Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S4 Chapter 9: Matahari Yang Bersinar Pada Malam


__ADS_3

" hati-hati semuanya tampaknya 2 anggota 12 komandan iblis sedang mengejar kita.. penguasa ilusi Jiwa vera juga dewa Shinigami hazell.." ucap yuki dengan tatapan tajam


" apa?!!.. lalu apa yang harus kita lakukan?!.. " ucap tristan yang berkeringat dingin


" mereka itu terlalu berbahaya jangan sampai kalian menatap mata wanita itu.. apapun yang terjadi kalian tidak boleh menatap matanya jika tidak kalian akan terjerumus dalam ilusi tidak berujung miliknya " ucap yuki


" dengan ekspresi wajahmu yang seperti itu.. rasanya itu tidak mungkin bohong.. " ucap tifa


kedua komandan iblis itu semakin bertambah cepat dan menyusul mereka semuanya yang berada dipunggung naga, mereka berdua berhenti dihadapan mereka dan secara tiba-tiba naga itu menghentikan langkahnya disebabkan vera dan hazell menghalangi jalannya


" cih kita dikepung!!.." ucap yuki


" maaf ya arch tapi kami diberikan perintah untuk menghabisimu karena itu maukah kau berserah diri tanpa adanya perlawanan..." Ucap vera dengan senyuman dan mengeluarkan sebuah gelombang kontak untuk menghipnotis mereka semua


" hati-hati semuanya.." teriak yuki


disebabkan yuki yang mengatakannya sedikit terlambat sebagian dari mereka terkena gelombang kontak dari vera dan terhipnotis oleh matanya


" cih! scubus ******!.. beraninya kau melakukan itu pada mereka!.." ucap yuki yang begitu marah dengan perbuatan vera


" hmph! ara-ara.. arch-san apa aku membuatmu kesal? jika kau mau aku bisa lebih dari ini!.." ucap vera dengan senyuman bengis


Keempat dari mereka tidak sempat untuk mengalihkan pandangannya dari mereka dan tampaknya mereka telah masuk kedalam ilusi vera


tristan aoi kaede dan juga yuri terjatuh dalam ilusi tanpa ujung


seketika mereka berempat kehilangan kesadarannya dan terpengaruh oleh ilusi milik vera


amarah yuki tidak dapat dihindarkan sesaat ia langsung melompat dan melesat cepat ke arah vera sambil mengayunkan pedang yang dilapisi petir hitam


(Ting!!)


Serangan yuki dipatahkan oleh hazell dengan tongkat besi yang diselimuti api hitam, melihat hazell yang melindungi vera membuat yuki semakin kesal dan terus menyerang hazell dengan kecepatan tinggi dan juga kuat


(Ting! Ting! Ting! Ting!)


" sial!.. menyingkirkanlah hazell aku akan menghabisi vera sekarang juga.."


" aku tidak bisa membiarkan itu arch, selama ada aku disini kau tidak dapat menyentuhnya satu jari pun.."


" hmph! begitukah.. kalau begitu bersiaplah mati!.." ucap yuki


Pertarungan yuki melawan hazell tidak terelakkan yuki seketika menghilang dan muncul di belakang hazell ia mengayunkan pedangnya pada hazell namun serangannya dapat dipatahkan oleh hazell dengan kecepatannya yang melebihi dirinya


mereka saling bertarung ditengah-tengah rembulan malam yang terang

__ADS_1


aoi dan tifa dan yang lainnya masih terjebak dalam ilusi milik vera perlahan dari mulutnya keluar sebuah gumpalan asap


vera mulai akan mengambil jiwa mereka dan berniat untuk memakannya


# Didalam Ilusi Aoi Dan Tifa #


terlihat mereka berada didalam sebuah tempat yang sangat gelap secara kebetulan mereka berada ditempat yang sama " tempat apa ini?.. " aoi


" suara itu jangan-jangan aoi kamu juga ada disini?" Ucap tifa


" tifa.. dimana kau berada aku tidak dapat melihatmu "


" aku juga sama.. sepertinya ini seperti yang dikatakan oleh yuki sebelumnya.. jangan bilang kita akan mati?!.." ucap tifa


" mati? aku tidak akan membiarkan itu terjadi aku tidak akan membiarkan wanita itu seenaknya!.. tifa cobalah untuk bergerak ke arahku aku juga akan bergerak ke arahmu.. " teriak aoi


" ini memang sulit tapi akan aku coba!.."


mereka berdua mencoba untuk berjalan ditengah-tengah dimensi yang hanya ada kegelapan dan seketika jalan mereka terhenti seakan terdapat tembok tidak terlihat ada dihadapan mereka


(Dug! Dug!)


aoi dan tifa mengetuk tembok tidak terlihat itu dengan keras, mereka terpisah oleh tembok yang menghalangi mereka " apa ini? apa yang harus kita lakukan? " Ucap tifa


" entahlah seakan ada tembok besar tapi terlihat menghalangi kita.." ucap aoi yang mulai frustasi


" ya aku masih ingat.." ucap aoi


" saat itu sejujurnya sedikit kesal dengan taka yang kembali membawa perempuan untuk dijadikan anggota haremnya.."


" hah? apa sih yang sedang kamu bicarakan tifa? "


" tidak.. soalnya aku kesal melihat taka dengan perempuan lain selain aku tapi untungnya perempuan yang dia bawa bukan perempuan yang hanya berniat untuk memanfaatkan kebaikannya saja.."


" sejujurnya aku khawatir padanya.. aku takut kamu memanfaatkan kebaikan taka.."


" hah?!... aku tidak mungkin melakukan hal seburuk itu!.. dia itu penyelamatku aku tidak mungkin menyakitinya!.."


" iya aku tahu kok.. tapi sebenarnya aku juga senang bisa melihatnya kembali seperti biasanya.. sebelum kejadian itu banyak hal yang terjadi padanya karena itu aku mencemaskannya yang tiba-tiba dianggap buronan hanya karena ingin melindungi teman-temannya dia rela menjadi seorang buronan.."


" hei aoi aku dulu pernah mendengar ini dari taka saat setelah kamu terbunuh oleh yuki.. saat itu taka mengatakan hal ini.. didalam diriku dan kamu terdapat jiwa seorang wanita yang bernama elisa.."


" jiwa elisa ya.. lalu apa yang ingin kamu lakukan? "


" kamu tahu aoi aku ini tidak bisa bertarung berbeda dengan kamu yang hebat dalam bertarung, mungkin ini terdengar aneh.. " tifa

__ADS_1


" maksudmu aneh? " Aoi


" mungkin kita berdua ini mempunyai kemiripan.. begini tolong pinjamkan aku kekuatanmu.. ini hanya kemungkinan saja.. mungkin saja kita dapat menolong taka karena itu aku membutuhkan kekuatanmu aku ingin bertarung bersama denganmu!.." ucap tifa


" tifa.. hmph! aku juga merasa seperti itu.. aku juga memohon pinjamkan aku kekuatanmu tifa.. aku ingin menyelamatkannya! aku ingin kamu dan aku menolongnya bersama-sama!.." ucap aoi


seketika dimensi yang hanya ada kegelapan dimana-mana terlihat mulai retak seperti kaca, tekad kuat mereka berdua membuat dimensi ilusi milik vera hancur


dan sesaat mereka berdua disebuah tempat yang penuh dengan cahaya tangan mereka berdua saling bersentuhan


sambil tersenyum aoi dan tifa saling bergandeng tangan dan seketika tubuh mereka bercahaya terang dan dada mereka muncul sebuah cahaya nan terang


" pinjamkan aku kekuatanmu.." ucap mereka berdua secara bersamaan


seketika setelah mereka mengatakan itu aoi dan tifa bersatu menjadi satu sosok yang menakjubkan mereka bergabung dengan cahaya itu


mereka bersatu menjadi seorang wanita yang sangat cantik seperti bidadari dan mempunyai sayap yang indah dengan rambut berwarna merah muda juga mata berwarna biru terang


dengan kemunculan sosok itu menghancurkan ilusi vera dan mereka berdua kembali ke dunia yang sebenarnya " ti-tidak mungkin!.. i-ilusi ku yang tidak ada satu orang pun yang bisa lepas dari nya kenapa mereka berdua dapat lepas dari ilusiku?!.." ujar vera yang berkeringat dingin


aoi dan juga tifa mengapung diudara dengan kedua sayap yang berkibar tubuh mereka diterangi oleh cahaya yang muncul dari dalam diri mereka


" apa itu? tifa-san aoi?!.." ucap yuki yang takjub dengan mereka berdua yang bercahaya terang


" tifa..." ujar rei dan naomi yang terkagum-kagum dengan tifa yang mempunyai kekuatan sebesar itu


seluruh orang yang melihat itu benar-benar dibuat sangat terkejut dengan kekuatan mereka berdua yang meningkat drastis dan mempunyai sayap malaikat


" pinjamkan aku kekuatanmu Elisa!!..." Teriak mereka berdua


" Elisa?!! " Yuki


seketika mereka berdua menyatu di langit malam sesaat malam yang gelap menjadi terang-benderang seperti matahari dimalam hari


sosok wanita yang sebelumnya muncul dalam ilusi vera kembali muncul didunia nyata " oi-oi apa itu benar kau Elisa!!..." Teriak yuki


" elisa?!.. wanita ****** itu!.." ujar vera yang terlihat begitu kesal dengan kemunculan elisa


" lama tidak bertemu arch.. kelihatannya kamu sudah berbaikan dengan dirimu yang satunya.. sepertinya kamu sedang kesulitan apa perlu aku bantu? " Ucap Elisa dengan tersenyum manis


hanya dengan satu senyuman elisa membuat wajah yuki memerah merona terpesona dengannya yang seperti seorang bidadari


" aku adalah elisa.. kekasih dari arch!.. aku akan membantumu!.." ucap Elisa yang berdiri dengan gagah


Bersambung...

__ADS_1


Pada bagian akhir cerita akan terjadi sebuah hal yang mengejutkan pada ending cerita ini


__ADS_2