Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S2 Chapter 59: Lorong Jalan Masuk


__ADS_3

Kini taka telah bersiap-siap dan aoi dengan tristan mengambil pedangnya ditoko pandai besi


" tristan aku serahkan dia padamu.. tahanlah sebentar saja dia memang keras kepala tapi dia orang yang gampang diajak bicara kok " ucap taka


" iya.. akan ku usahakan " ucap tristan


Mereka bertiga berpisah aoi dan tristan pergi bersama sedang taka berada didepan rumah menuggu datangnya yuri


" maaf menunggu lama.. " teriak yuri dari kejauhan


ia menutupi wajahnya dengan syal merah dan memakai dress berwarna putih lengan pendek


" yuri?.. kenapa kau menutupi wajahmu dengan syal?.. " ucap taka bingung menatap yuri


" ahahaha.. itu karena aku kabur dari pekerjaanku dan menyamar agar tidak ketahuan.. soalnya aku sudah lama menantikan ini terjadi" ucap yuri dan tersenyum


" yuri.. bisakah kau mengembalikan syal itu padaku?.. " ucap Taka


" eh!?.. bukankah kau memberikan ini untukku kenapa kau ingin ambil kembali? " Ucapnya


" aku tidak memberikan tapi meminjamkannya, syal itu sudah menjadi bagian dari diriku karena itu aku perlu syal itu untuk menjadi diriku seperti


sebelumnya " Taka


" hmmp.. ya sudahlah ini ambillah.. " yuri mengembalikan syalnya ke taka dengan kecewa taka pun menerimanya dan menaruhnya dilehernya


" oi oi.. ngambek begitu.. ayo lah kita berangkat, Gate! " Ucapnya

__ADS_1


Lingkaran Portal muncul dihadapan mereka berdua yuri tersengat melihat nya


" taka ini benda apa? apa kita akan masuk ke dalamnya? " ucap yuri menatap wajah taka


" tentu saja.. dengan mengunakan ini kita akan sampai dalam sekejap tahu.. " Taka


taka dengan yuri masuk kedalam portal itu dan dalam sekejap mata mereka sudah sampai


mereka berdua berada ditengah-tengah hutan yang sudah tidak terlihat pohon yang berdiri kokoh semuanya sudah tidak tumbuh dan tanahnya agak kehitaman


" apa ini hutan itu?.. semuanya sudah berubah.. tidak ada 1 pohon pun yang berdiri kokoh semuanya sudah hancur tanah ini sudah menjadi tanah mati.. " ucap yuri menutup mulutnya dan seketika meneteskan air mata


" tempat ini sudah tidak sama lagi seperti dulu.. hisk.. " ucapnya


" mau bagaimana lagi.. itu sudah menjadi takdir.. " Taka mencoba menghibur Yuri


Mereka berdua terus berjalan melewati hutan dan mereka berdua pun sampai didesa yang sudah menjadi debu-debu hitam desa sudah hangus terbakar 10 tahun yang lalu


Ke itsuki dan yang lainnya mereka berdua menganggap itsuki dan yang lainnya sudah meninggal pada kejadian itu


" itsuki.. Dai.. Ai-chan.. semoga kalian baik-baik disana.. " ucap yuri


# ditempat aoi berada #


aoi dan tristan sudah mengambil pedang nya kembali dan aoi membuka portal gate dan mereka berdua pergi ke kota lakra


mereka berdua berjalan ke rumah taka

__ADS_1


mereka tidak menyadari bahaya sedang berada didekat mereka


" pertama-pertama aku berikan kue ini pada tifa dahulu" ucap aoi dengan tersenyum


ia membawa kue untuk tifa dan juga Aoi membawa beberapa bahan-bahan kue ulang tahun


" hehe aku harap saat taka kembali dia akan senang dengan semua ini.. " ucap aoi


" oi.. ada apa? tidak biasanya kau bersikap seperti itu? " Ucap tristan


" sebenarnya.. hari ini taka berulang tahun..


ibunya yang memberitahu.. kemungkinan tifa juga tahu tentang hal ini.. " Aoi


" hmm.. jadi begitu, tifa siapa dia.. " tristan


" ah.. tifa itu teman masa kecil taka dia orang yang selalu bersama taka sejak dahulu.. " ucapnya


# disebuah tempat yang tidak jauh #


mereka berdua sudah sampai di gunung itu mereka telah berhasil melewati bukit dengan mudah dan kini dihadapan mereka tepat gunung itu berada


" tidak salah lagi dibalik gunung ini terletak kristal itu berada.. " ucap laki-laki bertopeng dengan tatapan serius


" kita cari jalan masuk untuk masuk ke dalamnya.. " ucap perempuan bertopeng


mereka berdua berjalan memutari gunung itu dan dari sebuah sisi terlihat sebuah lorong jalan masuk ke dalam gunung

__ADS_1


pintunya terbuat dari batu dan terlihat obor yang menyala berada di atas sisi kanan pintu


" baiklah cepat kita masuk!.. " ucap laki laki bertopeng itu


__ADS_2