
# fukiba kuni #
beberapa saat sebelum sampainya taka terlihat shin dan yang lainnya sudah terlebih dahulu sampai jauh sebelum kedatangan taka
mereka sudah berada diatas tebing batuan yang tidak jauh dari lokasi fukiba kuni dan terlihat sebuah jalan disebuah reruntuhan bebatuan mereka berempat pun membuka sebuah lorong yang ditutupi oleh batu yang sangat besar menutupinya
" oi.. disini.. bantu aku mendorongnya.. " ujar shin
" serahkan saja ini padaku!.. " ucap xian dengan percaya diri
ia memegang sebuah tombak yang cukup panjang dan juga besar terlihat bilah tombak begitu tebal dan tajam
(Dump!)
xian menghancurkan baru besar itu dengan tombaknya dan ia berhasil membuat batu itu hancur berkeping-keping
" baiklah sekarang kita masuk.. " ucap hajime
" ya.. kau benar kita tidak boleh membuang-buang waktu lagi!.. " ucapnya dengan tatapan tajam
mereka terburu-buru masuk ke dalamnya disebabkan mereka yang takut akan kedatangan taka yang mustahil mereka kalahkan
disebuah pertengahan kota terdapat seorang sebuah portal muncul ditengah-tengah keramaian dan portal itu menjadi peratian para penduduk sekitar
" hmm? apa itu.. " ucap salah satu warga
" lihatlah ada orang yang keluar dari benda itu!.. " ucapnya
terlihat 4 orang muncul dari dalam portal dan orang-orang itu adalah taka beta dan yang lainnya mereka terlihat sedang keluar dari portal
taka muncul bersama rekan-rekannya dan ia merasa aura shin dan yang lainnya tidak jauh dari mereka
" kalian bertiga!.. berjaga-jaga lah diluar barrier yang akan aku buat lalu berpencarlah dan carilah beberapa orang memakai topeng!.. lawan saja mereka
tapi jangan dibunuh!.. biarkan mereka lepas... " ucap taka memerintahkan ketiga naga itu
" baik!.. " teriak ketiga dan lalu berpencar
zash dan zasha berpencar ke arah barat tempat matahari terbenam dan disitu juga tempat bebatuan itu berada yang didalamnya terdapat shin dan yang lainnya
sementara itu beta pergi ke arah selatan untuk berjaga-jaga agar saat guncangan terjadi yang menyebabkan longsor dan ia melindungi fukiba dari bencana yang akan terjadi
taka membuat sebuah lingkaran barrier yang mengelilingi penjuru dan melindungi seluruh pelosok negeri dengan barrier berwarna hijau yang berlapis-lapis
' oke... aku telah memasang pelindung disekitar.. dengan pelindung yang kuat ini mampu menahan gempa longsor dan yang lain-lain... ' pikir taka sambil tersenyum
__ADS_1
" sekarang saatnya untuk memberitahu aki dan yang lainnya!.. " gumam taka
secara kebetulan miko dan sizu berjalan di dekatnya yang berjalan mengarah ke arah taka
" loh? taka... kau datang kah.. kenapa datang tidak bilang-bilang sebelumnya " ucap sizu yang tersenyum melambaikan tangan ke taka
" kalian!? bagus pas sekali!.. ikutlah denganku!.. " ucap taka membawa sizu dan miko terbang yang menuju ke arah kastil shogun
" t-tunggu apa maksudnya ini? " Ucap sizu yang berada diketinggian
" taka-san kenapa kau tiba-tiba!? " ucap miko
" sudahlah ikut saja!.. kita tidak punya banyak waktu.. bicaranya nanti saja setelah semua berakhir.. " ucap taka
" lihatlah itu.. " ujarnya
taka menujuk ke sizu dan miko barrier yang ia buat untuk melindungi kota dari berbagai bencana yang akan terjadi
" bukankah itu!? " ucap sizu yang penasaran
" itu.. adalah penghalang yang aku buat untuk melindungi tempat ini!.. " ucap taka
" melindungi tempat ini? memangnya apa
yang telah terjadi!.. " ucap miko yang berkeringat dingin
taka dan yang lainnya masuk ke dalamnya dan terlihat aki tidak berada didalamnya
" loh? kemana perginya shogun bodoh itu!.." ucap taka yang kebingungan dengan tidak adanya shogun
" saat ini dia tidak sedang berada di kastil.
beberapa minggu yang lalu dia mendirikan sebuah sekolah untuk membelanjakan anak-anak kaya maupun miskin di fukiba kuni ini.. " ucap miko
mendengar hal itu membuat taka tercengang dan semakin kebingungan dengannya
" lalu bagaimana ini!? sebenarnya saat ini negara ini sedang berada dalam bahaya!!.. akan terjadi beberapa bencana yang akan menyebabkan kehancuran!!.. " Ucap taka menjelaskan semuanya pada mereka
mendengar penjelasan dari taka hal itu membuat mereka berdua dipenuhi oleh rasa ketakutan dan keringat dingin
" taka.. kau bercanda kan!? ini bohong kan.. jawablah dengan jujur!.. " teriak sizu
" maaf sizunee... tapi itu memang ada benarnya.. sebelumnya kotaku juga hancur.
karena retakkan tahan. gempa bumi dan gunung meletus!.. " ucap taka dengan berat hati
__ADS_1
" bohongkan!!? " ucap miko yang tidak percaya dengan itu dan menutup mulutnya dengan tangannya
" kalau begitu.. bagaimana cara mencegah kehancuran pada negara ini!? " ucap sizu yang mulai panik
" aku telah memasang pelindung disekitar mungkin ini akan cukup menahan beberapa bencana yang akan terjadi.. tapi aku tidak menjamin.. hal itu akan berhasil.. entah beberapa rumah yang akan hancur tapi itu lebih baik dari pada hancur total bukan? " ucapnya
" begitu... aku mengerti.. kita tidak punya pilihan lain bukan? mungkin ini akan lebih baik dari pada harus kehancuran total.. " ucap sizu
" pertama hal yang harus kita lakukan..
kita harus mengevakuasi penduduk setempat ditempat yang aman.. walaupun tidak bisa hindarkan yang terlebih penting semuanya selamat itu lah yang terbaik " ujar sizu yang bersemangat
" baiklah... sekarang kita harus segera melaporkan ke shogun bodoh itu... kita harus melindungi hal yang bisa kita lindungi
sesaat setelah ucapan taka terjadi sebuah guncang yang cukup keras yang membuat orang-orang berjatuhan
" sizunee.. miko.. berpeganglah padaku!.." teriak taka mengangkat sizu dan miko keluar dari kastil
ditempat yang tidak jauh shin dan yang lainnya telah berhasil mendapatkan arcana berwana ungu terang
bebatuan itu mulai berjatuhan ke bawah yang mengarah ke seluruh penjuru negeri
zash dan zasha menghancurkan setiap bebatuan yang jatuh dan menghancurkannya
" nii-san.. apa yang harus kita lakukan!? " Ujar zasha
" hancurkan saja bebatuan itu.. master memerintahkan kita untuk melindungi negara ini dari kehancuran.. " ucap zash
terlihat dari ketinggian shin dan yang lainnya pergi meninggalkan fukiba kuni hal ini pun dilihat oleh mereka berdua
" nii-san.. bukankah itu yang master maksud!? lalu apa harus kita membiarkan pergi begitu saja!? " ucap zasha yang sedang menghacurkan bebatuan yang jatuh
" cih!.. batu-batu ini tidak ada habisnya!!..
zasha lakukan ini saja!.. kita hanya diperintahkan untuk mencegah kehancuran
itu saja!.. biarkan saja dia pergi.. " ucap zash
" aku mengerti!... " ujar zasha
mereka berdua menyemburkan bola api yang sangat besar dari mulutnya yang membuatnya semua bebatuan yang jatuh hancur semuanya
" bagus!.. " ucap keduanya
To Be Continued
__ADS_1
The Next Chapter....