Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S2 Chapter 38: Kebaikkan yang selalu dikenang


__ADS_3

Itsuki Ai dai yuri membawa taka ke desa mereka didesa terdapat sebuah panti asuhan Mereka berempat tinggal disana bersama dengan seorang nenek dan anak-anak panti asuhan yang lainnya


nenek itu adalah pendiri panti asuhan itu dan orang yang merawat mereka berempat


mereka berempat membawa taka dengan tergesa-gesa dan masuk kedalam panti asuhan


" nenek! nenek! kau dimana? " teriak ai


Seorang nenek tua memakan tongkat keluar dari sebuah ruangan kecil


" iya-iya aku disini.. " ucap nenek dengan ramah


" em? siapa anak yang kalian bawa itu?


Beritahu aku nanti, sekarang bawa anak itu ke ruanganku cepat! " Ucap nenek


mereka berempat membawa taka ke ruangan nenek dan menaruhnya ditempat tidur


nenek itu masuk sambil membawa perban dan alat pengobatan dan yang lain-lain


" sudah nek.. " dai


" Iya kerja bagus kalian berempat.. kalian tunggu saja sambil bermain dengan yang lain biar ini aku yang atasi " nenek


mereka berempat keluar dari ruangan


nenek itu mulai membersihkan darah yang masih tersisa ditubuh taka setelah itu ia menyembuhkan luka bakar taka dengan sihir penyembuh dan nenek membalut tubuh taka dengan perban ke seluruh tubuh


Dan ia juga membalut kepala taka


# 2 jam telah berlalu #

__ADS_1


nenek itu masih mengobati taka dengan penuh hati-hati


alis mata Taka mulai bergerak-gerak yang menandakan taka sudah siuman


Itsuki Ai dai yuri masuk dan melihat taka yang sudah mulus siuman


" oh apakah dia sudah bangun? " Itsuki tertawa riang


" shi.. jangan berisik kau ini! " Ai


" Baiklah, sekarang aku harus menyiapkan makanan dulu. aku serahkan anak itu pada kalian berempat " ucap nenek sambil berjalan keluar


taka mulai membuka matanya dan melihat kesekitar Taka terkejut melihat 4 orang yang tidak ia kenal ada didekatnya dengan sigap Taka membuat kuda-kuda untuk melindungi dirinya


" siapa kalian! apa yang kau ingin dariku!


apa kau berniat membunuhku juga!? " ucap taka


Itsuki Ai dan yang lainnya kebingungan dengan sikap dan tingkah laku taka yang aneh ia berbicara aneh menurut mereka


" eh? apa yang kau katakan? lagipula kenapa kami harus membunuhmu?


Kami berempat tidak ada niat untuk menyakitimu " ucap Itsuki tersenyum untuk menenangkan taka


" jangan bohong! Lalu tempat apa ini? " taka masih mengingat kejadian pahit yang ia alami sebelumnya


" tenang lah jangan waspada begitu.. kami ini yang membawamu kesini, hei beritahu siapa namamu? " Ai mencoba mendekati taka dengan cara halus


" Membawaku? " Taka


" Benar sebelumnya yuri-chan menemukan di sungai dan setelah itu kami berempat membawamu kesini.. " ai

__ADS_1


taka mulai tenang dan bernafas lega dan tidak ada rasa ancaman dari mereka berempat


taka duduk kembali dan mulai berbicara dengan tenang


" namaku taka, aku tidak tahu selain itu " Taka


" Itu artinya? " dai


" Aku tidak mengingat keluargaku, aku kehilangan ingatanku dan tidak mengetahui apa-apa.. " Taka


" Begitu pasti menyakitkan yah.. ya kami juga begitu kami tidak mengetahui siapa orang tua kami, orang tua kami membuang kami sejak bayi " Itsuki


Yuri memegang kue ditangannya dan berjalan ke arah taka yuri mengulurkan tangannya dan memberikan taka kue


" Ini untukmu.. terimalah.. " ucap yuri tersenyum dengan manisnya


" Apa ini? " Taka


" Kue, makanlah.. aku yang membuatnya " ai


" Emm... baiklah aku makan, terima kasih " Taka


taka mulai memakan kue dari yuri


Seketika saat taka makan kue air mata taka mengalir begitu saja ia benar-benar terharu dan memakan kue dengan lahap


Itsuki dan yang lainnya sedikit terkejut namun mereka tersenyum melihat taka makan dengan lahapnya


" ini sangat enak.. aku baru pertamakali ada orang yang bersikap baik padaku, terima kasih. Aku benar-benar senang.. terima kasih.. aku tidak akan melupakan ini sampai kapanpun " Taka memakan kue sambil menangis


Bersambung.......

__ADS_1


__ADS_2