Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S3 Chapter 36: Berpencar


__ADS_3

Beberapa saat sebelum kedatangan taka


ia bersama dengan yuki dan tristan menerobos masuk lewat atas gedung dan mengendap-endap masuk ke dalam


di tengah-tengah tangga terdapat cukup banyak orang yang sedang mengobrol dengan pasukan bersenjata bersama pria bertopeng yang lainnya


mereka tidak menyadari keberadaan mereka bertiga dibalik dinding diatasnya taka mengunakan kesempatan itu dengan sangat baik ia mengarahkan bruinhilde ke arahnya


" encant.. gravity down!.. " ucap taka


(dor! dor! dor!)


sesaat peluru-peluru itu melesat dan mengenai bagian-bagian tubuh mereka yang membuat mereka terjatuh seketika ditanah dengan tubuh yang menjadi sangat berat


" apa ini?!.. "


" siapa yang melakukannya!.. "


" tubuhku tidak dapat bergerak!.."


taka yuki dengan tristan berjalan santai dengan sombong dan tersenyum mengejek mereka yang tidak dapat bergerak di tanah


" hei.. yuki, tristan, enaknya kita apakah mereka ini? " ucap taka dengan wajah jahilnya


mereka bertiga mulai bertingkah jahil dan berniat melakukan kejahilan pada pasukan yang tidak dapat bergerak itu. ketiga tersenyum dengan merencanakan hal yang jahil


" bagaimana.. jika kita berikan mereka ciuman cinta dari okama-okama yang cantik.. " ucap yuki


" benar juga!.. bagus idemu.. dengan ciuman waria itu akan membuat mereka bahagia!.. " ucap tristan


" t-tunggu.. apa yang kalian rencanakan?!.." teriak mereka yang histeris ketakutan


" okama paradise.. " taka


ia memberikan mereka dunia sebuah imajinasi pada mereka yang dimana di dalam dunia itu mereka disambut dengan okama-okama yang berotot dan manis sedang memakai pakaian maid dan celamek


wajah mereka didunia nyata sangat pucat ketakutan mereka gambaran neraka yang sangat mengerikan


" selamat pagi darling.."


" tidak!!!...."

__ADS_1


mereka bertiga menertawakan itu dengan terbahak-bahak dan pergi meninggalkan mereka didalam dunia penuh keindahan waria-waria berada


dengan tertawa mereka bertiga meninggalkannya dan melanjutkan perjalanan mereka


sesaat mereka sampai salah satu lantai dan di sana terdapat pria muda memakai jas kantor dengan rambut berwarna hitam dan mata berwarna coklat dan ia memiliki wajah yang cukup tampan dan cool


berkebalikan dengan taka yang ceroboh dan bodoh ia terlihat jauh lebih keren dari segi penampilan dan wajah


" dengar.. lakukan rencanaku ini!.. kalian berpura-pura seakan ingin melecehkannya dan saat waktu yang tepat aku akan datang sebagai pahlawan.. kalian mengerti!.."


" baik!..."


setelah mengatakan itu pria itu langsung pergi meninggalkan mereka dan orang-orang itu masuk ke sebuah ruangan di yang tertutup oleh tembok


tanpa sengaja salah satu dari mereka menemukan taka dan yang lainnya yang sedang bersembunyi


" angkat tangan kalian!.. katakan siapa kalian dan apa yang kalian inginkan!.. " ujar pria dibelakang mereka dan mengarahkan senjata berondong dilengannya


" cih! sial kita ketahuan!.. " ujar taka yang menegok ke belakang


" kalau sudah begini mau bagaimana lagi kan.. " yuki dengan tersenyum


(dor! dor! dor! dor! dor! dor! dor!)


pria itu melancarkan ribuan peluru dengan sangat cepat mengarahkan ke mereka bertiga


yuki berlari ke arah kanan sedang tristan ke arah kiri dan taka yang berlari lurus dan menyerap semua peluru itu dengan beelzebub yang menelannya


" akkh!!.. " teriak taka dengan memukul wajahnya dan menghempaskan nya hingga menghatam dinding


(dump!)


seketika saat mereka mengobrol tiba-tiba banyak pasukan musuh yang berdatangan dan mengepung mereka bertiga beramai-ramai


" menyerahlah!.. atau tidak kalian akan mati!.. "


" sambutan yang cukup hangat ya!.. " yuki


sesaat dari belakang yuki muncul orang-orang bertopeng dan melemparkan ratusan pisau ke arahnya


(Zrak! Zrak! Zrak!)

__ADS_1


yuki yang tidak sempat untuk menghindari terkena goresan-goresan luka disetiap bagian tubuhnya dan menggores pipinya dan berdarah


" hmph!.. kuhargai usaha kalian.. tapi jika hanya begini tidak akan membuatku kalah!.." ucap yuki dengan tersenyum sombong


" taka!.. pergi, serahkan mereka pada kami!.." ucap tristan dengan serius


" jangan sampai kalah!.. aku pergi dulu!.." ucap taka


" heh!!.. apa? jika hanya orang-orang yang memiliki dna nya kau kira aku akan takut pada mereka?!.. akulah yang sudah mengalahkannya yuki-sama!!.. " teriak yuki dengan tersenyum dan mulai menggila


" iya aku tahu.. " taka


taka meninggalkan mereka berdua dan pergi seorang diri ke tempat ruangan yang di mana megumi ditahan


ia mengikuti arah pria itu pergi dan mengejarnya dengan sembunyi-sembunyi


pria itu berhenti disebuah lorong dengan tembok dinding yang kosong


pria itu menaruh telapak tangan di dinding dan sesaat muncul sebuah cahaya hijau yang mengscan tangannya dan seketika dinding itu terbuka dengan sendirinya


ia memasuki pintu yang ruangan yang terbuka dan saat ia berada didalam tiba-tiba pintu itu tertutup dengan sendirinya


" ternyata ada sebuah pintu rahasia disini.. "


kebingungan dengan hal itu taka bergegas menggedor-gedor pintu itu namun tidak dapat terbuka


" yosha!!.... " teriak taka


(Blarr!!)


ia memukul dinding dengan sangat kuat dan membuat dinding itu hancur berkeping-keping dan menimbulkan debu yang sangat tebal


terlihat didalam ruangan itu terdapat banyak orang-orang yang memakai topeng dan pria itu juga ada disini dan megumi yang dirantai tangannya dengan pakaian yang terbuka yang hampir telanjang


" hentai? " megumi


" hmph!!.. dasar penjilat!.. kau ingin menjadi seolah-olah pahlawan disini begitu?!.. " ucap taka dengan tatapan remeh


" yo!.. gadis monyet.. aku datang kesini untuk membalas perbuatanmu sebelumnya!.." ujar taka dengan tersenyum tipis


" siapa yang kau sebut penjilat?!.. siapa kau? jangan-jangan kau sekongkol dengan mereka!!.. " ucapnya dengan tatapan tajam

__ADS_1


__ADS_2