Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S3 Chapter 66: Pemandian Air Panas


__ADS_3

Yuki dan kelompoknya berada disebuah toko makanan sambil melihat taka yang sedang menggendong aoi pergi ia dengan santainya memakan es kirim


kaede dan himeko terlihat begitu murung setelah melihat taka berciuman dengan aoi di langit, yuki yang menyadari hal itu hanya diam membiarkannya


" fujihara dan ishida-san.. kalian menyukai taka kan? " ujar yuki dengan santainya


" eh?!.. " mereka berdua seketika langsung panik dan wajah mereka begitu merah merona


" i-itu tidak benar!.. memangnya siapa juga yang menyukai orang sepertinya.. " ucap kaede yang terus mengelak dari yuki


" sudahlah jangan berpura-pura lagi.. jika kalian suka katakan saja.. jika terus dipendam akan menyakitimu perlahan-lahan.. " ucap yuki


" jika kalian memang suka.. sampaikanlah perasaan kalian aku memang tidak menjamin kalian akan berhasil.. tapi setidaknya rasa sakitnya tidak akan sama.." ucap yuki


" ke-kenapa.. kenapa yuki.. berkata seperti itu? kau tahu semuanya sudah terlambat!.. aku sudah tidak punya kesempatan lagi!.. " ucap kaede yang mulai menagis


" semuanya belum terlambat.. kalian masih muda.. bahkan tifa-san saja yang lebih tua dari kalian masih berjuang keras!.. karena itu walaupun hanya sekali katakanlah saat waktu yang tepat.. " ucap yuki dengan tersenyum tipis


yuki mengengam tangan kanan kaede dengan kedua tangannya dan tersenyum riang padanya


" ah.. yuki.. " gumam kaede


" karena itulah semangatlah... " Yuki


dengan cepat yuki melepaskan tangan kaede dan lanjut memakan es krimnya


dan menatap langit-langit jejak taka pergi


" hmm.. pemandian air panas ya.. bagus itu"


ucap yuki dan membayangkan dirinya sedang berendam di kolam air panas


" benar! bagaimana kalau kita semua pergi ke pemandian air panas yang ada penginapannya... sekalian kita nginap malam ini.. " ucap yuki yang bersemangat


" pemandian air panas? aku sudah sangat lama tidak kesana.. terakhir kali aku pergi ke kesana bersama nenek dan yayoi.. " ucap himeko


" aku juga ingin berendam air panas!.. " ujar kaede yang telah bersemangat


sesaat terbuka sebuah portal di hadapan yuki dan terlihat dua orang keluar dari portal itu dan kedua orang itu adalah saki dan tristan


" ah.. yuki-san dan semuanya.. " saki


" taka no imouto? kalian berdua benar-benar kakak adik ya.. kalian sangat mirip.. " ucap yuki


" hmm.. apa maksudmu? " Ucap saki dengan polosnya


" tidak lupakan saja.. dari pada itu.. taka no imouto maukah kau bergabung dengan kami ke pemandian air panas, tentu saja tristan juga ikut.." ucap yuki dengan bersemangat


" pemandian air panas? boleh saja sih.. tapi yakin tidak mengajak onii-chan.. " ucap saki


" lupakan saja taka.. saat ini dia sedang bersenang-senang seorang diri.. mungkin dia sekarang sedang melakukan hal ini dan itu.. " ucap yuki dengan seenaknya


" dasar bodoh.. onii-chan bukanlah tipe laki-laki seperti itu.. ya wajar saja lah.. namanya juga suami istri hal seperti wajar, ayah dan ibu saja akhir-akhir ini selalu bermesra-mesraan secara sembunyi-sembunyi.. tapi sepertinya tidak lama lagi aku akan memiliki seorang adik.. " ucap saki yang blak-blakan mengatakannya

__ADS_1


" hmm.. ya sudahlah ikut atau tidak.. " Yuki


" iya aku ikut tristan juga kan? "


" oke.. jika pemandian air panas aku suka itu.." ucap tristan yang juga bersemangat


" lalu apa kelompok yuri-san dan tifa-chan di ajak.." ucap saki


" benar juga!.. tifa-san saat ini pasti sedang murung.. yosh! pertama kita susul megumi dan yang lainnya terlebih dahulu lalu tifa-san dan setelah itu kita akan melesat terbang menuju pemandian air panas " ucap yuki dan langsung berlari mencari kelompok yuri


" tunggu!.. yuki tidak perlu berlari seperti itu!.. " teriak tristan


" ah-ha.. percuma saja dia tidak mend mmengarmu.. " ucap saki


" ya kau benar.. kita ikuti yuki.. sepertinya ada hal yang sedang dia rencanakan.. " ucap tristan


tristan dan yang lainnya langsung bergegas menyusul yuki yang berlari begitu cepat dan mereka menyusul yuki dengan kecepatan rata-rata manusia normal


terlihat yuri dan kelompok sedang berada disebuah kedai es kopi dan mereka bertiga duduk dikursi sambil meminum kopi es nya


" ini... yayoi-chan megumi-chan.. " ucap yuri memberikan 2 gelas kopi es pada mereka berdua


" ah.. terima kasih.. " ucap mereka berdua dengan malu-malu dan menerima kopi es dari yuri


" tidak usah dipikirkan.. minumlah.. " yuri


" ano yuri-san, bolehkah aku bertanya sesuatu? " ucap yayoi


" hmm.. apa itu? katakan saja.."


" pertemuanku dengan taka? hmm benar juga ya.. dari mana ya aku mulai, benar! waktu itu saat usiaku 4 tahun saat itu menemukan seorang anak laki-laki terbawa arus sungai dan kondisi anak itu sangatlah buruk, dipunggung anak itu terdapat luka bakar yang begitu serius dan anak itu tidak sadarkan diri saat itu " yuri


" aku, itsuki, dai dan ai kami berempat membawanya ke desa kami untuk diobati lukanya.. dan saat anak itu terbangun ia penuh dengan perban yang membungkus tubuhnya "


" anak itu tidak percaya dengan siapapun dan sangat berhati-hati dengan kami saat itu.. dia terlihat ketakutan dan rapuh.." Yuri


" dan jangan bilang anak itu?! " megumi


" benar anak itu adalah taka.. dan setelah itu kami berlima selalu bersama sampai saat itu terjadi.. " ucap yuri


" apa yang terjadi saat itu? " yayoi


yuki berlari begitu kencang hingga menimbulkan hembusan angin yang begitu kencang yang membuat disekitarnya terkena hembusan angin itu


" yuuriiii!!..... " Teriak yuki dengan berlari ke arah Yuri


" eh?! yuki-san... ada apa sampai berlari seperti itu.." ucap yuri yang tersenyum pahit


" yuri, wakil ketua, megumi-chan.. ikutlah denganku ke pemandian air panas!.. " teriak yuki yang begitu bersemangat dan berteriak kencang


" eh? pemandian air panas.. memangnya ada apa disana.. " ucap yuri


" kami semua telah memutuskan akan pergi ke pemandian air panas yang ada penginapannya.. kita sekalian menginap semalam bersama dengan yang lain.. ah, tentu saja laki-laki dan perempuan berbeda kamar.. tidak apa-apa aku tidak berniat untuk mengintip kok.." ucap yuki

__ADS_1


" ternyata begitu.. baiklah jika yang lain juga setuju aku juga akan ikut.. kalian berdua bagaimana? "


" boleh saja.. aku sih tidak keberatan.. bagaimana megumi.. " yayoi


" eh?! pemandian air panas! ta-tapi.. " megumi


" sudahlah ayo megumi-chan.. sayang sekali jika kau tidak ikut.. semuanya ikut!.. " ucap yuki dengan bersemangat


" kalau begitu aku tunggu di gerbang ko sekolah ya.. sampai nanti.. " ucap yuki dan langsung berlari meninggalkan mereka bertiga


yuki bergegas menuju ke tempat tifa berada dan tidak jauh dari tempat ini terdapat tifa yang sedang jongkok ditepi bangku dan ia


terlihat begitu frustasi dan kecewa


diatas kepala terdapat awan hitam yang mengeluarkan aura negatif dari nya tifa begitu frustasi hingga selalu berkata negatif


yuki terdiam melihat tifa dari jarak yang dekat dan disusul dengan kelompok saki, yuri, dan kaede mereka semua berdiri menatap tifa di dekat yuki


" dia itu kenapa? " Ujar tristan


" entahlah.." yuki


" hehe.. semuanya sudah berakhir, aku lagi-lagi kalah.. aku gagal mendapatkannya, lebih baik aku tidak bertemu dengannya lagi.. " tifa


" semuanya sudah berakhir.. hehehe.. lagi-lagi aku dicampakkan.. aku ini memang tidak berarti.. selamat tinggal dunia ini.. " ucap tifa


" selamat tinggal taka!!....."


tifa yang akan melakukan hirakiri dengan mengenakan pisau yang akan ditusukan ke tubuhnya


" tunggu sebentar!.. dasar tifa-san ini.. kau tidak boleh berfikir negatif seperti itu.. " yuki langsung menghentikan tifa dan mencegahnya dari niatan negatif


" yuki... hiks.. taka, taka nya.. lagi-lagi meninggalkan aku sendiri.." tifa


" taka? oh.. begitu ternyata, ayolah semangat.. tifa-san masih mempunyai kesempatan kok.. karena itu jangan menyerah.. " yuki


" benar! orang sialan itu sesuatu hari aku pasti akan menaklukkan hatinya!.. tunggu saja Taka!!!!... " Teriak tifa yang begitu bersemangat


disesuatu tempat pemandian air panas terlihat taka yang sedang berada didepan kasir penjaga pemandian air panas dan tiba-tiba dari belakang terasa angin yang menusuk dari belakang


" huu!!.. kok tiba-tiba jadi merinding begini.." ucap taka yang mengigil dan tiba-tiba merinding


" mungkin hanya perasaanmu saja.. ini bibi.." ucap aoi memberitahu uang pada pemilik pemandian air panas


" terima kasih.. selamat menikmati.. " ujarnya


" semoga saja begitu..." Taka


To Be Continued


The Next Chapter....


Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain Chapter 0

__ADS_1


Segera!!..


__ADS_2