Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S4 Chapter 30: Akhir Yang Sesungguhnya (Part 3) True Ending


__ADS_3

Taka yang telah kembali dari dunia kehampaan ia dikejutkan dengan orang-orang yang berharga baginya dibunuh oleh diablos


seluruh dunia dipenuhi kehancuran yang disebabkan diablos telah banyak orang yang menjadi korban kekejaman raja iblis diablos


taka mempunyai 2 pilihan yang harus ia pilih dan apakah yang akan diambil oleh taka apakah ia akan menyerah membiarkan hal yang telah terjadi begitu saja atau sebaliknya


" sial!.. kenapa semua ini terjadi.. diablos keparat kau!.. " ucap taka sambil menangis


" apa yang harus aku lakukan sekarang tidak ada yang bisa aku lakukan saat ini.. ah haruskah aku menyerah? " taka mulai berbicara negatif dengan tatapan mata kosong tanpa arah


" semuanya telah hancur..."


sesaat setelah taka mengatakan itu seketika ia mengingat sebuah ingatan yang sempat ia lihat dimasa penyerangan raja iblis ke kota eniel


sebuah ingatan dengan pemandangan yang sama seperti yang taka lihat saat ini


" hmm? tunggu sebentar.. jangan-jangan ingatan yang aku lihat saat itu sama seperti sekarang? itu berarti semuanya terhubung.. tapi bukankah itu eniel.. tidak aku rasa itu bukan eniel.. ingatan yang aku lihat itu adalah ingatan yang diberikan oleh diriku dimasa depan.. tepatnya masa ini.." gumam taka


taka kembali melakukan yang pernah dilakukan oleh dirinya yang dimasa depan tepat masa sekarang ia mengirim ingatannya saat ini ke dirinya dimasa lalu tepat sebelum penyerang raja iblis


" yosh.. aku telah berhasil mengirimkan ingatanku, sekarang apa yang harus aku lakukan? aku bukan dewa aku tidak bisa menghidupkan mereka kembali lalu apa yang harus dilakukan?!.." ucap taka dengan sendirinya


ia berfikir dengan sangat keras memutar otaknya sesaat ia kembali saat ia mengunakan kekuatan artefak ruang dimensi dan waktu tepat saat ia mengembalikan waktu pada sebuah objek


"ternyata begitu!.. aku bisa mengunakan potensi penuh artefak itu ke tahap hingga aku dapat kembali mengulang waktu yang sedang berjalan.."


taka memejamkan matanya sesaat tubuhnya bercahaya terang seketika muncul sebuah bayangan jarum jam besar dilangit yang berputar ke arah yang berlawanan dari arah sebenar


waktu perlahan-lahan kembali terulang dari setiap kejadian dimulai dari aoi dan yang lainnya dibunuh hingga sampai pertarungan diablos melawan arch tepat seperempat saat diablos akan melepaskan serangan yang akan menghabisi arch


sesaat waktu telah berputar kembali mengulang taka berhasil kembali ke 5 menit sebelumnya kehancuran terjadi


setelah taka mendapatkan kesadaran kembali ia telah berada dikeadaan yang cukup mencengangkan


terlihat serangan diablos akan segera melesat ke arah tenda darurat ditempat yang berbeda aoi dan yang lainnya sedang bertarung melawan 5 monster yang dipanggil diablos tidak jauh dari tenda darurat


" ah!.. aku berhasil kembali walaupun hanya 5 menit tapi ini adalah kesempatan terakhirku.." gumam taka yang masih berada dalam bentuk arch


" hmm? apa yang kau katakan taka? " ucap yuki yang mendengar isi hati taka


" yuki.. biarkan aku seorang diri yang akan menghadapinya!.." ucap taka dengan tatapan tajam


" taka apa yang terjadi padamu? hmph! jika tiba-tiba kau seperti ini tandanya kau telah menemukan cara mengalahkannya.. baiklah aku pinjaman semua kekuatanku padamu taka.."


sesaat arch terpecah kembali menjadi ke bentuk taka dan yuki


dengan cepat taka berlari dengan kecepatan tinggi menuju tenda darurat dan mengejar serangan diablos yang akan mengarah ke arah yang sama seperti yang taka tuju


" aku tidak akan membuat kesalahan untuk keduakalinya.. Ultimate Beelzebub! "


sesaat muncul pusaran hitam besar dari telapak tangan taka seketika secara perlahan taka menyerap dan mulai menelan serangan diablos dengan beelzebub nya


" a-apa?!.. dia menyerapnya? bagaimana mungkin!.." gumam diablos yang begitu terkejut melihatnya


dalam sekejap serangan diablos ditelan ultimate beelzebub milik taka namun efek yang taka terima membuat tangannya mendapat luka bakar yang cukup serius


" ambil seranganmu kembali!.. Crimson Break!!.." teriak taka


(Splash!!)


taka mengembalikan serangan diablos dengan versi lebih kuat dari sebelumnya serangan itu berbalik dan sesaat diablos segera mengaktifkan barrier terkuatnya


serangannya berbentrok dengan barrier milik diablos hembusan debu dan percikan api muncul dari serangan mereka yang saling berbenturan


hembusan angin kencang membuat orang-orang yang disekitar tenda darurat terhempas oleh hempasan angin yang begitu kuat


" rasakan ini!.." ucap taka


seketika serangan taka menghancurkan barrier diablos hingga berkeping-keping sesaat terkena telak serangan taka hingga membuat terpental jauh


" akhh!!..." Diablos


serangan taka ber-efek menyebabkan ledakan yang cukup besar ledakan itu membuat taka ikut terhempas cukup jauh dari tenda darurat


disaat yang bersamaan ledakan itu juga dapat dirasakan oleh aoi dan yang lainnya berada sesaat pandangan mereka teralihkan pada pertarungan antara taka vs diablos


" apa yang sebenarnya telah terjadi? " ucap airi


" taka.. taka membalikan serangan diablos! " guman aoi yang terkesima melihat pertarungan taka


taka terhempas melayang ke angkasa seketika badannya mulai menciut menjadi kecil ukuran anak-anak dan wajahnya pun kembali seperti saat ia masih berusia 8 tahun dengan pakaiannya yang ikut berubahnya


" taka menciut!!.." teriak teman-teman taka yang melihat pertarungan taka sambil menghindari serangan musuh mereka


" aku akan menghentikanmu diablos!.." ujar taka dengan suara yang telah berubah seperti saat dirinya saat masih anak-anak


sesaat taka memunculkan 100 clonenya dan dengan cepat menyerbu diablos dari sepanjang arah


" sekarang ini kesempatanku! "


diablos menyerang clone taka dengan tangan kosong dan menghabisi mereka satu-persatu secara perlahan namun taka mengunakan kesempatan itu


semua clone taka yang tersisa mencengkram semua bagian lengan dan kaki diablos dipengang dengan sangat kuat hingga membuat tidak dapat bergerak


" arch!.. apa yang kau lakukan?! lepaskan aku! jangan bertingkah seakan kau masih anak-anak! " Ucap diablos yang kesulitan untuk bergerak


ia berusaha untuk lepas dari cengkraman taka namun ia tidak dapat melakukannya disebabkan cengkramannya yang sangat kuat


" haha.. bukan ini sangat menyenangkan diablos!.. mari kita bermain!.." ucap taka yang sifat berubah sesuai dengan perubahan fisiknya


sementara itu setiap clone taka yang tersisa bersiap meluncurkan pukulan kuat mereka ke arah diablos sambil tersenyum jahil 90 clone dan taka yang asli menghantamkan tinjunya pada bagian perut diablos


(Dump! Dump! Dump! Dump! Dump! Dump!)


pukulan beruntun yang begitu kuat membuat diablos memuntahkan darah dan terpental jauh menghantam kastilnya sendiri dan sesaat kastil diablos mulai runtuh dan hancur


" sebenarnya apa yang telah terjadi padamu? bagaimana kau memiliki kekuatan sebesar ini?!.." ucap diablos berusaha bangkit dengan luka yang ditubuhnya


pukulan beruntun taka memberikan luka pada diablos dan bekas lukanya tidak dapat diregenerasi dan masih membekas di bagian perutnya


" berakhir sudah diablos!.." ucap taka


sesaat taka berubah lagi kali ini ia menjadi lebih besar dari sebelumnya ia mengenakan topeng dan ia tampil sebagai Child White Devil atau iblis putih kecil


" ini sudah berakhir diablos!.."


" kali ini apa lagi?!.. bagaimana cara kau memanipulasi fisikmu hingga kau dapat merubah tinggi badan postur tubuh dan pikiranmu..." Ucap diablos


" hmm? apa yang kau katakan.. loh apa yang terjadi pada penampilanku.. sejak kapan aku memakai topeng ini? " Ucap taka kebingungan dengan penampilannya yang tiba-tiba berubah tanpa disadari


" kau melakukannya tanpa sadar? " diablos


" ya apapun itu akulah yang akan menang!.." ucap diablos dengan begitu percaya diri


diablos dengan sangat cepat melesat kencang ke arah taka berada ia bersiap meledak taka dari jarak dekat dengan sihir penghancur miliknya


seketika cahaya ungu muncul dari telapak tangan diablos dan mulai membentuk sebuah pusaran dalam bulatan ia mengarahkan serangan pada taka


sementara itu taka terlihat begitu tenang menghadapi kematian yang akan menjemputnya seketika dengan sangat lincah dan gesit


(Slash!)


taka telah berada diatas diablos dengan pedang yang terbuka taka mendarat dipermukaan dan mulai berjalan dengan santainya meninggalkan diablos


" apa yang telah terjadi?!.."


" arch apa yang kau?!.." ujar diablos yang berkeringat dingin


seketika muncul tanda tebasan pada serangan diablos dan pada tubuh diablos sesaat serangan itu terbelah dua lenyap dalam sekejap sementara itu diablos mendapatkan luka tebasan yang cukup besar dibagian dadanya


" ini adalah diriku yang sebenarnya.." ucap taka sambil tersenyum tipis


percikan darah keluar dari tubuh diablos sesaat melihat hal itu diablos terlihat benar-benar marah dengan perbuatan taka kepadanya


" arch!.. jangan remehkan aku!!...." Teriak diablos

__ADS_1


sesaat diablos yang begitu marah mengeluarkan semua kekuatannya hingga meledak-ledak aura keberadaannya menyebabkan getaran gempa yang sangat kuat dan badai petir juga gunung berapi yang meletus


tanah mulai terangkat ke udara sesaat muncul pusaran lubang hitam besar yang tiba-tiba dilangit biru yang tiba-tiba menjadi gelap


seketika semua yang berada disekitar pusaran lubang hitam itu mulai tersedot olehnya mulai dari batu-batu kecil hingga puing-puing bangunan besar


daya dari lubang hitam itu sangat kuat hingga membuat semua orang yang ada disekitar mulai terangkat ke udara


" tidak!!..." teriak semua orang yang ada disekitarnya


Semua orang yang ada didalam tenda darurat dan juga bagian kelompok aoi terangkat ke angkasa sementara itu pertarungan taka dan diablos terhambat karenanya


" cih!.. sekarang apa yang ingin kau lakukan lagi diablos!.." teriak taka


" tolong aku!!..."


" aku tidak mau mati! "


" hahaha!!.. jika aku tidak bisa melenyapkanmu maka terlebih dahulu aku akan melenyapkan orang-orang yang berharga bagimu arch!.." ujar diablos sambil tersenyum sombong


" hmph! aku tidak akan membiarkanmu melakukan sesukamu lagi! " ucap taka dengan tatapan tajam


sesaat penampilan dan fisik taka telah berubah kembali menjadi seperti biasanya dengan rambutnya yang bercahaya putih terang


" Gravity Maximal!.. "


taka menaruh telapak tangan ditanah sesaat tarikan gravitasi mengurangi daya tarik lubang hitam itu pemberat gravitasi memperlambat proses pengisapan lubang hitam


" aku serahkan disini padamu.." Taka asli


" ya.." Taka clone


disaat yang bersamaan taka memunculkan 1 clonenya clone taka mengantikan posisi taka yang asli sebelumnya sementara itu taka yang asli melesat dengan cepat ke angkasa mengarah ke lubang hitam


" Cosmic Nova!.."


sesaat taka merubah exile membuat ukuran yang berubah menjadi sangat besar hingga 2 meter pedangnya diselimuti cahaya putih yang bersinar terang


" terima ini!.."


(Splash!)


taka melemparkan pedangnya yang berukuran sangat besar itu ke arah pusaran lubang hitam itu seketika exile masuk kedalam lubang hitam dan


(Duaaarrr!!)


Pusaran itu meledak dan hancur bersamaan dengan exile yang hancur sesaat pusaran hitam menghilang dan muncul pusaran dimensi menghapus keberadaan lubang hitam berserta exile


" selamat tinggal exile!.. aku tidak akan pernah melupakan jasa-jasamu.."


setelah itu tarikan lubang hitam telah menghilangkan taka menghilang magnet gravitasi nya dan menghapus clone nya


" hmph! ini adalah yang terakhir diablos! " Ucap taka sambil menghela nafas lega


sesaat taka bersinar sangat terang cahaya pelangi dan berubah menjadi emas seketika disamping kanan dan kiri taka muncul bayangan arch disebelah kanan dan haru disebelah kiri


" baiklah sekarang waktunya mengalahkan last boss!.." ucap mereka bertiga yang dapat muncul dalam waktu yang bersamaan


taka meluncur dari angkasa seperti misil ia mengarah ke tempat diablos taka membentang tangannya ke langit sambil melesat


" Eternal Element!!... Glory Final!! " Teriak mereka bertiga


taka membentuk gelombang cahaya pelangi yang menyatu sesaat gelombang energi besar melesat dengan sangat cepat dan sangat besar menuju ke arah diablos


" cih!.. kau kira hanya kau saja yang dapat melakukan ini? "


seketika diablos mengunakan semua kekuatannya melepaskan serangan gelombang energi yang berukuran sangat besar berwarna merah tua dan ditengah hitam


(Duaarr!!)


(Crack! Crack! Crack!)


kedua serangan terkuat mereka saling menghancurkan satu sama lain taka mulai sedikit terdorong mundur


" sial!!... jika begini aku akan kalah!" Teriak taka yang berkeringat dingin


terlihat aoi dan yang lainnya telah berhasil menghabisi 5 monster diablos dan kini mereka semua berkumpul bersama semua teman-teman taka berkumpul mendukung taka


" taka majulah!.." teriak sora


" ayo haru!.." teriak kyoko


" onii-chan!!.." teriak saki


" taka.." ucap semua teman-teman taka


" semuanya.." gumam taka yang kebingungan dengan kehadiran teman-temannya


" baiklah semuanya pinjamkan kekuatan kalian pada taka!.." ucap yuki


" baik.." teriak semuanya dengan bersamaan


perlahan cahaya-cahaya kecil muncul dari dalam diri mereka sesaat cahaya kecil itu saling menyatu dan membentuk energi cahaya yang berukuran sangat besar


" terima ini taka.." teriak yuki


" itu adalah kekuatan kami semua!.."


sesaat cahaya itu menyatu dalam diri taka seketika serangan taka menjadi lebih besar dan menjadi jauh lebih kuat dari sebelumnya


melihat hal itu membuat taka kebingungan dan hanya tersenyum tipis dan sesaat senyum tipis berubah menjadi senyuman riang


" terima kasih teman-teman.." gumam taka sambil tersenyum riang


" Taka!!.... Kalahkan Dia Sekarang!!......." Teriak teman-teman taka mendukung taka mendorongnya dari belakang


seketika serangan milik taka mendorong diablos mundur hingga ia sampai ke tepi kastilnya sesaat serangannya semakin membesar dan menghapus serangan diablos


" haaaaaa!!!!.... hiaaa!!!.."


(Duaaarrr!!!!)


" Arch!!!..." Teriak diablos


seketika diablos secara perlahan mulai lenyap seutuhnya serangan taka menghabisi diablos sepenuhnya sekaligus menghancurkan kastilnya dalam sekejap mata


serangan taka semakin meredup taka telah berhasil melenyapkan diablos untuk selama-lamanya


" a-aku berhasil?!.. aku berhasil menyelesaikan semua nya.. dengan begini aku bisa beristirahat dengan tenang


yuki tifa aoi dan yang lainnya berlari ke tempat taka berada langit kembali cerah menandakan dunia kembali damai perlahan taka mulai jatuh tergeletak ditanah dengan senyuman lega diwajahnya


" taka!.." teriak semua teman taka


setelah perang berakhir taka jatuh tidak sadarkan diri karena keletihan dengan semua yang terjadi aoi dan tifa menangis sambil memeluk taka dengan erat


" syukurlah kamu selamat.." ucap aoi


" aku benar-benar bersyukur.." ucap tifa


airi kembali ke masa depan untuk membereskan masalah yang terjadi didunianya sementara itu setelah kepulangan airi, taka kembali sadarkan diri dan ia menanamkan benih pohon sakura disebuah tempat


tempat pertama kali ia kembali ke dunianya aoi tifa dan teman-teman yang lainnya membantu taka menanam benih sakura abadi


" he.. jadi ini benih pohon sakura yang kamu dapat dari masa depan.." ucap aoi


" ya itu benar, pohon sakura abadi yang dapat mengabulkan permintaan.. "


" dapat mengabulkan permintaan ya? kira-kira apa ya yang ingin aku minta? " Ucap tifa


" tifa-san ternyata kau mudah percaya dengan candaan kecil saja.." ucap yuki


" hahaha..." tertawa semuanya termaksud taka


sesaat tifa wajahnya langsung memerah ditertawakan oleh teman-temannya

__ADS_1


" jangan tertawa dong.." ucap tifa


" kau tidak perlu khawatir tifa.. ya memang benar untuk saat ini dia tidak dapat mengabulkan permintaan.. tapi kitalah yang akan membuat dia dapat mengabulkan permintaan.."


" semuanya aku mohon salurkan kekuatan kalian padaku.."


sesaat teman-teman taka menyentuh pundak taka seketika cahaya mengalir ke dirinya taka menyentuh benih yang telah ditanam energi mereka yang bersatu mengalir dalam benih sakura


perlahan benih tumbuh menjadi akar dan semakin tumbuh menjadi tunas dan tumbuh menjadi pohon kecil dan terus-menerus tumbuh hingga tumbuh menjadi sangat besar dan dengan bunga sakura yang sangat lebat dan cantik


daun bunga sakura bergoyang terhempas angin sejuk bunganya tumbuh dengan indahnya


setelah itu taka pergi ke masa depan membawa kiyotaka kembali ke masanya ia kembali bertemu dengan ricca dan berbicara dengannya dalam wujud taka


" kamu menepati janjimu ya.. terima kasih.." ucap ricca


" tidak.. akulah yang harus berterima-kasih padamu, kalau begitu aku pergi dulu.. sampai jumpa dikehidupan selanjutnya.." ucap taka


setelah taka pergi dari masa itu kiyotaka mulai sadarkan diri setelah sadar ia telah berada dipangkuan ricca


" hmm.. loh? ricca-san.. kenapa kau ada disini, lalu dimana ini? " Ucap kiyotaka


" Selamat pagi kiyotaka.. tampaknya tidurmu nyenyak ya.." ucap ricca sambil tersenyum manis


" hwuah!.."


seketika kiyotaka yang telah sadar segera berdiri dan mengambil jarak dari ricca, terlihat kiyotaka sangat kebingungan dengan ia yang tidur dipangkuan ricca


ricca ikut berdiri dengan senyuman manis diwajahnya


" ke-kenapa aku bisa berada dipangkuanmu ricca-san? bukankah sebelumnya aku tidak didalam ruangan klub? " Ucap kiyotaka


" kenapa kamu buru-buru bangunnya padahal aku masih ingin memandangi wajahmu saat tidur, itu imut loh.."


" jangan sebut aku imut!.. " kiyotaka


" kamu terus mengigo.. aku mencintaimu ricca-san.. hingga berkali-kali.." ucap ricca menggoda kiyotaka


" ja-jangan bohong!.. aku tidak pernah ingat mengatakan hal itu.."


" tentu saja kamu tidak ingin ya bodoh.. kamu kan sedang tertidur.." ricca


kembali ke masa sekarang beberapa bulan kemudian setelah perang dan pemulihan bangunan dilaksanakan aoi melahirkan anak pertamanya di rumah sakit


dan setelah beberapa jam menunggu bayi laki-laki terlahir putra dan sekaligus anak pertama taka telah berhasil lahir dengan sehat


setelah mempertaruhkan nyawanya aoi mengendong putranya dan memeluknya dengan penuh kasih sayang dan tangisan


" syukurlah dia terlahir dengan selamat.." ucap aoi yang menagis mengendong putranya


disela-sela waktu diluar pelajaran sekolah taka mengantikan posisi kepala sekolah sebagai direktur perusahaan yang ia kelola


nama taka semakin terkenal setelah mendapatkan julukan pahlawan penyelamat umat manusia dan ia mendapatkan julukan sebagai pemimpin genius muda


2 bulan setelahnya tepat bulan july taka dan yang lainnya telah berjanji akan menyarankan pesta terbesar saat festival kembang api dimulai


dan hari itu telah tiba kini para laki-laki memakan pakaian biasa sedangkan perempuannya memakai yukata


yuki telah menikah dengan kaede sedangkan tristan sudah melamar yuri disela-sela sebelum festival kembang api dimulai dan tifa telah menikah dengan taka dan ia telah resmi menjadi istri taka dan sedang mengandung anaknya


aoi terlihat memandangi langit yang penuh kemeriahan kembang api sambil mengendong putranya aotaka yang tertidur


" indahnya..." Ucap aoi


" hmm.. aotaka tertidur rupanya.." ucap taka


" ya.. sangat disayangkan padahal aku berniat ingin menunjukan kembang api padanya.. " ucap aoi


kembang api bermekaran di angkasa sesaat mendengar suara berisik dari kembang api itu membuat aotaka terbangun dan menangis


" eya!... eya!.. eya!.." tangisan aotaka


melihat hal itu membuat taka panik dan berusaha mencari cara untuk menenangkannya


" hwua!.. dia menangis bagaimana ini? " Ucap taka


" sudah.. sudah tenanglah.. ibu akan selalu ada bersamamu aotaka.." ucap aoi menenangkan putranya yang menangis


" taka kamu harus membiasakan dirimu.." aoi


" rasanya aoi berubah drastis 180 derajat.. bagaimana bilangnya sifatmu sangat keibuan.." ucap taka


" benarkah? aku tidak merasa sama sekali... mungkin karena begitu besar sayangku pada aotaka itulah yang membuatku selalu ingin bersama dengan putraku.." ucap aoi tersenyum dengan bahagianya


" ka-kalau begitu.. jika dibandingkan rasa sayangmu padaku lebih besar mana? " Ucap taka


" hmm kalau itu tentu saja.. lebih besar rasa sayangku pada aotaka.." ucap aoi


Setelah mendengar itu seketika taka langsung membatu shok mendengar pernyataan aoi


" rasanya aku tersaingi oleh putraku sendiri.."


disaat mereka sedang menyangsikan kembang api yuki tristan dan yang lainnya mempersiapkan karpet ditanah pinggir bukit rendah


" oi.. apa yang kalian lakukan cepatlah kemari.. tidak baik untuk anak bayi kena angin malam begini "


mereka juga telah menyiapkan makanan dan minuman untuk melaksanakan pesta besar-besaran


yuki dengan cepat membuka minuman kalengan yang mengandung alkohol dalam waktu cepat ia menghabiskan 1 kaleng


" ah.. enaknya!.. " teriak yuki dengan tersenyum riang


" sake.. yuki ini sake kalengan bukan? " ucap taka


" iya! minumlah taka ini sangat nikmat!.." yuki


" yuki bukankah aku memintamu membelikan kami jus dan minuman bersoda tapi kenapa kau membeli sake kalengan sebanyak ini?!.." taka


" eh? memangnya kenapa.. sudahlah minum saja.."


" begini yuki, pertama disini ada banyak anak-anak dan perempuan hamil.. dan juga ini tempat umum, jangan mabuk ditempat umum.." teriak taka


" taka sudah-sudah.. biarkan saja dia, mungkin dia terlalu lelah sekolah sambil berkerja seharian.." ucap kaede


" ya kau benar.. untung saja aku mengunakan clone pada waktu rapat mendadak saat sore, jadi aku mendapatkan waktu luang.." ucap taka


" taka bukankah ini kesempatan kita untuk mengambil foto bersama, sudah lama kita tidak berkumpul seperti ini.." ucap tifa


" oh.. mengambil foto ya itu ide yang bagus.. kita buat kenang-kenangan untuk aotaka dimasa depan nanti.." ucap saat menyendiri memandangi bulan yang bersinar terang


tifa berjalan menghampirinya dengan tersenyum riang


" apa yang kamu lakukan ditempat seperti ini taka? "


" tifa ya.. tidak ada, aku hanya teringat pada masa lalu.." taka


" hmm.. coba katakan padaku apa yang sedang kamu pikirkan.." ucap tifa


" tidak ada kok.. hanya saja semua berlalu dengan cepat, aku teringat kembali saat pertama kali aku mendapatkan kembali ingatan haru, kalau tidak salah waktu itu aku bersamamu? " Ucap taka


" pantas saja taka waktu itu mengatakan yang tidak-tidak.. kamu jadi aneh, tapi ya setelah kamu menyelamatkanku itulah yang membuatku semakin jauh cinta padamu.. "


" tifa.."


" tapi jujur saja aku sangat kesal saat kamu mulai dekat dengan perempuan lain, taka begitu populer dikalangan gadis-gadis, sora.. ayumi.. kyoko.. aoi.. lalu yuri.. mereka semua jatuh cinta padamu.."


" kalau itu bukannya aku sengaja, aku hanya.." taka


" aku tahu kamu hanya membantu mereka kan? justru itulah yang membuat mereka menyukaimu.."


" begini tifa.. te-terima kasih ya karena selalu ada bersamaku, jika tidak ada kamu aku tidak mungkin dapat bertahan selama ini.."


" sama-sama.. baiklah sekarang mari kita kembali semuanya telah menunggu.. ayo taka!.." ucap tifa sambil tersenyum riang


tifa berdiri mengalurkan tangannya pada taka dan membantunya berdiri taka langsung berdiri tanpa bantuan tifa

__ADS_1


" ya kamu benar.. mari kita kembali pada yang lainnya tifa.." ucap taka dengan tersenyum riang


The End


__ADS_2