
Setelah mengevakuasi para penduduk selesai taka semua clone taka menghilang dan tersisa taka yang asli taka mengapung di udara dan melesat kencang ke tempat pertarungan aoi dan tristan
dalam sekejap taka sampai ditempat tujuan ia masih mengapung di udara dan masih belum turun ke permukaan
taka memerhatikan musuh yang dihadapi oleh aoi dan tristan mereka bertarung satu lawan satu pertarungan mereka terlihat cukup sengit
saat perempuan bertopeng mengunakan dark inferno taka terkejut dengan hal itu skill itu sangat mirip dengan rising emperor miliknya sebuah ide muncul dari kepala taka ia terinspirasi dengan dark Inferno
' itukan mirip dengan rising emperor Milikku?.. tidak itu sedikit berbeda kekuatannya jauh lebih lemah, begitu bagaimana dengan ku kreasikan shadow yang akan hanya aktif dibagian yang aku tentukan.. jika seperti itu akan meningkatkan kekuatan, ketahanan, dan daya serang akan menjadi lebih kuat!.. ' pikir taka
" yosh.. sebaiknya aku coba.. Shadow! aku aktifkan ke bagian tanganku.. "
taka mengepalkan tangannya dan seketika bayangan hitam mengalir ke tangan taka dan menyelimuti tangannya dengan kekuatan shadow
" berhasil percobaan pertama sukses!.. lalu ku aktifkan ke bagian kedua tanganku.. "
bayangan hitam mengalir dikedua tangan taka dan keduanya berubah menjadi berwarna hitam pekat
" Bagus berhasil lagi... " Ucap taka dengan senang taka menghilang kekuatan shadow dan tangannya kembali seperti semula
taka lanjut memerhatikan pertarungan yang terjadi hingga pertarungan tristan berakhir dan pertarungan aoi juga hampir berakhir namun aoi terlihat sedang kesulitan dengan lawannya
dari arah samping beta dan berhenti di tempat taka berada
" master maaf aku terlambat... " ucap beta
yuri tercengang melihat taka yang mengapung di udara dan tidak jatuh sama sekali
" hebat!.. aku tidak menyangka taka bisa mengapung di udara!? bagaimana caranya kau melakukannya? " yuri
" maaf... bicaranya nanti saja.. " ucap taka
taka melesat turun dari udara dan menuju ke permukaan ia menambahkan kecepatannya ia menjadi seperti komet jatuh dan tiba-tiba taka menghilang dalam sekejap
" sialan apa yang sudah kau lakukan dasar gadis tidak tahu malu!.. " teriaknya ia memuntahkan darah yang cukup banyak dari mulutnya
pria itu dengan kesal menghatamkan pedang besar dengan kedua tangannya dari arah atas yang mengarah ke aoi
aoi melindungi kepalanya dengan kedua tangannya dan
(dump!)
" sudah cukup sampai disitu " taka
aoi dan pria bertopeng terkejut dengan taka yang muncul dengan tiba-tiba didepan mereka
taka menahan pedang besarnya dengan lengan kosong ia mampu menahannya dengan mudah
' apa-apaan orang ini!? dia menahan pedangku dengan tangan kosong!?.. ' pikir pria bertopeng
tangan taka berubah warna hitam pekat dari bagian pergelangan hingga ke jari-jari tangan
" maaf membuatmu menunggu lama..
__ADS_1
oi! paman kelihatannya kau sudah melakukan sesuatu yang keterlaluan!.. " ucap taka menatap tajam pada pria bertopeng
" Taka?.. " ucap aoi dengan nada rendah
dengan mudahnya taka menghempaskan pedang besar itu hingga terpental dan menancap di tanah
dari udara beta muncul dalam bentuk naganya ia turun dan mendarat ke permukaan
" oi!.. aoi apa kau baik-baik saja!?.. " teriak tifa yang berada di punggung beta
" beta.. dan semuanya kalian kenapa ada disini?.. " ucap Aoi
merasa kakinya yang sudah tidak sanggup lagi aoi memutuskan untuk duduk dan bernafas lega
taka tiba-tiba mendekatkan wajahnya ke wajah aoi yang membuatnya terkejut taka memperlihatkan Senyuman jahil pada aoi
" anggap saja ini balasan untuk yang tadi pagi!.. " taka mengangkat kera pakaian aoi dan melemparkan aoi ke arah beta
" aahh!!... apa yang kau lakukan bodoh!!... " Teriak aoi
" Oi! beta... aku serahkan dia padamu.. healing.. "
(Dor!)
taka mengaktifkan healing ke dalam bruinhilde dan menembakan peluru penyembuh ke aoi yang sedang terbang di udara cahaya hijau melesat keluar dari dalam bruinhilde dan mengenai aoi
seketika semua luka-luka aoi sembuh dan menghilang
melihat kelakuan taka membuat Beta tifa yuri termaksud aoi terkejut bukan main
beta menangkap aoi dengan bututnya dan menaruhnya ke punggungnya
" maaf tanganku tergelincir.. " ucap taka tanpa rasa bersalah
" jangan bohong!! kau sengaja melakukannya kan!! " Teriak aoi tifa yuri bersamaan
pria bertopeng itu mengangkat pedangnya yang menancap di tanah dan berdiri berhadapan dengan taka terlihat orang itu seperti tidak dengan taka ia tidak merasa takut saat berhadapan dengan taka
" bocah menyingkirkan dari situ.. jangan menghalangi misiku... kalau tidak ingin kau menerima akibatnya " pria bertopeng seperti menghindar untuk berhadapan dengan taka
" maaf ya paman... tapi aku tidak bisa membiarkanmu pergi dari sini begitu saja..
apa kau kira aku akan mengizinkannya! " Ucap taka dengan tatapan mata serius
" cih!.. aku sudah menduga ini akan terjadi. " ucapnya dengan nada kecil agar tidak dapat didengar oleh taka
" mau bagaimana lagi.. bocah majulah!! " ucapnya
" hmmp!.. "
pria itu berlari kencang ke arah taka pria itu mengunakan dark Inferno nya sekali lagi yang melapisi setengah tubuh dan juga pedangnya
Kecepatannya meningkatkan pesat dalam sesaat ia sudah berada dibelakang taka
__ADS_1
dengan sigap melihat kebelakang
(dump!!)
Pria itu menghantam taka dengan pedang miliknya
" heh! apa berhasil!?.. " ucapnya dengan percaya diri
" oi! oi! apa hanya segini saja kemampuanmu!?.. " ucap taka
taka menahan pedangnya dengan satu tangan ia menekankan jari-jarinya hingga membuat pedangnya sedikit retak
(Crack!)
Pria itu terkejut dengannya dan langsung menghilang dan muncul dibelakangnya namun taka menahan pedangnya sekali lagi pria itu terus-terusan melakukan itu dan akhirnya mundur kebelakang
" hah...hah... jika terus seperti ini akan berbahaya.. " gumamnya
perbedaan kekuatan yang sangat signifikan diantara mereka kekuatan mereka tidak seimbang yang membuat taka jauh lebih unggul dari pria bertopeng
" sekarang adalah giliranku!.. " taka mengaktifkan shadow dikedua tangannya dan berubah hitam
(Buk! Buk! dump!)
dalam sekejap taka sudah berada dihadapan pria itu lalu ia menyikut perut dan memukul dagunya lalu taka memukul wajahnya hingga terhempas jauh
taka menyusul dengan kecepatan luar biasa dan lalu menendangnya dengan keras pria itu semakin terhempas dan berhenti disebuah batu besar
taka berdiri tepat didepan pria itu berada dan menunggu pria itu kembali berdiri
" hentikan!!.... " Teriak emi yang sedang berlari mengarah ke taka
sontak itu membuat semua orang yang ada terkejut dan pandangan mereka tertuju pada emi seketika pria itu menghacurkan batu yang menahan tubuhnya setelah mendengar jeritan emi
pria itu berusaha untuk berjalan ke arah taka namun ia terjatuh ditengah-tengah perjalanannya
emi menatap tajam taka dari sorot matanya ia seperti sangat membenci taka dengan penuh amarah ia menyerang taka dengan seluruh kemampuannya
(Sling! Sling! Sling!)
namun setiap serangan yang ia lancarkan berhasil dihindarkan oleh taka dengan mudahnya
" hah!? tidak mungkin? semua seranganku tidak ada yang kena " emi
emi mundur dan berdiri tegak didepan pria bertopeng yang tergelak ditanah dan melindunginya
" E-Emi... " Ucapnya dengan nada rendah
" botak.. apa kau baik-baik saja?.. " ucap emi khawatir padanya
" emi?... " seketika taka menurunkan lengannya dan diam menatapnya
taka merasa tidak asing dengan wajah emi ia terdiam senyap saat menatap wajah emi
__ADS_1
To Be Continued...
The Next Chapter...