
" Neville apa itu memang benar nama Taka tapi apa itu Neville? " Tanya Taka yang kebingungan
" Itu kan namamu Taka Neville itu nama keluarga mu bukan " ujar nya
Taka yang benar-benar terkejut mendengar roh angin itu berkata nama keluarga Neville
" Neville keluarga aku tidak tahu apa yang kau katakan aku tidak mengingat
apapun " ujar Taka sambil memegang Kepalanya
Taka pun mengeluarkan keringat dingin yang bercucuran dan wajahnya menjadi pucat
Taka yang berusaha untuk mengingat kembali masa lalu namun setiap Taka ingin mengingat nya kepalanya sakit seperti mau hancur
" Tidak bisa aku tidak mengingat apa apa kepalaku! Sakit keluarga aku tidak ingat sama sekali! " Teriak Taka yang kesakitan
Aoi dan Ayumi yang melihat Taka kesakitan dan khawatir dengan keadaan Taka lalu Aoi dan Ayumi pun mencoba menenangkan Taka
" Sudah Taka kau tidak perlu memaksakan dirimu jika kau tidak bisa ingat sekarang itu tidak apa-apa sesuatu hari pasti kau dapat mengingatnya kembali " ucap Aoi dengan naga lembut nya dan memeluk Taka dengan erat
" Itu benar Taka meskipun kau tidak bisa
Mengingat tentang itu tapi kau masih ada kami " ucap Ayumi dengan suara yang lembut
Roh Angin itu kembali berbicara pada Taka
" Kau tidak usah memaksakan dirimu jika ingatanmu belum kembali maka
bersabarlah " ucap roh angin
" baik maaf aku sebenarnya kehilangan ingatanku saat aku berusia 5 tahun.. aku tidak ingat tentang keluargaku mau itu ayahku ataupun ibu ku " ucap Taka yang mulai tenang
Taka pun duduk di sebuah bangku di dekatnya dan beristirahat
" Taka kau tidak usah khawatir tidak lama lagi kau akan mengingat semua tentang mu
__ADS_1
Yang kau lupakan itu " ujar roh angin
" Aku sudah menunggu mu sejak lama dan sekarang waktu yang tepat untuk menyerahkan Artefak ini " ujar roh angin sambil memberikan Taka artefak
Roh angin itu memberikan Taka sebuah Artefak kuno
" Itu adalah Artefak yang memiliki kekuatan angin dan namanya itu artefak Cyclone " ucap roh angin
*Penjelasan*
Artefak Cyclone
Artefak ini memiliki kekuatan yang berunsur angin dan pengunanya bisa mengendalikan angin semau pemilik nya
" Artefak Cyclone jadi sekarang aku memiliki ke 5 artefak kuno dan tersisa 5 Artefak lagi "
Ucap Taka
" Yah benar jika ke semua artefak sudah di kumpulkan dan artefak itu akan menjadi bentuk sejatinya dan kau Taka akan kembali ke wujud kau yang sebenarnya " ujar roh angin
Taka pun tersenyum mendengar nya lalu Taka dan yang lainnya di bawa oleh Miu dan lainnya ke sebuah ruangan untuk mereka beristirahat
Mereka pun sampai di tempat itu
Di tempat itu terdapat sebuah ruangan penuh buku buku dan alat alat aneh
Seorang pria dan wanita sedang berdiri di dekat lemari buku itu
Laki laki itu seorang manusia yang terlihat berusia sama seperti Taka dan perempuan nya dari ras elf dan berusia sama seperti Miu
Mereka sedang membaca sebuah buku
Miu pun menegur mereka
" Apa sudah selesai " ucap Miu
__ADS_1
" Iya tunggu sebentar lagi " ucap pria itu
Pria itu memiliki rambut berwarna hitam dan wajah yang cukup tampan
Dan gadis itu mempunyai paras yang cantik dan dengan mata biru muda nya
Pria itu menengok ke arah Taka dan yang lainnya
" Apa aku sekarang tidak salah lihat apa itu benar kau Taka " ucap pria itu
" Kau kenapa ada di tempat seperti ini " ucap Taka
*Penjelasan*
Egile teman dari Taka sekaligus rival dari Taka egile adalah teman Taka semasa pelatihan dan bersama Taka selama 3 tahun
Taka dan egile sangat lah dekat dan berlatih bersama
Aoi dan Ayumi kebingungan Taka mengenal egile dan bertanya kepada Taka
" Taka bagaimana kau kenal dengan nya apa kalian sebelumnya pernah bertemu? " Tanya Ayumi
" Iya dia adalah teman semasa pelatihan dan aku dengan nya berlatih dengan kakek
Dia hanya 3 tahun saja berlatih dan egile berkata bahwa ia ingin menjalani apa yang ingin dia lakukan " ucap Taka
" Yah aku sudah lama sekali tidak bertemu dengan mu sudah 2 tahun yah apa kau sudah bertemu dengan sizunee? " Ucap egile
" Iya aku kemarin pergi ke fukiba kuni dan bertemu dengan sizunee " ucap Taka
" Taka sudah lama kita tidak bertemu bagaimana kalau kita latih tanding seperti dulu yang sering kita lakukan " ucap egile sambil senyum
" Aku terima tantanganmu " ucap Taka
Taka dan egile tangan mereka saling memukul tangan satu sama lain
__ADS_1
Bersambung...