Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S2 Chapter 35: Perlakuan Buruk Terhadap Taka Kecil


__ADS_3

[ peringatan isi cerita ini berisi kekerasan dan pembunuhan dan banyak adegan sadis atau Gore rasisme radikalisme dan yang lain lain di dalamnya disarankan yang tidak sanggup dengan konten seperti ini thor sarankan jangan di baca ini dan harus di atas 17+


cerita ini cukup dark ]


# 10 tahun yang lalu #


beberapa hari telah berlalu sejak insiden


terbunuhnya ayah taka dan hancurnya rumah taka ibu Taka ia itu risa pergi bersama adik Taka saki melarikan diri dari kota lakra namun Taka masih berada di lakra


taka kehilangan semua ingatanya dan keluarganya ia sekarang seorang diri


dan hidup sebatang kara


ayah tifa memberikan rumah untuk taka dan rumah untuk tempat tinggal taka.


sekarang taka bersama ayah tifa dirumahnya taka dengan pakaiannya yang compang-camping dan kotor badannya


" mulai hari ini kau akan tinggal disini sendiri.. jika kau butuh apa-apa pergilah ke rumahku mengerti.. " ayah tifa yang masih muda


taka tidak menjawab pertanyaan ayah tifa dan diam ayah tifa yang merasa di cuekin


sedikit bingung dengan tingkah laku taka yang tidak bicara sepatah katapun


" hei apa kau mendengarkan ucapanku tadi? " ayah tifa


" Itu... kau siapa apa kau mengenalku?


dan aku ini siapa? " Taka kecil


# Taka 5 tahun #


ayah tifa semakin kebingungan dengan taka dan berbicara dengan nada rendah


" hei.. apa jangan-jangan kau tidak mengingat apa-apa!? jangan bilang kau hilang ingatan? yang benar saja!?


apa kau tidak bisa mengingat siapa dirimu sendiri!? " Ayah tifa sedikit panik


" tidak.. aku tidak tahu sama sekali " Taka


" eh! yang benar saja!? begini nak..


namamu itu Taka kalau tidak salah umurmu

__ADS_1


5 tahun, mengerti? " ayah tifa


" taka? jadi itu namaku? " Taka


" iya itu benar.. baiklah sekarang aku harus pulang.. jika kau butuh sesuatu datang saja ke rumahku oke? " ayah tifa


ayah tifa keluar dan pergi ke kediaman keluarga nya saat ayah tifa keluar tiba-tiba perut taka berbunyi


* Krukk!! *


" ah! perutku sudah bunyi.. aku lapar sekali..


apa ada yang bisa untuk di makan disini.. " Taka


taka berkeliling rumah dan mencari makanan atau bahan makanan namun tidak ada satupun makanan yang tersedia di rumah


" tidak ada.. satupun tidak ada! " Taka


suasana menjadi suram disekitar


" bagaimana ini apa yang harus aku lakukan? oh iya. aku coba pergi ke kota dahulu, semoga saja ada yang bisa aku makan " gumam Taka


Taka merogoh kantong dan mencari uang di pakaiannya namun tidak ada 1 koin pun


" tidak ada! aku tidak mempunyai uang!? " Taka


Taka begitu panik setelah mengetahui ia tidak memiliki uang dan makanan


" sekarang sebaiknya aku ke kota saja lah.. " gumam Taka


taka pergi ke kota dengan pakaian compang-camping dan tubuh yang kotor


taka berjalan ditengah keramaian kota


orang orang di kota menatap taka dengan tatapan sinis dan penuh kebencian orang orang itu berbicara satu sama lain membicarakan Taka


" hei apa kau tahu tentang bocah itu?


kabarnya hanya dia yang selamat dari insiden yang menipah keluarganya.. terlebih buruknya lagi ayahnya atau orang yang sudah seperti pahlawan di kota ini terbunuh karena dia " bicara ibu-ibu


" iya kau benar.. lihatlah penampilannya..


kotor sekali dan menjijikkan! ih.. kenapa anak seperti dia yang selamat seharusnya lebih baik dia ikut hangus dalam itu " ibu-ibu yang lain

__ADS_1


Bukan hanya kedua orang itu saja orang lainnya membicarakan kejelekan taka dan menghina dan merendahkan taka


mereka menyalahkan Taka atas yang menimpah orang yang sudah seperti pahlawan bagi kota lakra mati karena taka


Mereka menaruh kebencian terhadap taka


Semua orang dikota menyalahkan Taka seolah-olah mereka korban dan taka pelaku


insiden itu terjadi


taka mendengar semua hinaan orang-orang dan berusaha diam dan mengabaikan ucapan orang-orang itu


" apa-apaan mereka itu! kenapa mereka bicara seperti itu! bahkan aku saja tidak tahu siapa diriku sendiri.. aku tidak mengingat apa-apa, padahal aku tidak pernah berbuat jahat pada mereka tapi kenapa mereka seperti ini.. sebenarnya apa yang sudah aku lakukan hingga membuat mereka membenciku?! " Gumam Taka penuh tekanan


sekelompok anak laki-laki yang lebih tua dari Taka melemparkan taka dengan tomat hingga mengenai wajah dan rambutnya


" hei! monster apa yang kau lakukan datang kesini.. uwah!! busuk sekali kau ini.. ahaha!


dasar gembel apa kau tidak pernah mandi


ahahaha... " anak laki-laki pembully


orang orang dewasa yang melihat itu hanya diam dan justru senang melihat taka yang dibully oleh anak-anak itu orang orang itu terlihat menikmati taka yang di bully


taka mengambil tomat yang ada di wajah dan kepalanya lalu taka memakan tomat itu


" emm.. tomat ini cukup enak.. terima kasih


tomat yang kau berikan lezat kok " taka justru membalas dengan senyuman


orang-orang kebingungan dengan sikap taka yang tidak sesuai keinginan mereka dan juga termasud anak-anak itu


" apa-apaan kau ini! dasar monster.. " pembully


setelah itu anak-anak itu melemparkan batu ke taka


taka menerima batu yang mengenai tubuh dan menerima luka atas batu yang dilemparkan oleh mereka


tubuh kecil taka berdarah dan lebam


taka tidak membalas perbuatan mereka dan berjalan dengan menerima semua batu yang dilemparkan ke dirinya


walaupun taka penuh luka dan darah taka tidak membalasnya dan hanya membiarkan hingga mereka sendiri puas

__ADS_1


Bersambung....


__ADS_2