Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
Chapter 51 : Latih Tanding Taka vs Egile Dan Tumbuhnya Benih Cinta?


__ADS_3

# 2 hari setelah Taka sampai di Alfheim


Taka dan egile memutuskan untuk berlatih tanding dan itu di saksikan oleh banyak orang


Aoi bersama Beta dan Ayumi sedang berada di dekat Miu


Taka dan egile saling menatap satu sama lain dan tidak melihat orang orang di sekitarnya dan berfokus pada didepannya saja


" Aku mulai Taka " teriak egile


" Yah aku mulai egile " ujar Taka


Mereka pun saling menebas satu sama lain


Taka dan egile saling menyerang satu sama lain pertarungan mereka bertambah sengit dan sudah sampai di ujung


" Yah kau juga sama sekarang kau sudah bertambah kuat Taka kalau begitu ayo kita lanjutkan! " Ucap egile


" Helios Flame : Rimake Buster!


Taka pun mengunakan Helios Flame untuk melapisi Exile di lapisi oleh api panas yang panjang menjalar ke seluruh pedang Exile


Pedang bertambah panjang karena api itu


" Oh Helios Flame yah menarik juga kalo begitu aku juga " ujar egile


" Poseidon Water: Water Festival "


Air besar menyelimuti pedang egile dan air biru yang lebat dan kokoh menjalar ke seluruh pedang Egile


Pedang Exile yang dilapisi oleh api dan pedang egile yang dilapisi oleh air saling bertabrakan


*Sling! TING!*


Uap muncul dari setiap serangan yang mereka luncurkan


*Boooooommmm!!*


Serangan mereka menghasilkan ledakan setiap serangan yang mereka lakukan menghasilkan sebuah ledakan hebat di sekitarnya


Taka pun bertambah bersemangat begitu juga dengan egile yang mulai letih


Mereka melanjutkan menebas satu sama lain


*Slash! Slash! Slash!*


" Ini masih belum berakhir! " teriak egile penuh semangat


Egile pun melakukan serangan terakhir nya terhadap Taka


Taka pun menyerang nya dengan serius dan mengunakan kekuatan nya

__ADS_1


" Elektro breve : Thunder break


Taka pun melapisi Exile dengan petih yang sudah berkembang dan berwarna ungu dan aura petir di sekitarnya petir yang sangat dahsyat melapisi Exile


Mereka pun menebas satu sama lain


*TING!*


Tebasan mereka saling mengenai pedang mereka dan Taka pun memotong pedang milik egile


*Slash!*


Taka pun mengalahkan egile dengan memotong pedangnya


Dan kemenangan di raih oleh Taka


Semua orang terkejut dan bersorak kepada Taka dan egile atas pertarungan mereka


Taka pun menyalurkan tangannya pada egile yang sedang duduk kecapean


Dan membantu egile untuk berdiri


Egile pun menerima tangan Taka lalu Taka pun menarik nya untuk berdiri


" Egile tadi itu sangat menyenangkan " ucap Taka sambil senyum


" Yah kau benar sangat menyenangkan sekali juga menegaskan " ujar egile


setelah pertandingan itu Ayumi sudah tidak ada di dekat Miu dan menghilang begitu saja


Taka pun berjalan ke arah aoi berada dan berkata pada Aoi


" aoi kemana Ayumi pergi? " ucap Taka


" oh jika Ayumi tadi bersama kakaknya untuk pergi ke istana katanya ada hal penting yang ingin mereka katakan katanya " ujar Aoi menjelaskan


" begitu yah kalau begitu ayo kita pergi " ujar Taka


Taka pun menarik tangan Aoi dan menggandeng nya


aoi yang tiba-tiba tangan nya bergandengan dengan Taka Aoi pun tersipu malu dan wajahnya memerah dan raut wajahnya terlihat senang dan senyum


Taka Aoi dan Beta pergi keluar dari area pelatihan


setelah itu Beta pun tertidur dan di tinggal oleh Taka dan Aoi


mereka berdua pun pergi ke tempat yang Taka arahkan


" ikut lah dengan ku ada tempat yang ingin aku tunjukkan padamu " ujar Taka sambil senyum


aoi yang melihat Taka bersemangat dan ikut senang melihatnya dan mengikuti Taka

__ADS_1


" iya aku akan ikut dengan mu kemanapun kau pergi.. aku mencintaimu Taka " gumam Aoi dengan wajahnya yang memerah merona


mereka pun sampai di puncak tertinggi Alfheim dan berada berdiri di atas awan yang mengambang


" lihat lah Aoi indah bukan " ujar Taka


pemandangan Alfheim dari ketinggian terlihat begitu indah dan terlihat kecil


" betul indah sekali ternyata ada tempat seperti ini disini yah " ucap Aoi dengan perasaan senang


" iya aku menemukan nya kemarin.. Aoi ada hal yang ingin aku tanyakan padamu " ujar Taka menatap wajah Aoi dan tidak memalingkan nya


" iya apa itu? " ujar Aoi


" apa kau yakin berhubungan dengan orang seperti ku asal usul ku saja tidak di ketahui loh dan jika kau bersamaku kau akan di incar oleh orang orang yang mencariku juga loh apa kau yakin dengan itu? " ucap Taka


aoi pun seketika menundukkan kepalanya sebentar dan mengangkat kepalanya lagi dan menatap Taka


" tidak itu tidak benar.. aku tidak perduli Taka dari keluarga mana pun aku percaya dengan mu bahwa kau bukan lah orang yang jahat


kau sudah memiliki ku berkali kali bukan hanya aku Tifa Sora Ayumi dan Kyoko pun berfikir sama seperti ku dan karena itu jangan


sedikit pun berfikir seperti itu aku mohon "


aoi meluapkan perasaan nya pada Taka dengan suara lembutnya dan mulai meneteskan air mata


" aoi? " ujar Taka dengan tatapan peduli


aoi pun memegang kedua tangan Taka dan menaruhnya di dekat hatinya


detak jantung Aoi berdebar dan berdetak kencang dan Taka yang merasakan itu menjadi salah tingkah terhadap nya


" apa kau merasakan nya Taka hati ini


sangat hangat jika di dekat mu karena itu jangan pernah mengatakan hal yang menyedihkan begitu.. mungkin ini akan tidak adil untuk yang lainnya tapi aku ingin melakukannya " ucap Aoi menelan ludah nya


aoi pun mendekati wajah Taka dan bertambah dekat dengan wajahnya lalu mencium Taka


Taka pun terkejut Aoi tiba tiba menciumnya dan merasakan bibir nya sudah berada di dalam bibir Taka


aoi pun melepaskan bibirnya dan berhenti mencium Taka


"a.a..a?aoi apa barusan kau lakukan aku dan kamu barusan berciuman? " ujar taka dengan wajahnya memerah merona


aoi pun wajah nya terlihat senang dan wajahnya ikut memerah


" hehe.. aku sangat bahagia sekali itu tadi adalah ciuman pertamaku dan aku berikan padamu Taka " ucap Aoi sambil memainkan


rambutnya


" aku.. juga itu pertama kali buat ku aku tidak pernah berciuman sebelumnya!" ucap Taka yang terkejut

__ADS_1


" hehe.. kalau begitu ayo kita pergi Ayumi sudah menunggu kita " ujar Aoi tersenyum bahagia


Bersambung...


__ADS_2