Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S2 Chapter 53 Terbentuknya The Rouge


__ADS_3

kristal itu hancur berkeping-keping disebabkan oleh kekuatan taka tidak dapat dipandai yang melampaui batas kemampuan kristal tersebut


" sepertinya, maaf... " taka


" tidak apa-apa.. anda tidak perlu khawatir..


sepertinya benda ini memang sudah rusak,


dikarenakan kekuatan anda yang tidak dapat dianalisis kami sarankan anda untuk memilih rank yang ingin anda masuki.. " ucapnya senyum bingung


" eh.. yang seperti itu diperbolehkan?


karena aku belum mempunyai pengalaman jadi aku akan mulai dengan rank F saja.. " Taka


taka menaruh tangannya di atas pecahan kristal itu dan seketika pecahan-pecahan kristal itu mengambang dan menyatu kembali menjadi kristal utuh seperti sebelumnya


dan taka menangkap kirstal itu dengan tangannya lalu mengembalikannya ke gadis penjaga guild


' dengan mengunakan artefak Dimensi dan waktu, aku mengendalikan dan membentuk bulatan sebuah gelombang bola dan aku membuat pecahan-pecahan kristal itu aku mengembalikan waktu ke waktu sebelum ia pecah, dengan mengunakan gelombang itu agar waktu disekitar tidak ikut berputar kembali, ' pikir taka


" tapi aku tidak boleh mengembalikan waktu yang sudah terjadi, jika tidak akan menimbulkan paradox " gumam taka


" eh? anda yakin? biasanya orang-orang menginginkan tingkat yang tinggi.."ucapnya


" tidak apa, dan juga aku ingin memasukkan mereka berdua sebagai member partyku.. "


taka menujuk ke arah aoi dan tristan yang berada dibelakangnya


" ah.. iya baiklah kalau begitu.. silahkan letakan tangannya satu persatu "


Dimulai dengan Aoi menaruh tangannya dan kristal itu bercahaya biru terang dan terlihat


hologram muncul didepan kristal


" analisis dimulai... Analisis berhasil..


individu bernama Maeda Aoi usia 15..


Level 37, kemampuan berpedang,


Ras Human, ketahanan fisik: 300, jumlah kapasitas sihir: 285 kekuatan fisik: 500..


jumlah seluruh kekuatan 1085 "


Setelah itu giliran tristan menaruh tangannya dan muncul hologram yang sama seperti sebelumnya yang menunjukkan status tristan


" Analisis dimulai.. analisis berhasil..


individu Bernama tristan berusia 15,


Level 12 : kemampuan berpedang,


Ras Human, ketahanan fisik: 311 , jumlah kapasitas sihir: 43 kekuatan fisik:57 ..


jumlah seluruh kekuatan 411 "


" oke dengan begitu analisis setiap member party telah dianalisis.. tuan silahkan memberi nama pada party anda " ucap nya dengan ramah


" tuan.. biasanya seorang pemula ia akan mengambil quest terlebih dahulu sebelum ia mampu dengan kekuatannya masuk ke dalam labirin.. labirin itu memiliki monster-monster yang jauh lebih kuat dari biasanya "


" Begitu ya.. " taka


' he.. nama ya.. nama apa yang bagus ya?


Bagaimana dengan Rouge ' pikirnya


" oke.. sudah ku putuskan.. The Rouge! Itu lah nama partyku... " Ucap taka dengan suara keras

__ADS_1


" dimengerti.. kalau begitu, Pemimpin The Rouge terima lah ini.. ini adalah kartu guild semua petualang memiliki ini.. " ucapnya


Taka menerima kartu itu dan terbentuklah The Rouge di pimpin oleh taka


setelah itu mereka bertiga pergi ke luar kota untuk melatih aoi dan tristan dengan melawan monster diluar kota


mereka berada di rerumputan dan terlihat monster-monster level rendah dan menengah seperti slime mid wolf dan yang lain-lain


taka membawa tristan ke sekelompok slime yang memiliki warna berbeda seperti biru merah maupun hijau


" oi.. taka apa kau yakin menyuruhku untuk mengalahkan sekelompok slime ini? " Keluh


tristan meremehkan lawan yang ia hadapi


" jangan bodoh kau tidak boleh meremehkan lawan sedikit pun, itu lah yang membuatmu lemah!!.. mengerti!? " Ucap taka dengan tegas pada tristan


taka melemparkan tristan tongkat kayu kecil tristan pun menangkapnya dengan tangannya


" apa ini.. tongkat? apa kau ingin aku mengunakan tongkat ini untuk melawan mereka!? " tristan


" sudahlah jangan banyak mengeluh.. lihatlah perhatikan gerakan lawanmu.. kau terlalu lengah bodoh " taka


satu slime berwarna hijau mendekat ke arah tristan begitu dengan tristan yang juga tristan memukul slime itu hingga terdorong


* Blam! Twiss!! *


Slime itu kembali melawan dengan memantulkan diri ke tanah dan slime hijau menyundul dagu tristan


" Akh!.. sial! Kalau begitu aku gunakan sihir api.. hanguskan dia dengan api


Fire Ball! " Tristan


* Splash!! *


tristan menembakkan sihir api dengan ukuran yang kecil dan membakar slime itu dan meleleh


* Bruk! *


slime-slime itu menerobos tristan hingga terpendam oleh sekelompok slime-slime


Yang menginjak injaknya di tanah


" oi.. apa sih yang kau lakukan.. menahan pasukan itu kau bisa.. dan melawan sekelompok slime saja kau kalah!? dengar ini fokuskan mana mu dan alirkan mana ke tongkat yang kau pengang lalu kau gunakan sihir serangan yang kau kuasai.. " Taka


tristan mendengar ucapan taka dengan seksama lalu praktekan yang taka ajarkan padanya Tristan mengalirkan mana ke tongkat kayunya dan seketika tongkat itu membeku


" Oh.. itu bagus kau mengunakan sihir Es yah.. boleh juga! " ucap taka senyum


tristan menancapkan tongkatnya ke tanah dan membekukan tanah menjadi beku terkena sihir es Tristan


" Froz frag!! "


Slime-slime itu membeku oleh es milik tristan dan hancur berkeping-keping hingga menjadi pecahan es


tanah kembali normal kembali dan tristan berdiri lalu tersenyum


" itu menurutku cukup hebat.. tapi kelihatannya itu membuat manamu terkuras bukan? jurus baru mu itu menarik.. mari kita kembangkan bersama jurusmu itu partner.. "


taka membantu menarik tristan yang ingin berdiri


" ya.. kau benar.. "


Tiba-tiba sebuah hologram muncul dihadapan tristan yang tertulis tristan naik level menjadi level 14


" Level up!! " Suara hologram


" Oke.. sekarang aku akan melihat Aoi dahulu apa dia baik-baik saja.. tristan berjuanglah! " Setelah mengatakan itu taka pergi menuju tempat Aoi berada

__ADS_1


Aoi terlihat sedang menghadapi high Wolf yang ukurannya 3X lebih besar dari aoi


mereka berjumlah 4 sedang Aoi sendiri


" aoi bagaimana keadaanmu.. " taka


aoi melirik taka lalu langsung bergegas ke taka


" taka.. kau ini dari mana saja sih!?.. teganya kamu meniggalkan istrimu yang manis ini


Sendiri menghadapi serigala besar itu.. " Aoi memukul-mukul tubuh taka dengan lembut ia terlihat kesal karena ditinggal seorang diri


" ahaha... maaf, tadi aku melatih tristan terlebih dahulu.. dia sudah menemukan bakat tersembunyi dari dirinya.. " Taka


" tristan-kun.. ah..aku tidak heran dengan semacam itu, tunggu jangan mengalihkan pembicaraan!.. " Aoi


" Ah.. dia sadar.. " taka mulai bercanda dan meledek Aoi


" tuh kan.. dasar... " aoi terlihat imut dengan


Pipinya mengembung sebelah


" jadi apa kau butuh bantuanku? "


" Tidak aku akan menghadapinya sendiri..


aku juga ingin menjadi lebih kuat supaya aku bisa berdampingan denganmu dan tidak membebanimu.. " aoi dengan tatapan serius melihat ke arah high Wolf


" Begitu.. "


" tapi aku masih belum terbiasa pedang ini..


aku biasanya mengunakan pedang pendek "


Aoi


dari belakang badan Aoi Taka membantu menggenggam pedang dengan benar tangan taka menutupi tangan aoi yang lebih kecil


seakan taka sedang memeluk Aoi dari belakang aoi justru terpesona dengan taka dan tidak melihat ke arah lawan malah melihat wajah taka


" Lihatlah lawanmu dan perhatikan gerakan lawanmu apapun alasannya " taka menatap fokus high Wolf


" ah.. terima kasih.. taka tanganmu besar dan kasar.. " aoi


" aoi.. fokuslah! dengarkan ini fokuskan mana mu dan alirkan mana ke pedangmu yang kau pengang lalu kau gunakan sihir atau skill serangan yang kau miliki.. " ucap taka


aoi memejamkan matanya dan mengalirkan mana ke pedang aoi mengabungkan kekuatan berpedang dan mana sihir


Pusaran angin melapisi bagian-bagian pedang angin itu terus berputar-putar dipedang hingga membuat pusaran angin itu semakin membesar


" Sekarang majulah!! " Teriak taka


aoi menggenggam pedang dengan satu tangan lalu berlari secepat mungkin


* Sling!! tsash!! *


Aoi menusukkan pedangnya bertubi-tubi dengan cepat lalu Aoi menebas kepala mereka bertiga dalam sekali tebas


" Grrr!!... " Teriak high Wolf


" Berhasil.. aku berhasil hore!... " Aoi bersorak gembira sambil tersenyum riang


' hmm.. syukurlah dengan begini mereka sudah berdua sudah berkembang.. ' pikir taka sambil tersenyum


To Be Continued


The Next Chapter.....

__ADS_1


__ADS_2