
Hanya dengan satu senyuman elisa membuat wajah yuki memerah merona terpesona dengannya yang seperti seorang bidadari
" aku adalah elisa.. kekasih dari arch!.. aku akan membantumu!.." ucap Elisa yang berdiri dengan gagah
Semua orang yang ada disekitarnya tercengang dengan aoi dan tifa bersatu dan kemunculan elisa yang membuat semua orang terpesona dengan kecantikannya
Elisa mengulurkan tangannya dengan telapak tangan yang terbuka ia membuat sebuah senjata dari energi sihir suci nya dan menggabungkannya dengan knife milik aoi
tercipta sebuah tombak dengan ujung yang tajam seperti sebuah knife namun berukuran panjang dan dapat digunakan untuk melancarkan sihir jarak jauh
" aku juga ikut membantumu arch.." ucap elisa
" jangan sombong dulu kau!.. aku akan menghabisi wanita busuk sepertimu disini!.." teriak vera yang sangat kesal dengan kedatangan elisa
vera melesat dengan kecepatan tinggi mengarah ke tempat elisa berada namun dalam kurang dari kejapan mata elisa bergerak dengan sangat cepat sudah berada dihadapan vera dengan senyumannya yang manis " kena kamu bam!.."
(Duaaarrr!!)
sesaat elisa mengatakan itu seketika ledakan besar terjadi tepat mengenai vera yang membuatnya terkapar kaku ditanah dalam sekejap mata
Hembusan angin kencang yang disebabkan oleh ledakan sebelumnya menerpa seluruh yang ada disekitarnya " Vera!!..." Teriak hazell dan segera membawa pergi vera meninggalkan mereka semua
hazell membuat vera mereka berdua mundur dari pertarungan dengan kecepatan yang melebihi angin dalam waktu singkat mereka telah menghilangkan dari hadapan mereka semua dan tristan dan orang-orang yang terkena ilusi vera berhasil dibebaskan
" he-hebat... " Ucap naga itu yang kagum dengan kekuatan elisa
yuki mendekati elisa yang mengambang berada diatasnya ia segera menemui dan bertanya kepadanya secara langsung " el-tidak maksudku tifa-san aoi bagaimana caranya kalian dapat bersatu? " Ucap yuki dengan tersenyum ramah
" yuki ya? sebenarnya saat kami berada didalam ilusi itu kami saling meminjamkan kekuatan dan tiba-tiba kami sudah bersatu menjadi seperti ini saja.." ucap elisa dengan kepribadian tifa
__ADS_1
" Iya.." ucap Elisa dengan kepribadian aoi
" hmm.. jadi begitu aku mengerti.." ucap yuki
" mengerti apanya? aku masih belum mengerti.. dimana tifa lalu siapa perempuan ini.. " ucap rei yang tidak mengenali elisa
" hah?! ayah apa kamu tidak dapat mengenali putrimu sendiri.." ucap elisa kepribadian tifa
" ya mau bagaimana lagi kita dalam wujud ini, wajar saja jika mereka tidak mengenali kita.." ucap elisa kepribadian aoi
" arch bisakah kamu jelaskan situasinya padaku.." ucap Elisa
" ah iya benar juga.. pertama seperti yang kau lihat sendiri 12 komandan iblis diablos telah terlepas dari segel yang aku buat 5000 tahun yang lalu.. lalu mereka berniat untuk membangkitkan raja iblis diablos kembali mengunakan tubuh diriku yang satunya.."
" kelihatannya itu sangat berbahaya.. jadi mereka mengunakan tubuh arch agar dapat bangkit ditubuh yang memiliki kapasitas kekuatan yang tidak ada batasnya.."
" kalau begitu sekarang apa yang harus kita lakukan sekarang? " Ucap elisa
" untuk saat ini tidak banyak yang bisa kita lakukan, pertama kita harus mencari pasukan untuk menghadapinya, kita harus bergegas.. karena kebangkitan raja iblis diablos akan bermula besok.." ucap yuki
" besok?!!..." Teriak semua orang yang ada disekitarnya
" aku juga tidak menyangka akan secepat itu.. karena itulah kita tidak boleh membuang waktu lagi!.. kita harus cepat menemukan mereka para elf!.." ucap yuki dengan semangat tinggi mengatakannya
sesaat matahari mulai terbit dari belah timur yang menandakan hari sudah mulai pagi, setelah itu yuki dan teman-teman kembali melanjutkan perjalanan mereka
aoi dan tifa masih berada dalam bentuk elisa
yuki terlihat cukup kebingungan dengan kondisi elisa yang berbeda dengannya " elisa.. apa kau akan tetap dalam bentuk itu? "
__ADS_1
" untuk saat ini itulah yang terbaik.. tenang saja kesadaran aoi dan tifa masih terjaga dalamku, untuk sementara aku akan meminjam tubuh mereka berdua.." ucap elisa
# sementara itu ditempat taka berada #
taka dan ifrit bertarung seimbang keduanya terus-terusan menyerang satu sama lain
namun ditengah-tengah pertarungan mereka sedang memanas hazell yang membawa vera di gendongannya mendatangi ifrit
" ifrit kita mundur dulu kondisinya melebihi prediksiku.."
" hazell? apa yang terjadi.. apa vera dikalahkan?! siapa yang mengalahkannya? " Ucap ifrit dengan panik
" sebelumnya elisa datang membantu arch... dan wanita itu orang yang mengalahkan vera.."
" apa?!.. wanita ****** itu?! tidak kusangka dia masih hidup.." ifrit
" Ifrit kita mundur dulu.." ucap hazell
" cih!.. oi ingatlah ini aku masih belum kalah darimu.. jika kita bertemu lagi aku tidak akan segan lagi.." ucap ifrit
setelah itu mereka bertiga pergi melesat kencang meninggal taka melihat mereka bertiga yang telah menjauh taka berjalan mendekati masamune dan mengangkatnya menuntunnya berjalan
" apa kau tidak apa masamune-san? " Ucap taka
" i-iya.. terima kasih.."
" terlalu cepat untuk berterima kasih.. sekarang kita susul mereka.." ucap taka sambil tersenyum dan membawanya terbang melesat ke arah yuki pergi
mengejarnya dari jauh
__ADS_1