
mayat robot gadis itu telah bangkit kembali setelah taka memperbaikinya dan dia kembali berfungsi seperti robot android seperti biasanya
hari sudah mulai malam matahari sudah tenggelam. taka dan yang lainnya masih di rumahnya dia begitu lega melihat kepala sekolah yang menagis sambil memeluk sakura. seketika sakura yang seorang humanoid menetaskan air matanya
melihat hal tersebut membuat orang-orang yang disekitarnya dibuat kebingungan dengan hal tersebut. namun taka terlihat tidak terlalu terkejut dengan hal itu
" bagiamana.. seorang robot android bisa menagis?!.. " ucap kaede
" iya.. aku baru pertama kali melihatnya.. " ucap yayoi
" taka apa kau tahu sesuatu? " yuki
" dia ini berbeda dengan humanoid pada umumnya.. dia ini agak spesial.. biasanya robot android tidak mempunyai hati.. tapi dia justru memiliki hati seperti manusia.." ucap taka
" hati?!.. " ucap kepala sekolah yang tercengang
" benar.. sejak awal di memang memiliki hati.. dia adalah manusia yang dirubah sebagai humanoid.. atau manusia setengah android.. " ucap taka
" begitu.. semacam cyborg begitu ya?!.. " ucap yuki yang antusias
" taka.. terima kasih.. aku tidak tahu dengan cara apa aku harus berterima-kasih padamu.. aku benar-benar bersyukur
terima kasih..." ucap kepala sekolah menundukkan kepalanya
" kalau begitu bolehkan aku meminta 1 permintaan?.. " ucap taka
" apa itu katakan saja.."
" aku ingin emi tinggal disini bersamaku.. dan juga jika bisa.. aku ingin dia dapat bersekolah.." ucap taka dengan tersenyum
" apa hanya itu? baiklah aku mengerti.. jika hanya itu bisa aku urus nanti aku akan daftarkan dia di sekolah dasar.. " ucap kepala sekolah
setelah itu taka tristan dengan yuki menempelkan tinjunya ke tangan yang lainnya mereka bersama kembali dan tersenyum bersama
" dengan begini taka tim kembali bersama!.." ucap taka dengan tersenyum riang
" iya!.. " teriak ketiga dengan senyuman dan tawa
emi kembali beristirahat sedangkan taka dan yang lainnya pergi keluar rumah dan duduk di taman pada malam hari
mereka semua duduk santai di atas meja yang sudah dihidangkan banyak kue dan yang lainnya dan juga terdapat teh hijau di gelas mereka masing-masing
seketika tifa dengan yuri datang ke pesta mereka dan bergabung dengan yang lainnya dan terlihat taka yang sedang memakan puding coklat dengan santai
" dasar kau ini.. laki-laki sukanya makan puding!.. kau harus menghentikan kebiasaanmu itu taka.. " ucap tifa
__ADS_1
" biarkan.. itu selera masing-masing.. kau juga masih sama seperti dulu.. keras kepala! sok kuat! penakut!.. " ucap taka
" itu apa maksudmu!.. " ucap tifa yang marah
" tapi aku tidak membencinya... itulah sifat darimu yang aku sukai dari dulu... " Ucap taka dengan tersenyum manis
seketika tifa langsung terpesona dengan perkataan taka yang membuatnya memerah
kaede himeko dan yayoi yang melihat itu membuat keberadaan mereka semakin kecil dan semakin susah untuk mendekatinya
" kamu kena.. lihatlah wajahmu merah loh.. " ucap taka dengan menggodanya
" ti-tidak itu hanya kebetulan saja.. dan juga kau sengaja membuatku malu kan?! dasar kau ini!.. " tifa dengan marah sambil memukul-mukul badan taka
yuki langsung mendekati mereka berdua dan dia terlihat sangat sedih dan hampir menangis melihatnya
" tifa-san bagaimana dengan cinta aku ini? " Ucap yuki
" tidak mau... kau tidak pernah berubah dari waktu itu.. sudah dan menyerah sajalah.. " ucap tifa dengan cemberut
" ti-tidak mungkin?!.. lagi-lagi gagal.. taka ini semua salahmu tahu!.. " teriak yuki yang mencengkram kerahnya
" tidak.. aku tidak ada hubungannya dengan ini bukan? aku tidak tahu apa-apa tentang ini.. lagipula aku tidak pernah menyatakan perasaanku pada siapapun termasuk tifa juga.." taka
" heh.. iblis putih kecil memang hebat!.." ucap tristan
seketika yuri datang sambil merangkul taka dia terlihat sedang minum-minuman
" iblis putih kecil.. tristan ternyata kau juga tahu tentangnya?!.." yuri
" yuri kau juga tahu tentang iblis putih
kecil? " ucap tifa yang penasaran
" ya.. tentu saja aku tahu.. dia sangat populer dan dikagumi banyak anak-anak pada saat itu.. " ucap yuri tersenyum
" iya.. aku sangat mengerti.. aku juga sangat mengaguminya!.. dia benar-benar keren!..
kau tahu bahkan dia memumuti makanan sisa dan duduk ditumpukkan mayat!.. " ucap tifa yang begitu antusias
" tidak.. hentikan jangan sebut itu lagi!..
hal itu akan mengingatkan aku pada diriku dimasa lalu.. yang dimana aku kosong dan hampa.." ucap taka
" jika tidak.. mungkin saja aku bisa kembali seperti aku yang dulu!.. seorang pembantai berdarah dingin!.. aku tidak mau kembali seperti itu.." ucap taka yang sangat ketakutan pada dirinya di masa lalu
__ADS_1
" mungkin jika saat itu kalian semua tidak menghentikanku.. kemungkinan aku akan membunuh yuki dan kembali menjadi pembantai lagi!.. " ucap taka
" taka.." ucap tifa yuri dan tristan dengan bersamaan
" baiklah.. karena ini sudah malam.. fujihara.
wakil ketua.. biar aku antar kalian sampai ke rumah kalian.. " ucap taka
taka berjalan dan menghampiri kaede dengan yayoi. mereka berdua yang mendengar itu langsung bangun dari duduknya dan mulai pergi
" iya.. kau benar.. terima kasih.." ucap kaede
" kalau begitu.. aku antar mereka dulu.. kalian semua jangan buat masalah oke?!.. " ucap taka dengan senyum
kaede merasa kebingungan dengan himeko yang masih duduk santai bersama yang lainnya
" tunggu sebentar.. ishida-san apa kau tidak ingin kembali ke rumahmu? " ucap kaede yang penasaran
seketika taka menjadi sangat panik dengan perkataan kaede. taka mencoba mengalihkan perhatian mereka dengan tersenyum pahit
" ya.. mu-mungkin saja.. dia memiliki alasan tersendiri.. " ucap taka yang mencoba menutupi kebenarannya
melihat tingkah laku taka yang mencurigakan membuat kaede manjadi curiga terhadap taka dan menatapnya dengan tajam
" hmm.. mencurigakan!.. jangan-jangan taka-kun.. kamu dan ishida-san?!.. " ucap kaede yang menaruh kecurigaan pada mereka berdua
" da-dari pada itu.. aku kan tidak mempunyai kontak kalian... jika boleh aku ingin minta kontak nomor kalian semua.. " ucapnya
" benar juga.. ka-kalau begitu ini nomor kontakku.. " ucap kaede
kaede menunjukkan handphone nya dan memperlihatkan nomor kontaknya taka langsung memasukannya di dalam kontaknya
yayoi himeko tifa dan yang lainnya juga ikut memberi kontak mereka pada taka dan saling membagi nomor kontak
mereka bertiga terlihat sangat senang mendapatkan itu dan terlihat kaede yayoi himeko memeluk handphone nya dengan erat dengan wajah yang tersenyum
" hehehe.." yayoi begitu gembira dengannya
" taka-kun terima kasih.. " himeko dengan senyuman manis di wajahnya
To Be Continued
The Next Chapter....
Maaf Author saat ini sedang banyak pikiran dan tidak mood jika nanti sudah mood kembali author pasti akan up seperti biasanya.. untuk sementara waktu. reinkarnasi di dunia game galge malah menjadi villain tidak up chapter dulu
__ADS_1