Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S3 Chapter 3: Pertemuan Tidak Disangka Taka dan Yuki


__ADS_3

pada sore harinya setelah sepulang murid-murid taka dibebaskan dari hukuman kepala sekolah dia masih berada di tengah-tengah sekolah dan banyak orang-orang yang melewatinya untuk pulang ke rumah mereka masing-masing


" hah!.. kenapa aku harus mengalami kejadian seperti ini?! " Keluh taka


kepala sekolah mendatanginya seorang diri


taka terlihat masih kesal karena hukuman yang diberikan olehnya


" bagaimana.. apa sudah menyesal? " ucapnya dengan tersenyum


" ini sudah selesai kan.. kalau begitu aku pulang dulu.. " ucap taka


" pulang kemana?.. " ucapnya.


seketika taka yang tadinya ingin pergi dari sesaat dia berhenti setelah mendengar kebenaran pahit ia itu dirinya tidak punya tempat tinggal


" sudahlah ikut denganku.. lagipula kau tidak mempunyai tempat tinggal kan?! kalau begitu ikut aku.. " ucapnya


seketika sebuah mobil mewah muncul didepan gerbang dan dua orang berjas hitam dengan tubuh yang sangat besar keluar dari dalam mobil dan memberi jalan untuk kepala sekolah


" kelihatannya mobilnya sudah datang.. ayo ikut denganku.. " ujarnya


" baiklah-baiklah!.. aku hanya perlu ikut bersamamu kan.. " taka akhirnya luluh dengan kepala sekolah dan menuruti ucapannya


taka dan kepala sekolah naik ke mobil dan pergi meninggalkan sekolah mobil berjalan ke sebuah rumah besar yang bertingkat-tingkat dan super kaya


dia sangat terkejut setelah melihat rumah itu hingga tidak dapat berkata-kata mobil masuk ke dalam gerbang dan masuk ke kawasan rumah besar itu


seketika mobil dan kepala sekolah turun dari mobil dia pun ikut turun dan rumahnya memiliki taman yang luas dan indah


" paman.. gedung besar apa ini? " Ucap taka yang tercengang melihatnya


" ini rumahku.. walaupun tidak cukup besar tapi aku yakin kau akan nyaman tinggal disini.. " ucapnya sambil tersenyum


" tidak cukup besar katamu?!.. ini bukan besar lagi tapi super kaya dan besar!!.. " teriak taka


" apa yang kau tunggu.. ayo kita masuk.. "


mereka berdua berjalan masuk ke dalam rumah seketika pintu itu terbuka dengan sendirinya tanpa disentuh


terlihat didalamnya terdapat pelayan-pelayan cantik yang menyambut kedatangan mereka berdua dan berbaris


" selamat datang tuan... " Ucap para pelayan secara bersamaan


" mulai hari ini.. anak ini akan tinggal disini.. bersikap baik lah.. padanya. " ujar kepala sekolah


taka berjalan mengikuti langkah kaki kepala sekolah yang berada didepan memimpinnya


mereka menaiki lift dan menuju ke lantai 5


sesampainya dilantai 5 kepala sekolah duduk di sofa empuk dan beristirahat disana


taka melihat-lihat kesekeliling rumah. ruangan terlihat sangat luas dan ada tv besar diberbagai tempat dan ase di mana-mana


namun taka merasa janggal dengan rumahnya yang terasa sangat sepi walaupun banyak pelayan-pelayan cantik terlihat kepala sekolah seperti sedang kesepian


" paman.. apa kau tinggal sendiri dirumah sebesar ini? " ucap taka yang penasaran

__ADS_1


" ya... begitu lah.. " ujarnya dengan santai


seorang pelayan datang sambil membawa kopi dan menaruhnya dihadapan kepala sekolah


" lalu dimana istri dan anakmu.. " taka


sesaat mendengar itu kepala sekolah yang tadinya ingin meminum kopi namun tidak jadi karena perkataan taka


" istriku meninggal saat melahirkan anakku lalu anakku meninggal beberapa tahun yang lalu.. " ucapnya


terlihat sebuah bingkai foto didekat sofa tempat kepala sekolah itu duduk sesaat wajah kepala sekolah menjadi murung karenanya dan difoto itu terdapat seorang gadis kecil yang sedang bermain dengan kepala sekolah gadis kecil itu adalah anaknya


" maaf.. aku tidak bermaksud.. kehilangan seseorang yang sangat dicintai itu sangat berat.. " ucap taka dan ikut duduk di sofa sebelahnya


" kau mengatakan itu seakan kau pernah mengalaminya? " ucap kepala sekolah tersenyum pahit


" aku mengerti seberapa sakitnya kehilangan orang yang dicinta.. aku sudah banyak melihat orang-orang yang berharga bagiku pergi satu persatu meninggalkanku " ucap taka


" kau.. ini benar-benar anak yang menarik..


melihatmu.. mengingatkan aku pada anakku yang sudah meninggal.. dia adalah anak yang ceria dan suka berteman.. " ucap kepala sekolah


mereka berdua mengobrol sampai malam hari membicarakan tentang keluarga kepala sekolah bersenang-senang hingga malam dan tanpa sadar mereka sudah tertidur di sofa


# 13.januari.2034 #


pagi hari pun tiba matahari bersinar terang dan hari sudahlah pagi. kepala sekolah terlihat sedang sarapan dan taka baru saja bangun dengan mata yang masih mengantuk


" aaahhh!... selamat pagi.. pagi-pagi begini kau sudah memasak ya aoi.. " ujar taka yang masih belum bangun


" selamat pagi.. aoi? siapa yang kau maksud? " ucap kepala sekolah


" ayo!.. cepatlah bangun lalu mandi dan sarapan.. waktunya sudah tidak banyak


lagi! " ucap kepala sekolah dengan tegas


" baik-baik!.. akan aku lakukan.. " ucap taka yang kesal karena sifat tegas kepala sekolah


setelahnya taka mandi dan memakai pakaian sekolah sma yang diberikan oleh kepala sekolah dan lalu mereka sarapan pagi dan langsung berangkat ke sekolah dengan mobil besarnya


" ingatlah.. kau tidak boleh kabur! dan jangan membuat masalah di sekolah!.. aku sudah membicarakan tentang kelas yang akan kau masuki.. " ucapnya


' cih!.. orang ini benar-benar menyebalkan!


kenapa dia bersikap seolah-olah dia adalah ayahku.. bahkan ibu saja tidak pernah melakukannya padaku!.. ' Pikirnya


" lalu kau akan masuk kelas 2-6 di lantai 3 mengerti.. " ucap kepala sekolah


setelah mereka sampai disekolah kepala sekolah mengantarkan taka ke dalam kelas yang akan dia masuki.


mereka masih berjalan di lorong lantai 3 yang menuju ke kelas 2-6 taka terus di berikan nasehat oleh kepala sekolah


" ingat.. ucapan tadi saat di mobil!.. jangan buat masalah dan jangan kabur!.. kalau tidak kau akan tahu akibatnya!!.. " ucapnya


tanpa disadari mereka sudah berada didepan kelas dan terlihat seorang ibu guru sedang berbicara didepan papan tulis yang terlihat seperti monitor dengan ukuran yang sangat besar


" baiklah.. anak-anak hari ini kita kedatangan murid baru.. silahkan masuk.. " ucap sensei

__ADS_1


taka dengan kepala sekolah masuk ke dalam kelas dan berdiri berdampingan dengan sensei nya taka memalingkan pandangannya ke arah samping dengan raut wajah kesal


" mulai.. hari ini.. dia menjadi murid disini.. berteman baiklah dengannya... " ucap kepala sekolah


semua orang yang didalam kelas begitu terkejut melihat taka bersamaan dengan kepala sekolah dan dikelas itu juga terdapat fujihara kaeda yang sedang duduk di kursi tengah


seorang siswi memberanikan diri untuk bertanya padanya


" anu.. maaf.. kalau aku boleh tanya? apa hubungan kepala sekolah dengan anak baru itu? " ucap siswi tersebut


melihat kepala sekolah yang fokus lihat ke depan membuat taka mengunakan kesempatan itu untuk kabur, taka perlahan-lahan melangkah keluar dan hampir menyentuh pintu


namun dia ketahuan oleh kepala sekolah dan menangkap bajunya. setelah tertangkap oleh kepala sekolah taka benar-benar ketakutan dan berserah diri terhadapnya


" kau mau pergi kemana!? " ucapnya


" a-aku hanya ingin ke toilet... " ucap taka sambil tersenyum pahit


" dengar ya!.. aku tidak mau tahu kau harus sekolah mengerti!.. " ujar kepala sekolah dan bersikap tegas terhadap taka


" aku menolak!.. aku tidak mau!.. aku benci sekolah!.. aku benci belajar.. lepaskan aku,


aku harus mencari cara untuk kembali ke duniaku!.. " teriak taka yang bertingkat laku seperti anak kecil


dan setelah itu kepala sekolah memukuli taka hingga babak-belur dan seketika dia menjadi diam dan tidak melawan lagi


" hmm.. bisa dibilang dia putra angkatku.. " ucapnya


" Heh!!... " teriak semua murid dikelas


mereka sangat terkejut dengan hal tersebut dan sangat tidak menyangka kepala sekolah mempunyai anak angkat


" tidak.. itu tidak benar!.. aku tidak pernah mau mempunyai orang tua seperti orang sialan ini!.. " ucap taka yang menolak mentah-mentah menjadi anak angkatnya


taka mulai menulis namanya di monitor yang berfungsi sebagai papan tulis namun ia menulis dengan bahasa dunianya yang mereka anggap tulisan kuno


semua murid dibuat semakin bertambah kebingungan dengan taka dan mereka tidak dapat membaca tulisan itu


" oi!.. apa yang kau tulis?! " Ujar kepala sekolah


" apalagi.. aku menulis namaku bukan apa kau tidak bisa melihatnya?! " ucap taka yang bersikap sombong


" dasar bodoh!.. tentu saja kau salah!.. kenapa kau menulis dalam bahasa kuno..


tentu saja tidak ada yang paham dengan tulisan itu.. " teriak kepala sekolah yang marah dan bernada tinggi


tiba-tiba seorang siswa bangun dari kursi nya dan siswa itu memiliki rambut hitam kecoklatan dengan wajah yang cukup tampan dan terlihat tidak asing


" tidak.. itu tidak benar.. aku bisa membacanya.. itu bertuliskan taka bukan? " Ucap siswa itu


taka sangat terkejut melihat siswa itu dan tatapannya menjadi tajam menatapnya


" kau kan?! bagaimana kau bisa ada disini?! yuki!!.. " teriak taka


dan ternyata siswa itu adalah yuki dia benar-benar terkejut dengan adanya yuki didunianya saat ini


" yo!.. lama tidak bertemu taka!.. " ucap yuki dengan tersenyum

__ADS_1


To Be Continued


The Next Chapter....


__ADS_2