
3 Minggu telah berlalu sekarang taka sudah sangat akrab dengan teman-temannya
Mereka selalu bermain bersama dan bersenang-senang
itsuki membantu dan melatih taka agar bisa bertahan dari orang-orang jahat
mereka berlima saat ini berada di perbatasan antara kota dan desa mereka tinggal dan mereka menyamar sebagai orang dewasa dengan mengunakan jubah
hitam
taka berada ditengah Itsuki paling atas lalu dai paling bawah
sedangkan yuri dan ai memakai jubah yang berbeda dan berpisah dari mereka bertiga
" tsuki kita akan pergi kemana? " taka
" kota.. tenang dan ikuti saja langkah ku,
hari ini kita akan makan di restoran 2 lantai yang biasa para bangsawan datangi " itsuki
tiba-tiba ada sekelompok perampok
Mendekati taka dan yang lainnya
mereka mengancam dengan pedang milik mereka
" hei kakak! bisa kau serahkan semua barang berharga milikmu, jika tidak kau tidak bisa melewati tempat ini, daerah ini adalah kekuasaan bos kami Taring merah " perampok
" bagaimana mana ini!? apa yang harus kita lakukan " ucap dai berbisik pada taka dan itsuki
" mau bagaimana lagikan! ayo kita kalahkan mereka! " ucap itsuki
Mereka bertiga melepas jubah dan membuat kuda-kuda mereka bertiga memegang tongkat kayu
" bocah! Lalu lihat bocah yang itu kan, yang mencari masalah dengan kelompok kami! " Ucap salah satu perampok itu dan menunjuk ke arah itsuki
Ai dan yuri melepaskan jubah mereka dan ikut mengambilnya posisi menyerang
taka dengan dai mengalihkan perhatian mereka lalu itsuki memukul kepala salah satu dari mereka dengan tongkatnya
*dump!!*
orang itu terjatuh dan tersisa 4 orang lagi dari mereka
" cih! dasar bocah nakal! akan ku hajar kalian berlima " ucap pria itu
yuri mempunyai kemampuan unik dan itu adalah kemampuan untuk mendengar dan membaca pikiran dan hati lawan ia mampu melakukan itu sudah semenjak ia dilahirkan
" pertama bocah berambut putih ini, bocah berambut putih cukup langkah jika dijual pasti mahal! aku serang dia dari kanan " gumam perampok itu
Yuri berteriak keras memberitahu Taka
"taka-chan melompatlah! " teriak yuri
taka melompat mengikuti perkataan Yuri dan berdiri di atas pedang orang itu taka berlari diatas pedang dan memukul kepala orang itu dengan tongkat
__ADS_1
* Puk! *
" oh.. terima-kasih Yuri.. " taka
" tersisa 3 orang saja! sekarang kita serang bersamaan! " Itsuki
taka itsuki dai Ai yuri menyerang ketiga perampok itu dan menghajar mereka habis-habisan hingga babak belur
mereka berlima pun berhasil mengalahkan kelima perampok itu
" hehe... ini adalah kemenangan kita! " itsuki
kelima perampok itu melarikan diri dari mereka berlima dan kembali ke markas mereka
taka dengan yang lain sedang berbicara satu sama lain
" woh! kekuatan yuri benar-benar hebat ya..
aku benar-benar tertolong berkatmu yuri terima kasih " taka tersenyum pada Yuri
" tidak, aku tidak berbuat apa-apa,
aku juga senang kemampuan mendengar pikiran orang lain ku, berguna " Yuri
" itu benar.. jangan sampai orang lain tahu tentang ini, kita harus merahasiakan tentang kekuatan yuri, karena banyak orang jahat diluar sana yang ingin memanfaatkan kekuatan itu demi kepentingan mereka! " itsuki mengatakannya dengan tegas
" iya aku paham hanya kita berlima saja yang boleh tahu rahasia ini " ai
Mereka terlihat sudah terbiasa dengan kemampuan unik yuri dan benar-benar melindungi Yuri dari orang jahat
taka dengan yang lainnya menyamar seperti yang sebelumnya dan menumpuk satu sama lain
dari kejauhan ada seseorang yang menguping pembicaraan mereka dan mereka berlima tidak menyadari orang itu
mereka bertiga sudah mencapai kota dan mulai memasuki kota kecil itu
kota itu dipenuhinya oleh orang-orang kaya dan berpakaian elite
Saat mereka memasuki kota banyak orang yang melihat mereka dan merasa aneh dengan penampilan mereka
mereka berlima yang menyamar menjadi 2 orang orang dewasa memasuki restoran yang mereka tujuh
" jadi ini yang tsuki maksud.. baunya harum sekali.. aku jadi lapar " taka
" taka bisakah kau sabar sebentar kita akan segera makan oke? " Dai
" diamlah kalian berdua! nanti kita
ketahuan " itsuki
mereka disambut oleh pelayan restoran
" Selamat datang! oh untuk meja dua orang ya? mari ikut saya tempatnya ada dilantai kedua " pelayan
Mereka masuk dan mengikuti pelayan itu dan duduk di tempat yang pelayan katakan
__ADS_1
lantai kedua tempatnya sedikit sepi dan terlihat hanya orang-orang yang memakai pakaian elite yang ada di lantai kedua
" tuan pelanggan apa yang ingin dipesan " pelayan senyum ramah
" wow.. ini semua terlihat enak.. aku pesan semua yang ada di menu " itsuki mengunakan suara orang dewasa
" Baiklah aku mengerti.. silahkan ditunggu " pelayan
pelayan itu pergi ke dapur dan memberitahu pesanannya
" setelah ini bagaimana? kita tidak mempunyai uang kan? " Dai
" Kalian ikutilah rencanaku.. pertama setelah semua pesanan sampai kita akan memasukkan makanan ke dalam ini lalu kita melompat dari kaca jendela itu dan melarikan diri dari sini " itsuki
Setelah menunggu beberapa menit pelayan itu membawa semua pesanan yang diminta dan menaruhnya dimeja
" maaf menunggu lama.. " pelayan
" emm.. anu.. kami ingin memesan ruangan ini.. bisakah semua orang yang ada disini pindah ke ruangan lain? " itsuki
" eh? baiklah.. kalau begitu anda adalah tamu VIP kami.. " pelayan
Semua pelanggan yang ada keluar dan termasuk pelayan itu
" baiklah kita berhasil! " dai
" iya kau benar.. kita harus cepat-cepat dan membawa semua ini ke markas " Ai
Mereka berlima berhasil memasukkan semua makanan Lal tiba-tiba ada suara ketukan pintu yang membuat mereka berlima terkejut
" Cih! sialan kita pergi sekarang! " Itsuki memberi perintah
taka dengan yang lainnya membuka jubah dan melompat dari jendela kaya lantai dua
" Maaf mengganggu tuan pelanggan? Anu?
eh! anak-anak!? " pelayan
mereka bertiga mendarat ke tanah dan banyak orang yang memerhatikan persihan kaca itu berjatuhan dari atas
orang-orang restoran sangat panik dan memanggil seorang penjaga
" bagaimana ini! Anak-anak itu sudah menipu kita, dasar bocah nakal! aku tidak akan membiarkanmu lolos dari sini! " ocehan pemilik restoran
" hei! cepat kejar mereka! " Pemilik restoran
orang orang itu berusaha menangkap Taka dan teman-teman namun taka sudah pergi jauh dari pemukiman dan berhasil keluar dari kota
mereka tertawa bersama dan sambil berlari kembali
" Hihihi.. ini sangat menyenangkan.. aku harap kita berlima selalu bersama selamanya " taka tersenyum riang
mereka berempat ikut tersenyum dan mengiyakan ucapan Taka
Bersambung....
__ADS_1