ucap ayumi


" kalau begitu tinggal aki dan orang-orang fukiba kuni yang harus kita temui.." ucap yuki


sesaat yuki mengatakan itu ayumi berhenti dan menoleh ke arah yuki dan mengatakan sesuatu padanya " hmm.. kalau mereka.. mereka sudah ada disini.." ucap ayumi


" apa maksudmu mereka ada disini? " yuki


" kan sudahku katakan mereka orang-orang fukiba kuni dan aki-san ada disini.. mereka sudah berada disini sejak lama bersamaan dengan kami setelah kami terkirim ke dunia yang baru.." ucap ayumi


" me-mereka ada disini.. hmph! bagus itu sangat membantuku.. aku tidak perlu banyak membuang-buang waktu untuk menemukan mereka.. " ucap yuki


" dan yang terakhir.. 10 pahlawan juga anggota the hunter yang tersisa.." ucap taka


" maaf.. tapi harus aku panggilkan yang lain dulu.. baru kita lanjutkan pembicaraan penting ini.." ucap ayumi


setelah mengatakan itu ayumi pergi keluar dari rumah dan menuju ke sebuah istana yang mengapung diatas awan dan menaiki tangga yang terbuat dari awan " berhati-hatilah saat berjalan.. sungguh anak baik.." ucap taka


mendengar taka ucapan seperti orang tua yang sedang memuji anak muda yuki melihatnya dengan menatap aneh taka " taka kamu seperti orang tua saja.." ucap Elisa


" eh? apa aku mengatakan hal yang buruk? " Ucap taka

__ADS_1


" tidak.. hanya saja kau mirip dengan kakek-kakek tua.. itu yang dimaksud mereka berdua.." ucap yuki


" taka.. apa ada yang bisa ayah dan ibu ini bantu? " Ucap haruto


" hmm.. kalau itu keputusannya aku serahkan pada ayah dan yang lainnya.. jika kalian tidak sanggup untuk masuk kedalam medan perang itu tidak masalah.. jika kalian ingin ikut.. itu akan sangat membantuku.."


" kalau aku.. jika diperlukan aku terpaksa akan mengunakan kekuatan itu lagi.. bukan untuk menghancurkan tapi untuk melindungi.." ucap haruto


" kekuatan itu.. jangan-jangan kau berniat untuk mengunakan itu.. apa kau serius?! jika kau mengunakan itu maka kau akan kehilangan kendalimu.." ucap rei yang panik dan mencoba untuk menghentikan haruto


" hmph! rei jangan khawatir aku tidak seperti yang dulu lagi.. aku yang dulu seorang diri yang kesepian dan tidak memiliki siapapun, tapi aku yang sekarang berbeda.."


" aku mempunyai keluarga yang berharga bagiku yang ingin aku lindungi dan teman-teman yang bisa diandalkan.. karena itu aku tidak khawatir akan hal itu.. seseorang akan bertambah kuat jika ingin melindungi sesuatu.. kekuatan untuk melindungi lebih kuat dari kekuatan untuk menghancurkan.." ucap haruto


" kekuatan untuk melindungi orang-orang yang berharga.. apa kekuatan itu benar-benar ada? " Gumam yuki penasaran dengannya


" keinginan untuk melindungi sesuatu membuat kita bertambah lebih kuat.. "


yuki dan juga taka terkesima dengan perkataan haruto dan mulai terdiam sejenak menundukkan kepalanya menatap dengan kosong mereka terlihat seperti sedang mengumam sesuatu


disaat yang bersamaan ayumi berserta aki miyu egile dan yang lainnya sampai didepan mereka dan ayumi kembali menyapa taka dan yang lainnya


" maaf membuatmu menunggu lama taka-san dan semuanya.. " ucap ayumi


taka dan yuki tidak menanggapi ayumi sepakan tidak mendengar suara ayumi dan mereka terlihat masih melamun sambil meremas tangannya sendiri


" hmm? taka-san yuki.. kalian kenapa.." ucap ayumi kebingungan dengan tingkah yuki juga taka yang menjadi aneh


" ah.. aku melamun tadi kau bilang apa ayumi? " Ucap mereka berdua seketika sadar


" hah? ada apa dengan kalian berdua.. aneh sekali, ya daripada itu semuanya ada disini.." ucap ayumi


" oh.. lama tidak bertemu kalian semuanya.." ucap taka dan juga yuki yang bersemangat


Bersambung....

__ADS_1


__ADS_2