
Setelah pertempuran besar yang sesungguhnya dimulai diablos memakan free dan dewa jahat yang membuatnya berubah menjadi bentuk terakhirnya
diablos memanggil beberapa monster yang kekuatannya tidak dapat diremehkan diablos mengirim monster-monster itu ke beberapa tempat yang berbeda yang tidak jauh dari tempat mereka
mengetahui orang-orang yang tidak bersalah dalam bahaya tristan aoi dan yang lainnya berpencar menjadi beberapa kelompok untuk menghadapi ancaman monster-monster yang menyerang penjuru negeri
taka bersama dengan yuki kembali bersatu dan untuk terakhir kalinya mereka kembali ke wujud mereka yang sebenarnya ia itu arch ignite
" hahaha!!.. arch wujud itu, akhirnya kau sudah mulai serius! bagus dengan begini aku akan lebih menikmati saat-saat kematianmu! " Ucap diablos yang penuh percaya diri
" tidak kau salah, aku tidak akan mati disini, persiapankan dirimu diablos kami bertiga akan mengalahkanmu disini!.." ucap arch sambil tersenyum tipis
arch bersiap untuk menyerang diablos kapanpun sesaat dalam sekejap mata muncul 2 tangan raksasa secara bersamaan mengincar arch
ia mengarahkan lengannya ke arah 2 tangan raksasa itu arch menghanguskan kedua tangan itu dengan mudahnya
arch melompat ke udara dan meluncur cepat ke arah diablos dengan sangat cepat diablos melepaskan serangan energi dalam jumlah besar dan memiliki ukuran yang lebih besar dari mereka berdua
" aku harus mencobanya.. api yang lebih panas dari helios flame ataupun Gloryflame.. ini tahap terkuat jurus flame milikku ku!.." gumam arch kepribadian taka
sementara itu diablos melepaskan serangannya ke arch disaat yang bersamaan arch terus meluncur ke arahnya
sesaat arch diselimuti api putih yang berkobar diseluruh tubuhnya dan disaat yang bersamaan serangan diablos bertabrakan dengan arch yang telah diselimuti api putih
" EtrialFlame!..." Ucap arch
serangan mereka berdua saling bentrok yang menyebabkan serangan mereka berubah menjadi pusaran api putih
api putih milik arch berhasil mengambil kendali pusaran api itu sesaat serangan mereka berdua meledak secara bersamaan
ledakan itu menyebabkan hembusan asap tebal tanpa pikir panjang arch segera melesat ke arah diablos
arch menghantamkan pedangnya yang telah diselimuti api disaat yang bersamaan diablos berlindung didalam barrier tingkat tinggi
dengan cepat arch memunculkan 1 clone yang telah berada dibelakang diablos dengan sigap clone arch menendang diablos dengan sangat kuat yang membuat terhempas menghantam kastil raja iblis
diablos memuntahkan darah dari mulutnya sementara arch mulai berjalan dengan santai ke tempat diablos berada sambil mengayunkan pedangnya yang telah diselimuti api putih dan petir hitam
arch melancarkan serangannya pada diablos namun diablos berhasil menghindarinya yang menyebabkan dinding tebal kastil raja iblis hancur dibuatnya
diablos melompat ke dinding kastilnya dan berjalan diatas kaca gedung,-gedung tinggi arch berlari diatas kaca gedung kaca secara langsung
mereka berdua bertarung diudara dengan sekuat sebelumnya setiap serangan mereka berdua yang saling bentrok menimbulkan aliran listrik yang mengalir darinya
arch melompat ke dinding yang miring dan berjalan diatasnya ia berlari ke arah diablos untuk menyerangnya lagi diablos mengeluarkan beberapa tulang yang tajam dari punggungnya yang membuatnya menjadi semakin menyeramkan
tulang itu dapat bergerak dengan sangat cepat ke arahnya
" ini sudah waktunya aku memulai keseriusanku!.." ucap arch dengan tersenyum bengis
" Artefak arcana kemarihlah!.." gumam arch
sesaat 2 kristal bercahaya warna-warni tiba-tiba muncul dan berada dihadapan arch dalam sekejap mata ia melepaskannya serangan energi yang luar biasa dashyat lebih besar sebelumnya
serangan dahsyat arch menghancurkan tulang diablos dengan mudahnya dengan sangat cepat serangannya langsung menghancurkan setengah bagian badannya yang menjadi seperti daging yang akan dibakar
tubuhnya yang memiliki regenerasi yang sangat cepat membuatnya pulih kembali seperti semula namun tetap merasakan sakit yang diterima
" a-apa ini kekuatan apa itu tadi?!.." teriak diablos yang berkeringat dingin
" ini adalah kekuatan kami semua.. maaf ya tapi aku harus melindungi teman-temanku.." ucap arch
" hmph! dari dulu kau tidak pernah berubah arch..
apakah teman-temanmu itu penting bagimu sehingga kau melindungi mereka bahkan samapta mengorbankan dirimu sendiri.."
__ADS_1
" itu benar.. merekalah yang telah mengajariku arti melindungi dan menyayangi.. para manusialah yang telah mengajariku hal-hal yang penting dalam kehidupan.."
" aku telah melihat dunia yang tidak pernah kau lihat sebelumnya diablos.."
" begitu!.. kalau begitu persiapkan dirimu arch "
diablos dan arch saling menyerang satu sama lain dengan kecepatan yang sangat tinggi yang tidak dapat dilihat oleh orang lain selain mereka
" Dark Inferno! Rising emperor!.."
sesaat arch diselimuti kegelapan yang mengubah setengah rambutnya menjadi hitam sesaat arch menciptakan senjata yang terbuat dari gabungan kekuatan taka dengan yuki
" Elektro Brave! Kaminari no ryuu!..'
arch melapisi pedangnya dengan petir ungu yang membentuk naga sesaat arch melancarkan serangannya pada diablos
dengan cepat petir berbentuk naga itu menerkam diablos yang membuatnya tersambar petir yang terus mengalir menghanguskan dirinya
dalam sekejap diablos terjatuh menghantam tanah dan menyambarnya dengan dashyat
sementara itu disaat yang bersamaan ditempat yang berbeda terlihat aoi bersama dengan yang lainnya melawan monster-monster yang dipanggil diablos
" membekulah!!.. Ice Break!!..."
tristan menancapkan pedangnya ke tanah sesaat tanah disekitar berubah menjadi es yang sangat dingin dan membekukan salah satu monster itu
tristan mengunakan seluruh kekuatannya es miliknya merambat ke tubuhnya sendiri yang mulai membeku karena terlalu mengunakan kekuatan yang berlebihan
aoi berseluncur diatas tanah yang telah berubah menjadi es ia berseluncur dengan cepat dan segera melompat tinggi
sesaat aoi mengalirkan petir pada kakinya dan dengan cepat menendang tubuh monster itu
(Dump!)
disaat yang bersamaan terlihat kota yang terlahap oleh kobaran api yang menjalar dipenjuru kota terlihat banyak anak-anak kecil yang menangis mencari orang mereka masing-masing
" bahaya!.." gumam aoi yang panik berlari mendekati anak itu yang akan di serang oleh salah satu monster itu
serangan aoi memberikan sedikit luka padanya yang membuatnya terpukul sedikit ayumi melepaskan beberapa anak panah ke arah salah satu monster yang akan menyerang anak-anak didekat mereka
(Jleb! Jleb!)
panah yang diselimuti api yang membara dengan cepat panah itu menancap ditubuh monster itu yang membuatnya menjerit
" tifa lakukan sekarang!.." ucap ayumi
" Aqua Gelembung udara air!.." ujar tifa
sesaat sebuah gelembung besar menelan anak-anak yang akan diserang oleh monster itu gelembung itu terbang membawa anak-anak itu pergi dari kejaran monster itu
" airi!.." ucap tifa
airi memejamkan matanya dan sesaat ia membuka matanya kembali dengan mengaktifkan mata emasnya dalam sekejap api biru membakar monster itu tanpa sisa
api biru itu terus berkobar tidak akan pernah padam selagi target masih hidup
gelembung itu mulai turun dari udara dan meletus saat berada dipermukaan tanah salah satu monster yang dipanggil diablos telah dimusnahkan
sementara itu tristan masih terus tegang dengan gagah perlahan-lahan dirinya mulai membeku karena kekuatannya sendiri
melihat hal itu aoi segera berlari ke arah tristan yang akan terjatuh karena terlalu banyak mengunakan kekuatannya
" tristan apa kamu baik-baik saja!.." teriak aoi yang panik
aoi menahan tristan yang akan jatuh dengan tubuhnya dan perlahan ia mulai menurunkan tristan dan menaruhnya ditanah dengan hati-hati
__ADS_1
" ya.. aku tidak apa-apa.. aku hanya sedikit memaksakan batasku.." ucap tristan yang tubuhnya setengah membeku dan berdarah
" bukan sedikit!.. kamu terlalu memaksakan dirimu, jangan terlalu memaksakan dirimu sendiri tristan, serahkan sisanya kepada kami.."
" aku mengerti.. terima kasih " tristan
# sementara itu ditempat arch melawan diablos #
arch terlihat berhasil memojokkan diablos hingga membuat hampir tidak berdaya diablos kembali beregenerasi mengembalikan bagian tubuhnya yang telah hancur
" arch apa kau tidak yakin para manusia akan menerimamu.. sampai kapanpun para manusia tetap tidak akan menerimamu dan akan membuangmu jika sudah tidak diperlukan lagi!.." ucap diablos sambil tersenyum bengis
" itu tidak benar! mereka tidak mungkin akan melakukan itu?!.." teriak arch yang mulai terpengaruh oleh perkataan diablos
" apa kau yakin?!.. bukankah para manusialah yang telah membuangmu dan membuatmu menderita, apa aku salah? " Ucap diablos
" ekh!.. apa maksudmu mengatakan semua itu? " Arch
" mungkin benar.. kau akan menjadi pahlawan bagi mereka tapi itu tidak akan bertahan lama, sesuatu hari mereka akan membuangmu lagi arch!.."
" i-itu tidak mungkin akan terjadi! " Teriak arch yang semakin terpengaruh oleh ucapan diablos
" kalau begitu coba kau buktikan bahwa kau memang peduli pada mereka.. lindungi mereka atau membiarkannya.. " ucap diablos
" apa yang ingin kau lakukan?!.. jangan-jangan?! "
diablos melesatkan serangan gelombang yang sangat besar yang ukuran jauh lebih besar dari sebelumnya daya serangannya mampu menghancurkan segalanya yang menghalangi
ia mengunakan hampir setengah kekuatannya untuk melepaskan serangan besar itu
sesaat arch begitu panik setelah melihat diablos melepaskan serangan yang meluncur dengan sangat cepat ke arah tenda darurat
dengan cepat arch melesat dengan cepat mengejar serangan diablos dan berniat untuk melindungi orang-orang yang ada didalam tenda
" bahaya!.." gumam arch berkeringat dingin
" hmm.. apa itu.." ucap orang-orang yang ada ditenda
terlihat haruto dan yang lainnya terdiam tidak dapat berbuat apa-apa disaat serangan itu yang akan segera mengenai mereka
" jangan!!... hentikan!.." teriak arch
arch melesat dengan sekuat tenaga dengan menggunakan seluruh kekuatannya ia menambakan kecepatannya hingga maksimal
disaat 1 meter lagi akan mengenai mereka semua arch dengan cepat menghadang serangan itu dan menerima serangan yang dilepaskan oleh diablos
" akhh!!! akkhh!!... "
sesaat arch terjebak didalam serangan diablos perlahan-lahan serangan diablos menyiksa arch dan membunuhnya secara perlahan
(Duaaarrr!!)
ledakan besar terjadi yang menghanguskan arch dan sekitar dari ketinggian arch jatuh dari sesaat arch menjadi partikel cahaya dan kembali ke bentuk taka dan yuki lagi
mereka berdua tidak sadarkan diri dan tubuh mereka mulai menjadi partikel cahaya yang mulai terbawa udara
aoi yang berada tidak jauh dari tempat kejadian melihat semua itu dengan sangat jelas dengan mata kepalanya sendiri
" Yuki!!... Taka!!!..." Teriak aoi histeris melihat mereka berdua
seketika arch alias taka dan yuki lenyap dalam sekejap menjadi cahaya dan menghilang untuk selamanya
" ahahaha!!!... rencanaku berhasil.. kini tidak ada lagi yang dapat menghalangiku lagi!.. arch yang lebih kalian kenal taka dan yuki telah musnah untuk selama-lamanya.."
diablos tertawa dengan kejamnya mentertawakan lenyapnya mereka berdua yang menandakan akhir dari umat manusia
__ADS_1
" berbahagialah para manusia rendahan!.. mulai sekarang aku adalah dewa dan raja kalian para manusia rendahan!.." teriak diablos yang berbicara melalui telepati seluruh pikiran manusia yang ada dimuka bumi