
Aoi menyiapkan kuda-kudanya dan meletakkan tangannya di pedangnya Bruinhilde seketika berubah putih setelah aoi menyentuhnya dan bentuknya berubah menjadi katana
" Ku satukan jiwaku dan dan kekuatan dalam pedangku ini.. lalu lampaui batasan yang membuatku lemah!.. ⟨Soul Blade⟩ " ucap aoi fokus dengan pedang dan musuhnya
" aku kerahkan semua kekuatan ku dalam serangan ini!.. "
kekuatan mengalir ke pedang aoi melalui aura yang menyebar ke pedang yang mengubahnya berwarna putih terang
taka terkejut lalu senyum melihat aoi mulai percaya pada kemampuan dirinya sendiri
" hii!.. ini bagus! lakukan Aoi.. " teriak taka memberi aoi semangat
(Wusshh!..)
dalam sekejap aoi menghilang dari tempatnya berada dan sudah berada di belakang gordarst
(Zrak!..)
" argk!.. " gordarst
" Ame no yozora!.. " aoi mengucapakan jurus yang ia gunakan
saat aoi menutup pedangnya terlihat tebasan besar penuh darah yang bercucur ditubuh gordarst
Setelah itu aoi terjatuh ke tanah ia menggerakkan semua kekuatan nya ke dalam serangannya itu
(Gedeguk!..)
" aoi!.. apa kau baik-baik saja!?.. biarkan sisanya kami yang urus! " ucap taka sambil berlari kearah gordarst
" ayo kita lakukan ini tristan!.. " teriak Taka
tristan berlari menyusul taka dan pedangnya masih dilapisi oleh es biru yang beku
__ADS_1
" oke!..membekulah!.. " teriak tristan
(Jleb!..)
tristan melompat dan menancapkan pedang ke tanah dan membuatnya membeku bagian kaki gordarst ikut membeku terkena es itu yang membuatnya susah bergerak
tristan mencabut pedangnya dan berlari dan menebas nebas gordarst dari setiap sisi dengan pedang yang dilapisi es
(Zrak!.. Sling! Sling! Sling!)
" Grrrh!... " Jerit gordarst
gordarst menembakan serangan energi besar ke arah tristan
(Whooooosh!..)
serangan itu bergerak sangat cepat ke arah tristan
' bahaya!.. itu cepat sekali!? aku tidak bisa menghindarinya aku bakalan mati disini ' pikir trsitan
Seketika taka sudah berada didepan tristan dan tersenyum
" hmmp!.. jangan bodoh apa kau pikir aku akan membiarkanmu mati di sini.. " ucap taka
Taka menyerap serangan itu dengan beelzebub dan seketika serangan itu lenyap ditelan oleh beelzebub
" kerja bagus.. serahkan sisanya padaku!.. " taka
" Shadow!.. Rising Emperor!.. " ucap taka sambil berubah ke mode rising emperor
Seketika taka berubah ke rising emperor setengah badannya dipenuhi oleh aura hitam dan rambutnya juga berubah hitam pekat
(Wusshh!..)
__ADS_1
taka melesat sangat cepat Exile terbakar oleh api biru yang menyelimutinya
" Gloryflame!.. Hi no-tsubasa!.. " taka
(Sling! Sling! Sling! Sling! Sling!)
dalam sekejap Taka menebas gordarst dengan 1000 tebasan yang menyebabkan gordarst menjadi potongan kecil-kecil
(Splash!.. duarr!..)
Taka mengarahkan tangannya ke potong-potong itu dan menembakan api besar hingga hangus terbakar
" Hmm!.. sudah selesai.. " ucap taka dengan sombong
ia kembali ke mode normal dan rambutnya pun menjadi seperti semula
Taka menyusul aoi lalu menggendong
Tristan terlihat duduk kecapean dengan pertarungan melawan gordarst dan dengan begitu gordarst berhasil dikalahkan
Level tristan meningkatkan drastis menjadi level 39 sedang Aoi level 47 mereka meningkat dalam sangat waktu yang cepat
" baiklah untuk sekarang kita sudahi dulu ini,
tristan kita istirahat kita akan melanjutkan ini lain waktu.. ingin menjadi kuat itu memang penting tapi kesehatan juga jauh lebih penting bukan " ucapnya dengan tersenyum ramah
Setelah itu mereka bertiga kembali ke penginapan dan beristirahat dikamar nya masing-masing
taka menggendong dan membawa aoi kembali ke penginapan mereka kembali dalam keadaan letih dan aoi saat ini sudah tidur di gendongan taka
" hei.. tristan menurutmu tadi itu bagaimana?.. " ucap taka
" iya.. itu benar-benar mendebarkan!.. aku tidak menyangka ada monster kuat seperti tadi.. ini pertama kalinya aku merasa kewalahan tapi menurutku itu sangat menyenangkan!.. melawan yang lebih kuat dari kita itu menyenangkan.. " ucap trsitan tersenyum riang
__ADS_1
" hmmp.. begitu syukurlah.. " Taka
Bersambung...