
Aku sudah sampai di kingdom Gale dan berjalan menuju ke istana
Istana itu sangat besar dan megah di tamannya ada air mancur
Tempat ini sepi dan prajurit menjaga ketat di gerbang istana
Sepertinya yang lainnya sedang pergi berperang
Saat aku mulai memasuki istana
Sejumlah prajurit menghadangku
" Berhenti disana... Siapa kamu apa ingin kamu lakukan Kemarin " ujar prajurit itu
" Tenang lah aku hanya ingin berbicara pada raja kalian, itu saja.. " ujar Taka
"memangnya kamu siapa berani menemui raja " ujar prajurit itu dengan marah
" Baiklah aku akan beritahu kalian.. aku ingin berbicara pada raja kalian untuk menghentikan perang ini " ujar Taka menjelaskan
" Sialan.! Beraninya kamu.. mending kamu pergi sekarang juga, sebelum aku beruba pikiran " ujar prajurit itu
" kalau begitu tidak ada pilihan lain, aku akan masuk dengan cara paksa " ujar Taka dengan serius
Aku memukul para prajurit itu dan membuat mereka tidak sadar kan diri
Setelah itu aku pergi masuk ke dalam istana
Aku menuju ke ruangan utama
Seorang duduk di singgasana raja
Sepertinya orang itu rajanya
Aku masuk dan memberi hormat pada raja itu
" hamba.. menghadap yang mulia.. " ujar Taka dengan sopan
Raja itu terlihat seperti pria berusia 50 tahun dan mempunyai kumis dan jenggot yang tebal berwarna putih
Penampilannya sama seperti Raja yang lainnya
" Hmm.. aku belum pernah bertemu denganmu sebelumnya.. pemuda siapa namamu " ujar raja itu
" Taka yang mulia.. " ujar Taka
" Taka.. apa tujuanmu datang kemari.. " ujar raja itu
" Tujuan hamba kemarin.. aku ingin yang mulai menghentikan perang ini, banyak orang yang akan menjadi korban.. semua ini harus di hentikan " ujar Taka
" hmm.. maaf Taka.. permohonanmu itu tidak bisa aku wujudkan, karena ini sudah terlanjur terjadi.. aku juga tidak menginginkan perang ini namun aku tidak bisa menghentikan perang ini " ujar raja itu
" kalau begitu biar aku saja yang menghentikan perang ini " ujar Taka
" Kamu menghentikan perang ini bagaimana cara " ujar raja itu dengan terkejut
" aku akan pergi ke tengah Medan pertempuran langsung dan menghentikan dari kedua belah pihak " ujar Taka dengan tengas
" sepertinya kau bukan orang sembarang..
Jika orang yang omong kosong doang di bica berbicara seperti dirimu ini, kalau begitu Taka aku mohon hentikan perang ini sebelum matahari terbenam " ujar raja itu dan menundukan kepalanya
" Angkat kepalamu yang mulai, aku memang ingin menghentikannya sekarang juga, takut korban jiwanya semakin banyak "
Setelah itu aku pergi dan bergegas menuju ke Medan pertempuran itu berada
__ADS_1
#
Di Akademi eniel kerajaan eniel
Tifa angel Sora sedang berbicara suatu hal yang penting
" Sora aku pernah mendengar tentangmu,
Apa benar kamu kena kutukan " ujar tifa dengan serius
" Kenapa tifa bica tahu tentang itu? " ujar sora
" Dan kenapa kau tidak memberitahu tentang hal itu ke Taka " ujar tifa
" Jika itu aku tidak bisa Taka itu terlalu baik, aku tidak mau dia terkena masalah denganku, sejak lahir aku sudah terkena kutukan ini.. kutukan ini bukan kutukan biasa aku sudah mencobanya berbagai cara untuk menghilangkannya, tapi itu sia sia.. dan tidak ada cara untuk
menghilangkannya " ujar sora
" Di saat tepat umur ku ke 15 aku akan mati,
Dan itu akan terjadi 5 hari dari sekarang.. "
" Sebab itu sebelum aku mati aku ingin menghabiskan waktuku bersama Taka untuk terakhir kalinya " ujar sora dengan tatapan sedih
" Sora... " Ujar tifa dengan prihatin
# di tempat Taka berada
" Sepertinya tempatnya sudah dekat "
Aku melihat banyak orang yang saling menyerang satu sama lain banyak orang yang terluka dan terjatuh
Jadi disini sudah sampai
Aku mengamati mereka dan akan turun saat yang penting
Sepertinya ini sudah saatnya
Aku mengambil pedangku dan mengarah nya ke bawah
Akan aku gunakan sihir tanah Agar mereka terjatuh saat aku turun dan menancapkan Pedangku ke tanah
Aku turun melesat kencang dan menancapkan Pedangku ke tanah
Terjadilah guncang besar dan membuat semua prajurit terjatuh
" Apa yang terjadi barusan? Hah siapa kau "
Ujar prajurit itu
" Aku di sini untuk menghentikan kalian semua, perang ini harus berhenti sekarang juga " ujar taka dan menatap kedua belah pihak itu
" Hmm.. jangan bercanda! Orang seperti mu memang mampu menghentikan semua ini,
Perang ini akan terus berjalan hingga ada yang menang " ujar prajurit dari kedua belah pihak
" Jadi itu yang kalian inginkan,
Baiklah aku membuat pilihan untuk kalian..
kalian berhenti berperang selesai dengan damai atau menlajutkan perang dan hadapilah aku ini!! " ujar taka dengan mengancam mereka
" memangnya kamu siapa.. kamu tidak bisa mengalahkan kami semua "
" Bisa aku bisa mengalahkan kalian semua dalam satu menit saja " ujar Taka
__ADS_1
aku mengeluarkan sedikit aura dan kekuatanku pada mereka aura besar yang meluap luap menyebar di sekeliling ku
dan itu membuat mereka ketakutan Karena mengetahui kekuatanku
" orang ini apa benar manusia? kenapa dia mempunyai kekuatan sebesar ini "
" sekarang pilih berhenti atau hadapi aku!! "
mungkin jika begini mereka akan menyerah
dengan mudah
aku mengarahkan tanganku dan mengunakan sihir api menembakan gunung di dekat ku berada
( duarr!!! )
seketika gunung itu hancur dengan sekejap
Dan para prajurit itu tambah ketakutan
sepertinya satu hal lagi yang harus aku lakukan
aku mengunakan sihir es dan membekukan tanah dan membuat mereka semua tidak bisa bergerak
" apa kalian tahu.. banyak orang yang akan terluka atau pun mati, banyak orang yang sedang menunggu kalian kembali
jika kalian terus menlajutkan perang ini banyak orang akan berhenti tersenyum.. "
" yang kalah akan hancur dan yang menang akan rugi di keduanya sama-sama buruk
jika masih ada hal yang bisa di bicarakan maka gunakan lah itu.. tidak semuanya bisa diselesaikan dengan perang " ujar Taka dengan marah
"aaakkhh!! lepaskan aku ba..baik baiklah aku akan berhenti berperang dan mengambil jalan damai apa itu masih berlaku " ujar para prajurit itu
syukurlah lah sudah selesai dengan cepat
aku kira akan menjadi sangat sulit
aku memasukkan aura ku lagi dan membuatnya menghilang
" Hmm.. itu keputusan yang bijak dan sekarang kembali lah ketempat masing masing dan berdamailah!! " ujar Taka
setelah itu aku melepaskan es yang membuat mereka membeku dan mereka kembali pulang ketempat masing masing
dan membawa korban yang terluka dan mati
aku kembali ke kingdom Gale dan menemui raja
" yang mulia semuanya sudah selesai perang ini sudah berakhir " ujar Taka
" eh.. yang benar sudah berakhir? cepat sekali
aku mengucapkan banyak terima kasih padamu Taka jasamu ini tidak pernah kami lupakan " ujar raja itu
" tidak apa yang mulia.. aku tidak masalah,
kalau begitu yang mulai aku pamit dulu yah "
setelah itu aku kembali ke akademi eniel
sepertinya masalah ini sudah selesai
# di kingdom Gale dalam ruangan istana raja
" Taka sebenarnya dia itu siapa, pemuda itu sangat menarik sekali.. " ujar raja sambil tersenyum
__ADS_1
Bersambung...