
Sesaat taka terdiam melihat aoi yang berada didepan hadapan. aoi membuka matanya dan begitu terkejut dengan orang yang datang adalah taka
" taka? " aoi
" apa benar itu kau aoi? " Ucap taka yang penasaran
sesaat dengan hadirnya aoi yang ada didepannya membuat taka tidak dapat menahan rindunya dan langsung memeluk aoi dengan erat
" eh? ada apa taka kenapa kau tiba-tiba? " ucap aoi yang kebingungan dengan tingkah taka
" aoi biarkan aku memelukmu sebentar saja.. aku mohon.. " ucap taka dengan nada rendah
" ta-tapi ini agak memalukan!.. " ucap aoi yang panik dan wajahnya mulai memerah
" maaf tapi biarkan tetap seperti ini untuk sejenak.. aoi aku bersyukur bisa bertemu denganmu lagi.. aku benar-benar bersyukur bisa denganmu lagi.. " ucap taka yang menagis haru
" taka.. aku juga sangat senang bisa bersama taka lagi.. kau tahu taka aku sudah tahu kau pasti akan datang menemuiku.. karena itulah aku selalu menunggumu.. " ucap aoi yang juga menagis
aoi memeluk taka dengan erat mereka berdua saling memeluk satu sama lain dengan begitu erat dan penuh kehangatan
" hup!.. "
taka langsung mencium aoi secara tiba-tiba yang membuat aoi terkejut karenanya dan juga menciumnya balik
mereka berciuman dengan mesra dan melepaskan rasa rindu yang lama telah mereka tahan
taka melepaskan bibirnya dari bibir aoi dan mereka berdua saling menatap dengan tersenyum satu sama lain
" aoi aku sangat merindukanmu.. " ucap taka dengan tersenyum bahagia
" aku juga merindukanmu taka.. sangat menyukaimu.. " aoi
" aoi.. aku tidak dapat menahannya lagi!.. bolehkah aku melakukan itu.. " ucap taka
" eh?! ditempat seperti ini?!.. setidaknya di dalam saja.. " ucap aoi yang wajahnya memerah
mereka berdua pergi ke dalam dan melakukan hubungan intim yang biasa dilakukan sepasang suami istri
__ADS_1
setelah melakukan hal itu taka dan aoi tidur di tempat tidur yang sama dengan perasaan yang lega
# keesokan harinya #
taka bersama dengan aoi terus bermesra-mesraan dan mulai bersiap untuk pergi bersama kembali seperti dulu
ia menceritakan semua hal yang terjadi setelah aoi terbunuh oleh yuki dan yang lain-lainnya
" hmm... jadi banyak hal yang terjadi saat aku tidak ada.. dan mereka bertiga juga ada disana.. yuki-kun juga ada disana ya.. " ucap Aoi
" ya.. sekarang mereka bertiga sudah menua dan sedangkan yuki ia berubah menjadi baik entah bagaimana dia jatuh cinta pada tifa kau tahu.. " ucap taka dengan tersenyum riang
" begitu ya.. aku terkirim 50 tahun lebih cepat dari taka dan sebab itulah taka datang untuk membawaku begitu..." Aoi
" benar.. habisnya aku tidak dapat hidup tanpa istriku yang sangat manis ini.. " ucap taka yang menggoda aoi
" duh.. jangan menggodaku dong!.. daripada itu bukankah lebih baik kita harus cepat pergi? " Aoi
" kau benar juga.. yosh berpengang denganku jangan sampai terlepas oke? " taka
" baik aku mengerti.. aku tidak akan melepaskanmu lagi.. " ucap aoi yang memeluk taka dengan erat
dan melewati banyak waktu dan setelah beberapa lama perjalanan mereka sampai di masa sekarang tahun 2034
# 28.1.2034 #
mereka berdua kembali ke masa sekarang dan terkirim di sekolah dan terlihat yuki tifa dan yang lainnya memberikan mereka kejutan
" selamat kembali... " Ucap mereka semua dengan tersenyum riang dan menembakkan hamburan kertas berwarna-warni
" uwah!!.. ada apa ini!.. " teriak mereka berdua yang begitu terkejut dengan munculnya mereka
" wah!.. ternyata benar yang taka katakan kalian bertiga sudah bertambah tua.. " ucap Aoi yang terkagum-kagum melihatnya
" tunggu sebentar.. dia bilang kita sudah tua?!.. " ucap tifa
(Buk!)
__ADS_1
tifa dan yuri memukul perut taka dengan sangat kencang yang membuatnya terjatuh tumbang karenanya
" dasar sialan apa yang sudah kau ceritakan padanya? aku tidak tua aku hanya tumbuh.." ucap tifa dengan tersenyum dengan munculnya aura mengerikan dari dirinya
" hehe... ternyata tifa dan yuri masih sama seperti dulu.. " ucap aoi dengan ramah
" tentu saja dong.. dan juga bukan berarti kau sudah kembali aku sudah menyerah untuk mendapatkan taka!.. " ucap tifa dengan bangganya
" hmm? apa kau yakin mengatakan itu?! tapi buktinya kau selalu gagal mendapatkannya " ucap aoi yang bertingkah sombong
" nnngh!.. mengesalkan sekali! aku masih belum kalah!.." ucap tifa yang kesal
" hmph! akui saja kekalahanmu!.. " aoi
mereka berdua menjadi bertengkar dikarenakan hal yang sepele mereka saling bersaing satu sama lain
" heh.. ahahaha... " mereka berdua yang tadinya bertengkar menjadi tertawa bersama dengan begitu dekat
" tifa kau masih sama seperti waktu itu dan tidak pernah berubah sama sekali.. " aoi
" kau juga Aoi.. tidak pernah berubah.. " tifa
" aku juga sampai saat ini tidak dapat mengerti pikiran kalian!.. " ucap taka yang mengeluh karenanya
" tristan, yuri lama tidak bertemu.. kalian terlihat baik-baik saja.. " ucap Aoi dengan tersenyum ramah
" seharusnya aku yang bilang begitu dasar ninja angin!.. " ucap tristan
" syukurlah kau dapat menemukannya kembali.. " ucap taka dewasa
" eto? kau sangat mirip dengan taka? ah jadi kamu taka yang dari masa depan itu ya.. " ucap aoi dan mengengam tangannya
" ekh! ya begitulah.. " ucap taka dewasa dengan malu-malu
" baiklah ini waktunya aku pamit.. aku akan kembali ke masaku dan kalian hargailah waktu sebab itu tidak akan tergantikan oleh apapun.. " ujar taka dewasa
" terima kasih aoi telah hadir didalam diriku.." gumam taka dewasa dan tersenyum senang melihat aoi didepannya
__ADS_1
ia pergi bersama megumi kembali ke masa depan dan menghilang begitu saja dari hadapan mereka dan pergi untuk selama-lamanya dan tidak akan pernah kembali lagi