Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
Chapter 22 : Fukiba kuni Tempat yang tertutup


__ADS_3

Taka melanjutkan perjalanan menuju ke fukiba kuni mengikuti arah peta itu


" hmm.. seperti tempat itu masih jauh lagi " gumam Taka sambil memegang peta


saat di perjalanan Taka bertemu dengan monster lalu Taka pun menebasnya hingga mati


Taka tiba di sebuah puncak lembah berbatu dan melewati nya dengan hati hati


muncullah ular raksasa dari perbatuan yang menghadang Taka untuk melewati jalan nya


" minggir kau menganggu!! " teriak Taka sambil menebas kepala ular itu hingga putus


" saat setiap saat ada saja yang menganggu


sebelum di mana fukiba kuni itu berada " keluhan Taka


setelah Taka melewati itu di depannya itu terlihat matahari terbit dan melihat sebuah tempat yang indah dan bangunan yang unik


namun ada satu bangunan yang besar di tengahnya


bangunan itu adalah kastil Shogun berada


" aku melihatnya Fukiba kuni aku menemukannya sizunee.. " teriak Taka dengan lega


saat Taka melihat matahari terbit


ia mengingat tifa dan lainnya


Taka mengingat saat bersama dengan mereka


" tidak boleh aku harus fokus sekarang aku tidak boleh teringat pada masa lalu berlalu itu demi kebaikan mereka sendiri " gumam taka sambil berlari menuruni bukit


tiba tiba terjadi guncangan dan batu besar jatuh dan mengarah ke arah Taka


" aduh!! apa itu gempa suara apa itu ah!! tolong aku " teriak Taka berlari dari batu besar itu

__ADS_1


" tidak saja menjauh dari ku.. bercanda " Taka pun berhenti berlari dan memukul batu besar itu


hingga perkeping keping


" jika batu itu jatuh akan menghancurkan rumah warga di bawah sana " ucap Taka dan melanjutkan perjalanan nya


# beberapa saat kemudian


Taka tiba di tempat itu Fukiba kuni


orang orang yang ada memakai kimono dan yukata dan terdapat dari mereka membawa pedang dan di sebut sebagai samurai


" tempat ini cara berpakaian mereka berbeda dengan kerajaan yang pernah aku datangi sebelum nya , mereka terlihat ramah sepertinya " gumam taka


Taka berjalan dan melihat ke sekeliling yang menjual makanan dan pakaian bangunan kebanyakan di buat dari kayu dan sangat unik


orang orang melakukan aktivitas mereka masing masing


semua orang menatap Taka karena memakai pakaian yang berbeda dari yang mereka pakai


" anu.. aku mau membeli makanan yang ada disini apa kau punya rekomendasi


yang enak " ucap Taka pada penjualan makanan tersebut


" tuan pelanggan pasti dari luar yah , jarang sekali ada orang asing yang masuk ke tempat ini " ucap penjualan itu sambil mengangkat masakannya


" iya aku baru saja tiba disini jadi wajar saja


jika kalian melihat ku seperti itu, apa ada makanan yang bisa di makan sambil jalan " ucap Taka menanyakan itu


" ada tentu saja ada yang ini bisa kamu makan sambil berjalan tuan " penjual itu menujukan jarinya ke arah makanan berbentuk bola


" ini nasi kepal namanya ini enak dan di sukai anak jaman sekarang " ucap penjualan itu


" kalau begitu aku ambil yang ini lima " ucap Taka dan memberikan uang padanya

__ADS_1


Taka melanjutkan perjalanan sambil memakan nasi kepal


" hmm.. nasi kepal ini enak juga bisa di bawa kemana mana lagi " gumam taka memakannya


seorang gadis berusia 1 tahun lebih muda dari Taka yang memakai yukata dan membawa dua pedang pendek di pinggang nya


sedang di ganggu di jalan gang sempit


namun tidak ada seorang pun yang berani membantu gadis itu


" kamu itu pembawa sial fukiba Tahu klan Maeda itu klan pembunuh yang membuat fukiba kuni ini menjadi kacau tahu " Teriak pria berbadan besar itu


" kamu salah klan Maeda tidak melakukan hal itu.. kalian yang tidak tahu yang sebenarnya "


ucap gadis itu


Taka berjalan menuju gadis itu berada


sambil menikmati makanan nya


dan menghentikan pria itu


" siapa kau " ucap pria itu


"setelah melihatmu makanan ku jadi tidak enak lagi Ini buatmu saja " Taka memasuki nasi kepal itu ke mulut pria itu


hingga membuat pria itu tidak bisa bernafas


" apa yang kau lakukan brengsek " teriak pria itu pada Taka


" kamu tolong jaga makananku dulu " ucap Taka


" iya " ucap gadis itu


" jadi.. nikmatilah ini " ucap Taka dan memukuli pria itu hingga terjatuh

__ADS_1


Bersambung...


__ADS_2