
Taka membawa aoi ke masa nya mereka berdua bertemu dengan teman-teman baik yang menunggu kedatangan mereka
dan akhirnya aoi bereuni kembali dengan tifa yuri tristan dan yang lainnya mereka terlihat begitu akrab
setelah waktu yang lama mereka berpisah dan sekarang mereka bersama kembali seperti dulu lagi. mereka duduk di bangku kelas kosong dan membicarakan sesuatu hal
" aoi kenapa kau tidak bilang padaku kalau sedang hamil?!.. " ucap taka dengan sedikit marah pada aoi
" eh? k-kau kenapa bisa tahu tentang itu?!.." ucap aoi yang panik
" cepatlah jawab saja!.. " ucap taka menatap aoi dengan tajam
seketika aoi langsung membuang wajahnya dan melirik ke samping untuk menghindari kontak mata dengan taka
" ha-habisnya.. jika aku bilang itu kau pasti melarangku untuk ikut perang.." ucap aoi yang ketakutan
" itu pastinya kan!!... " teriak semuanya termaksud taka
" ma-maafkan aku...." ujar aoi yang mau menangis
" kau tahu perang itu sangat berbahaya! kita tidak boleh main-main dengan perang!.. " tristan
" ah. kalau itu tidak jadi masalah karena aku ini cukup kuat.. lebih kuat dibanding tristan.." ucap aoi dengan sombongnya
" ya-ya.. bagiku itu sangat berbahaya apalagi saat itu aku melakukan sesuatu yang tidak ku sangka-sangka.. " ucap tristan
" oh.. kalau itu aku masih ingat!.. saat itu kau membelaku mati-matian.. terima kasih ya kyodai.. " ucap taka dengan tersenyum dan merangkul tristan dari samping
" berisik! aku melakukan bukan untukmu.. hanya saja itu rasanya tidak adil, padahal kau juga pangeran tapi kenapa perlakuan mereka seperti itu padamu?!.. " ucap tristan dengan cemberut
" aku mengerti perasaan mereka, mungkin mereka menganggapku berbahaya yang bisa saja menjadi pedang bermata dua.. untuk diri mereka sendiri " ucap taka dengan santainya
" hmm... jika dipikirkan lagi kau benar juga,
apa lagi saat kau bilang semua ingatan tentangmu akan menghilang dari ingatan kami.. " ucap tristan
" tidak.. kalau itu tadinya aku berniat untuk menghapus ingatan kalian tentangku agar kalian tidak sedih karena kepergian ku " ucap taka dengan tertawa ringan
__ADS_1
" saat itu aku berfikir bahwa hanya aku yang mati tapi ternyata kenyataan tidak seinda
bayanganmu.. tapi kita lupakan semua itu.. itu hanyalah masa lalu.. " Taka
" ya kau benar.. " tifa
" iya jika itu yang kau inginkan aku tidak dapat berbuat apa-apa.. " yuki
" tapi hanya saja bukan berarti ancaman telah berakhir.. kematian dewa jahat bukan berarti semuanya telah usai.. " ucap yuki menatap langit dengan tatapan yang tajam
" hmph.. kau benar!.. 12 komandan iblis dan pemimpin mereka raja iblis Diablos!.. mereka adalah ancaman yang sebenarnya!.. kekuatan mereka jauh lebih besar dari arch.." ucap taka
" hah?! 12 komandan iblis dan raja iblis diablos!.. siapa mereka?! dan dimana mereka sekarang?!" ujar tristan yang berkeringat dingin karena perkataan taka
" selain dunia manusia terdapat 2 dunia lagi dan salah satunya dunia iblis underworld dan dunia para dewa dan para malaikat havest.." ucap taka
" sesuatu hari ada seorang pria dari ras iblis dan wanita dari ras dewa mereka mempunyai hubungan terlarang dan sesuatu saat kedua orang itu dihukum karena perbuatannya! dan dari pernikahan terlarang itu terlahirlah seorang anak " ucap yuki
" jangan-jangan anak itu?!.. " tristan
" benar nama anak itu tidak lain adalah arch ignite dan lalu bereinkarnasi sebagai taka dan yuki!.. " ucap mereka berdua dengan kompak dan tersenyum licik
" heh! tenang saja selama ada aku taka, yuki, alias arch ignite akan melindungi kalian semua!.. " ucap keduanya menempelkan sikut mereka ke satu sama lain
" he... ternyata sekarang taka menjadi kompak dengan yuki-kun.. rasanya seperti mimpi saja.. " ucap aoi dengan tersenyum manis
aoi tersenyum dengan begitu manisnya yang membuat wajah mereka berdua memerah terpesona dengan kemanisan aoi
" taka, yuki, jika mereka masih hidup kemana mereka sekarang? " Tristan
" ah.. kalau itu, arch mengeyel mereka di dunia underworld, tapi tampaknya segel itu retak dan mereka bisa saja keluar kapan saja!.. " ucap taka
" sebenarnya dahulu aku juga pernah mempunyai teman seperjalanan yang mirip dengan kalian tapi pada akhirnya kami memutuskan untuk menempuh untuk mewujudkan impiannya masing-masing.. " Yuki
" dan karena itulah.. aku harus menjadi jauh-jauh lebih kuat agar dapat melindungi semuanya!.. " ucap taka dan yuki secara bersamaan
" taka.. aku pikir kita sudahi dulu pembicaraan ini.. hari sudah mulai gelap apa tidak lebih baik kita pulang terlebih dahulu? " Ucap aoi sambil melihat jendela
__ADS_1
matahari sore oranye menyinari sekitar dan terlihat matahari yang sudah hampir tenggelam yang menandakan hari sudah mulai gelap
mereka sedikit terkejut melihat hari yang sudah sore taka dan yang lainnya berjalan keluar dari kelas kosong dan berpisah kembali ke rumah mereka masing-masing
" kalau begitu sampai jumpa taka, aoi, kita ketemu besok lagi.. " ucap tifa dengan melambaikan tangan pada aoi
" iya.. semuanya juga sampai jumpa besok.." ucap aoi dengan tersenyum ramah
taka dengan aoi berjalan bersama ditengah-tengah jalan raya yang sepi dan tidak ada seorang pun yang terlihat
" he.. jadi ini masa yang taka tempati.. semuanya terlihat jauh berbeda dengan masa itu.. " ucap aoi yang tersenyum memandangi sekitar
" bagaimana indah bukan? " Ucap taka
" iya.. indah sekali.. dan juga hari ini aku merasa sangat bahagia.. " ucap aoi yang tersenyum lebar dan wajahnya sedikit memerah
" begitu? syukurlah.. aku juga bahagia.. dengan ada aoi disisiku rasanya itu sudah cukup dan tidak memperlukan apapun lagi.." ucap taka dengan tersenyum tipis
" hei.. taka terima kasih ya.. kau sudah menepati janjimu.. aku sangat senang kau selalu memegang janji kita saat itu.. " ucap aoi
" tapi-tapi kamu tidak usah selingkuh ya dengan wanita lain.." ujar aoi dengan wajah manisnya
" eh? ada apa tiba-tiba kau bilang
begitu? " taka
" habisnya-habisnya.. taka mempunyai banyak sekali teman gadis cantik.. aku tidak mau membagi taka dengan yang lainnya.. " ucap aoi yang bersikap manja pada taka
" hehe.. aoi ini benar-benar manja ya.. " ucap taka dan mencupit pipi aoi dengan lembut
" tapi sifatmu yang itu aku suka.. " taka
To Be Continued
The Next Chapter....
Next! Arc: Festival Valentine
__ADS_1