
" hmm.. ya sudahlah, daripada memikirkan hal yang seperti itu.. lebih berlatih untuk menghadapi raja iblis diablos dan 12 komandan iblis nya.. " ujar kedua dengan bersamaan
" taka.. memangnya raja iblis diablos sangat berbahaya?!.. " ucap haruto dengan penasaran
" itu sudah jelas... dia adalah orang yang menguasai dunia iblis! dan jauh-jauh lebih kuat dari 4 raja iblis sejati.. dan dari keempat raja iblis hanya satu raja iblis yang memiliki keturunan iblis murni..." Taka
" siapa raja iblis itu? " haruto
" sang iblis merah raja iblis Voz!.. aku pernah sekali bertarung dengannya.. dan diajarkan beberapa sihir kegelapan.. " taka
" kalian semua apa sudah melupakan sesuatu!.. " ucap taka dan menatap tajam para gadis
" me-melupakan apa? " kaede
" ini kan hari valentine lalu bagaimana cokelat-cokelat isi cinta yang ingin kalian berikan padaku.. " ucap taka dengan percaya diri
" hah?! memangnya siapa juga yang ingin memberikan cokelat padamu!.. " ucap megumi mode tsundere nya muncul
" kalau kau tidak masalah.. ayo cepatlah.. aku sudah tidak sabar!.. " taka
" eh?! " megumi terlihat begitu kecewa dengan pernyataan taka yang membuatnya murung
" kan sudahku bilang mana cokelat nya!.. " ucap taka yang bertingkah seperti anak-anak
" benar juga!.. aku sampai kelupaan, hmm.. dimana ya aku menaruh cokelatnya.. " ujar yayoi
" aku lupa menaruhnya dimana.. " ucap kaede
" aku juga.. " himeko
" aku juga sama.. " yuri
" eh?! ti-tidak mungkin!.. jadi tidak ada cokelat untukku?! padahal ini hari valentine!.. " ucap taka yang hampir menagis
taka yang bertingkah seperti anak kecil dan berguling-guling dilantai
" tidak mau! tidak mau! tidak mau! tidak mau.. berikan aku cokelat! berikan! berikan! berikan!.. " teriak taka yang bertingkah seperti anak-anak
risa dan haruto yang melihat hal itu merasa malu dengan kelakuan taka yang masih seperti kekanak-kanakan
" tunggu taka.. jangan bersikap manja begitu!.. bukankah malu dilihat teman-temanmu.. " ucap risa yang mencoba menenangkan taka yang bersikap manja
" hmm.. apa sudah selesai.. " ujar emi yang tiba-tiba muncul sambil menggosokan matanya
__ADS_1
" ah.. emi, kau sudah bangun rupanya.. maaf ya sampai menunggu lama.. " ucap taka dan menghampiri emi kecil
" gadis kecil? siapa anak itu... " Ucap haruto
" itu emi-chan.. putrinya taka.. " ucap risa dengan santainya
" putrinya?!.. bagaimana bisa dia mempunyai anak?! lalu siapa ibu anak ini dianta.. " ucap haruto dan menatap taka dan gadis-gadis dibelakangnya
haruto yang menatap mereka dengan sangat serius membuat taka dan aoi tifa dan yang lainnya wajah mereka memerah merona karenanya
" kamu salah haruto.. emi memang putri taka tapi dia putri angkatnya.. dan tidak ada yang dari ibu dia.. dan ini aoi-chan.. Maeda Aoi gadis yang menikah dengan taka.. " ucap haruto
" se-senang bertemu denganmu ayahnya taka.." ucap aoi yang memberi hormat dengan gugup
" maede?!.. seperti aku pernah mendengar nama itu.. hmm.. jadi begitu, kau putrinya masamune.. begitu ternyata kau sudah besar rupanya.. " ucap haruto dengan santainya
sesaat taka dan aoi dibuat kebingungan dengan pertanyaan haruto dan memiringkan kepalanya
" apa maksudnya itu.. ayahku memang bernama maede masamune.. tapi kenapa ayah taka bisa tahu tentang itu.. " ujar aoi yang penasaran
" tentu saja aku tahu!.. bukan hanya tahu tapi kami adalah rekan seperjuangan dimasa itu.. dan kalian berdua kan sudah mengenal dari kecil.. " haruto
" eh?!... tidak-tidak setahuku.. aku tidak pernah bertemu dengannya saat kecil, dan baru bertemu dengannya waktu itu.. " ucap taka.
" tentu saja kamu tidak ingat.. itu kan terjadi saat usia kalian 3 tahun.. kalau tidak salah, kamu putrinya rei kan? " ucap haruto menujuk tifa
" i-iya.. " ujar tifa yang kebingungan
" kalian bertiga berteman dengan baik dan selalu bermain bersama.. tapi karena jarak fukiba kuni terlalu jauh dan tertutup itu yang membuat kami tidak pernah lagi kesana... " Ucap haruto
" i-ibu.. apa kau tahu tentang semua ini? " ujar aoi
" maaf ya.. aoi-chan karena aku tidak pernah memberitahumu tentang ini sebelumnya.. itu karena aku rasa aku tidak perlu lagi memberitahunya pada kalian.. " ucap risa yang tersenyum tipis
" melihat kalian selalu dekat saja itu sudah cukup bagiku.." ucap risa
" ibu!.. kenapa informasi sepenting ini tidak diberitahukan sejak awal?!.. " ucap taka dengan nada tinggi
" he.. soalnya jika ibu memberitahumu.. kamu tidak akan pernah memilih salah satu dari mereka, nantinya bisa-bisa kamu akan lebih memilih cinta pertamamu.. " ucap risa dengan tertawa ringan
" eh?! cinta pertamaku? memangnya aku pernah.. " ujar nya yg sedikit kebingungan
" iya.. dulu taka sering berkata seperti ini... ibu saat aku besar aku ingin menjadikannya istriku, agar seperti ayah dan ibu hehehe.. begitu lah yang kau katakan saat masih polosnya.. " ucap risa
__ADS_1
" a-aku tidak pernah berkata seperti itu!.." teriak taka dengan wajah yang merona
" hehehe.. jika malu-malu taka terlihat sangat manis.. taka dari kecil memang sudah sangat manis.. rasanya aku ingin lebih memanjakanmu.. " ucap risa yang mengelus-elus kepala taka dan memperlakukannya seperti anak kecil
" a-aku bukan anak kecil lagi ibu!.. aku tidak ingin diperlakukan seperti itu!.. " ucapnya yang kesal dan wajahnya begitu merona
yuki dan yang lainnya hanya tersenyum diam melihat taka yang begitu dekat dengan ibunya dan mereka tahu taka sangat menyayangi ibunya
" he.. ternyata taka mothercon ya.. "
" apa?!!.. tidak benar! jangan tatap aku seperti itu!.. " teriak taka dan memarahi mereka semua
" ano.. maaf jika mengganggu, semuanya apa kalian tidak ingin pergi ke festival? " Ujar himeko
" benar juga.. yosh karena festival valentine ini berlangsung hingga malam, aku akan mengunakan momen ini untuk bersenang-senang.. " ucap taka dengan bersemangat riang
" jadi siapa disini yang mau menemaniku menghabiskan waktu di festival.. " ucap taka
dan sesaat para gadis mendekati nya dan mendekatkan wajahnya dengan wajah taka dan menatapnya dengan sangat serius
" jadi siapa diantara kami yang akan kau pilih!.. " ucap aoi dengan tatapan tajam
" ka-kalau sudah begitu mau bagaimana lagi.. dibagi menjadi beberapa kelompok,
perkelompok 3 orang mengerti.. " ucap taka
" mengerti.. " ucap semuanya
" bagus.. pertama yuki, fujihara, himeko, dan kedua megumi, yayoi, yuri, lalu ketiga tristan, saki, dan terakhir.. aku tifa, aoi.. ibu, ayah tolong jaga emi ya.. " ucap taka dengan membagi rata perkelompok
" iya.. serahkan saja pada kami berdua.. kalian bersenang-senanglah.." ucap haruto
" kalau begitu kita berpencar!.. " teriak taka
" iya!!... " Teriak semuanya dengan riang kecuali megumi yang terlihat cemberut yang tidak dipilih oleh taka
" ayo kalian berdua kita harus cepat agar tidak terlambat!.. " ucap taka yang berlari dengan tertawa ringan
seketika melihat senyuman taka itu membuat tifa dan aoi terbayang wajah seseorang anak laki-laki yang juga punya senyuman mirip seperti taka
sesaat mereka berdua juga ikut tersenyum dan ikut berlari mengejar taka
" iya... "
__ADS_1
" sepertinya aku memang benar-benar jatuh cinta padanya.. " gumam mereka berdua