
himeko melirik ke arah taka dan melihatnya dengan tersenyum manis dan wajahnya sedikit memerah
' kenapa dia ada disini?!!.. dan juga kenapa dia bisa masuk ke kelas ini!.. ini pasti ulah orang sialan itu!... ' pikir taka
" kalau begitu.. ishida-san silakan kamu duduk didepan kursi taka-kun yang berambut putih itu.. " ucap pak guru
" iya baik sensei.. " ucap himeko
himeko berjalan ke belakang dan duduk kursi kosong di depan taka dia pun duduk dan tersenyum dengan manisnya. taka membuang wajahnya kebelakang dan tidak melihatnya
" taka-kun.. mulai sekarang mohon kerjasamanya.. " ucap himeko
" hmm? taka kau mengenalnya? " ujar yuki
" t-tidak.. aku tidak mengenalnya.. " ucap taka dengan berkeringat dingin dan wajahnya pucat
" benarkah? tapi kenapa wajahmu pucat?!..
jangan bilang!.. " ucap yuki yang mencurigai taka
" tidak i-i-itu.. hanya perasaanmu saja.. " ucap taka dengan gugup
" apa benar? kau tidak seperti biasanya.. dulukan kau..aku datang kesini untuk menghentikan perang ini!.. pilihlah jika kalian ingin mati disini ditanganku.. atau berhenti!.. " ucap yuki
dia yang meniru perkataan taka pada saat menghentikan perang kingdom gale dengan Kekaisaran veil sebelumnya
taka meremas wajah yuki dengan kencang dan menekannya
" hentikan!!.. jangan meniru perkataanku.." ucap taka dengan kesal
" iya.. maafkan aku.. " yuki
sesaat kemudian pelajaran dimulai taka dan yang lainnya mulai menulis pelajaran yang diberikan oleh guru
setelah beberapa pelajaran selesai jam istirahat pun berbunyi yang menandakan jam istirahat telah tiba
taka berada di kursi nya dengan tiduran di mejanya himeko terus melirik sambil memegang sebuah bekal makanan di tangannya. dia seakan ingin mengajak taka untuk makan bersamanya
namun dia tidak dapat melakukan itu karena malu dan hanya melirik-lirik saja. sesaat kaede mendekati taka sambil membawa bekal di tangannya
" taka-kun.. apakah kamu mau makan bersamaku.. " ucap kaede yang wajahnya memerah dan menutupi wajahnya dengan kotak bekal
semua laki-laki dan perempuan dikelas mendatangi tempat duduk kaede dan berbicara dengannya
" hei hei.. ishida-san.. sebelumnya kamu tinggal dimana " ucap salah satu perempuan
" ishida-san.. makanan favoritmu apa? " ucap salah satu laki-laki
mereka mendekati himeko untuk berkenalan dengan nya dan menjadikannya teman mereka. di tempat himeko dipenuhi kerumunan
" fujihara ya.. terima kasih.. aku memang sedang lapar.. boleh aku meminta bekalmu sedikit saja " taka mengangkat wajahnya dan terlihat wajahnya pucat dan mengering
" a-ada apa yang terjadi padamu?!.. " ucap kaede dengan nada tinggi
" aku lupa membawa bekalku.. karena itulah perut lapar.. fujihara kaeda-sama maukah kau berbagi bekalmu kepadaku? " ucap taka
__ADS_1
mendengar itu membuat kaede senang dengan hal itu dan dia mengarahkan bekal ke taka dengan wajah yang palingkan ke samping dan telinganya memerah seperti apel
" ma-mau bagaimana lagi.. kalau kau memaksanya aku tidak bisa membiarkanmu mati kelaparan.. ini terimalah bekalku.. " ucap fujihara
" ya.. bukan berarti aku membuatkan ini untukmu!.. aku hanya membuat kebanyakan
benar.. dari pada tidak ada yang makan
aku berikan ke kamu saja " kaede sifat tsundere nya keluar
dengan senang taka langsung mengengam kedua tangannya sambil tersenyum riang gembira
" terima kasih fujihara.. kamu adalah penyelamat hidupku.. aku akan membalas kebaikanmu ini nanti kaede.. " taka
' ka-kaede?! dia barusan memanggil namaku.. tidak! senangnya.. dia memanggil nama depanku nama depanku.. " pikir Kaede
melihat taka yang sudah diberikan bekal membuat himeko menjadi frustasi dan berjalan meninggalkan kelas dengan perasaan kecewa
" ishida-san.. bergabunglah bersama kami..
yuki kau juga.. " ucap taka
" eh? memang boleh? " ucap himeko
" itu benar.. lebih menyenangkan jika bersama-sama.. ishida-san ayolah makan bersama kami.. " ucap kaede tersenyum riang
" ka-kalau begitu.. aku ikut.. " ucap kaede yang tersenyum manis
" aku juga ikut.. permisi.. " ucap yuki
" woh.. karage dan juga telur dadar.. ini pasti enak.. selamat makan.. " taka
dia langsung memakannya dengan lahap yuki mengambil karage milik taka secara diam-diam dan memakannya
" oi!.. yuki jangan mengambil karageku!.. " ucap taka yang marah
" bagi aku sedikit saja kenapa sih!.. " ucap yuki
"tidak boleh ini milikku!.. " taka
mereka berdua bertengkar karena merebutkan makanan taka dengan yuki berebutan karage dan justru mereka berkelahi
" sudah-sudah jangan bertengkar lagi.. ini aku beri bagian yuki-kun dan itu untuk taka-kun.. " ucap kaede yang memberi karagenya pada yuki
" ano.. taka-kun jika mau kamu boleh mengambil karageku.. " ucap himeko dengan malu-malu
" oh.. benarkah.. terima-kasih ishida-san.. aku suka sekali dengan karage terutama yang pedas.. ' ucap taka
seketika sekelompok murid membuka pintu kelas dengan kasar. kehadiran membuat satu kelas ketakutan karena nya dan mendatangi tempat taka berada
seseorang laki-laki yang paling depan dia memiliki rambut berwarna hitam dengan bermata biru dia memiliki wajah yang cukup sangar dan sedikit tampan
" siapa kau.. " ucap taka
" apa benar kau orang yang bernama taka dan yuki.. aku sato akemi.. aku salah satu anggota osis, ketua osis memintamu untuk datang ke ruangan osis.. " ucap akemi
__ADS_1
" anggota osis? ada urusan apa sampai ketua osis memintaku untuk bertemu dengannya.. " Taka dengan tersenyum sombong dan sambil memakan bekalnya
" 9 penyihir genius.. ingin bertemu denganmu!.. dan beberapa penyihir genius itu adalah anggota osis.. " ucap akemi
" 9 penyihir genius?!.. aku menolak.. pergilah.. aku tidak tertarik pada mereka yang mengaku sebagai 9 penyihir genius.. " taka mengusir akemi dan bawahannya pergi
" aku juga menolak.. " yuki
sesaat setelah mendengar penolakan itu membuat akemi menyuruh salah satu anak buahnya
(Dump!)
salah satu bawahan akemi menendang wajah taka dengan sangat keras. himeko dan kaede sangat terkejut dengan perlakuannya
yuki hanya diam dan membiarkan taka ditendang dan tidak menghentikannya terlihat yuki begitu santai terhadap mereka
taka tidak terpengaruh dengan tendangan itu dan masih duduk di kursinya dan melanjutkan makannya
" ah-ah.. debunya jadi masuk kedalam makanan.. "
taka menghiraukannya dan lanjutkan makannya. akemi sangat kesal dengan itu dan dia menendang meja yang berisi bekal bekal di atasnya
(klontrang!!)
meja taka jatuh bersama dengan bekal-bekal yang ikut jatuh dan makanan tersebar acak-acakan di tanah
" orang ini benar-benar membuatku kesal!.." ucap akemi bertingkah sombong
taka turun dan memumuti makanan yang sudah berada di tanah dan menaruhnya kembali ke kotak bekalnya
" kau membuatku ingin muntah!.. menjijikan sekali memumut makanan yang sudah jatuh itu benar-benar menjijikan!.. " akemi
taka tidak memperdulikan perkataan akemi dan terus memumuti makanan
" taka-kun.. sudahlah.. itu sudah tidak layak untuk dimakan.. " ucap kaede yang mencoba menghentikan taka
" fujihara.. aku tahu kau pasti membuatnya dengan bersusah payah hanya untuk ku.. aku sangat menghargai kebaikanmu.. bekalmu sangat enak.. aku menyukainya karena itu akan sia-sia jika itu tidak dimakan.. " ucap taka dengan tersenyum
taka melakukan itu semua untuk menghargai kebaikan dan keperdulian kaede terhadapnya.
saat taka membentangkan tangannya seketika tubuh kaede bercahaya dan saat itu juga tangan taka juga bercahaya seakan mereka berdua saling terhubung satu sama lain
dan setelah itu cahaya itu meredup dan lenyap. kaede melihat hal tersebut membuatnya tidak dapat berkata-kata
" tadi itu apa? " ujar kaede
" hmm.. jadi begitu saat emosi dan perasaan terhubung dia dapat meresponku dengan bercahaya terang.. asalkan aku dekat dengannya aku bisa menggunakannya begitu?.. " gumam taka
" reapain time!.. "
taka memetikkan jarinya dan seketika tangannya bercahaya dan juga dengan kaede yang juga bercahaya sesaat kemudian bekal-bekal itu terulang kembali sebelum jatuh dan masih tertata rapi di dalam kotaknya
" syukurlah.. aku masih bisa mengunakan artefak ruang dimensi dan waktu.. " ucap taka tersenyum
To Be Continued
__ADS_1
The Next Chapter...