
Setelah kejadian itu sekolah di datangi banyak reporter dan mewawancarai kepala sekolah untuk menjelaskannya semua insiden itu
dan terlihat diberita televisi foto taka ada didalam berita dan ia yang dinyatakan menghilang kini muncul kembali dengan kondisi yang tanpa luka
ia dimintai untuk diwawancarai namun taka menolaknya dan langsung meninggalkannya sekolah tetap berjalan seperti biasanya
# 21.1.2034 #
taka berjalan bersama dengan yuki dan kaede seperti biasanya dan seketika dari depan mereka muncul sebuah lingkaran portal
" hmph itu jangan-jangan?!.. " ujar taka
sesaat keluar 2 orang dari lingkaran portal dimensi itu dan kedua orang itu adalah taka dari masa depan bersama dengan megumi dewasa
" yo.. lama tidak bertemu.. " ucap taka dewasa dengan tersenyum ramah
" apa ternyata kau.. aku kira bidadari datang menghampiriku.. " ucap taka dengan datar
" hal itu tidak mungkin terjadi tahu! lagipula kenapa malaikat mencarimu apa kau ada masalah dengan mereka? "
" tidak ada.. oh iya kudengar kau kembali ke masa depan.. tapi bagaimana kau dapat kembali ke masa ini lagi? bukannya artefak dimasamu sudah tidak berfungsi lagi.. "
" ah.. soalnya itu, sebelumnya aku kesini mengunakan mesin waktu buatan megumi dan hanya dapat dipakai sekali saja.. dan aku sudah memperbaiki artefak dan sudah dapat berfungsi kembali.. " ucap taka dewasa
seketika saat mereka berbicara dari belakang mereka terdapat megumi yang sedang berjalan seorang diri dan berjalan menuju ke arah taka.
dengan menunjuk wajah cemberutnya ia menyapa taka dengan juteknya
" selamat pagi hentai.. " ucap megumi
dan pergi begitu saja mengabaikan
taka dengan kesal ia pitanya dan membuatnya berhenti berjalan
" sakit! apa sih yang kamu lakukan hentai!.." ucap megumi dengan juteknya
" seharusnya aku yang bilang begitu!.. apa-apa sikapmu itu pada orang yang sudah menolong hidupmu!.. " ujar taka yang kesal
" hah!! menolong?! siapa juga yang membutuhkan bantuan dari hentai sepertimu!.. "
" dasar kau tidak tahu berterima kasih!.. hah.. ya sudahlah terserah kau saja.. dan juga jangan panggil aku dengan sebutan itu
dasar gadis monyet.. " ucap taka dengan nada keras
" tidak mau!.. habisnya itu memang kenyataan kan?!.. dan juga jangan panggil aku begitu!.. aku punya nama kau tahu!.." ucap megumi dengan marah-marah
" aku menolak!.. "
" aku juga tidak mau!!.."
" aku sangat benci padamu!!.. " teriak keduanya dengan bersamaan
melihat mereka yang terus bertengkar membuat diri mereka yang dari masa depan hanya dapat tertawa malu melihat dirinya dimasa lalu selalu bertengkar
" fujihara ayo pergi.. " ucap yuki
" kau benar ayo..
yuki dengan kaede yang sudah bosan dengan itu meninggalkan mereka berdua dan terus berjalan ke sekolah dengan tatapan datar
" ahahaha? " tertawa keduanya dewasa
" sudah-sudah.. jangan bertengkar lagi.. benar! bukankah kalian ingin ke sekolah cepatlah atau nanti terlambat.. " ucap taka dewasa
" benar-benar.. lihatlah bel sudah berbunyi tuh.. " ucap megumi dewasa
" ah!!.. aku terlambat!.. ini semua salahmu!!.." teriak keduanya berlari bergegas ke sekolah
" sampai jumpa.. dan juga terima kasih nona cantik.. aku harap gadis monyet ini bisa meniru sifat lemah lembutmu itu dah.. " ucap taka dengan tertawa ringan
" oi! jadi maksudmu aku ini kasar?!.. " ucap megumi yang kesal
" tidak.. kau sangat manis saat tersenyum.." ucap taka dengan menujukan pesonanya
" ap-?! " teriak megumi yang panik dengan wajahnya yang memerah tersipu
" bohong!.. kau pikir aku serius mengatakan itu bodoh!.. " ucap taka dengan meledeknya
" dasar!!... " ucap megumi yang cemberut
__ADS_1
megumi yang kesal dengannya ia langsung marah dan mengejar taka sekuat tenaga namun ia tidak berhasil mengejar taka yang berlari sangat cepat dan jauh meninggalkan nya
mereka berdua tersenyum melihat dirinya saat remaja dan bercanda bersama
" rasanya aku kembali seperti dulu.." taka dewasa
" hmph.. ada apa suamiku? apa kau merindukan teman-teman perempuanmu itu? " ucap megumi dengan tersenyum riang
" bukan begitu.. hanya saja aku rindu pada masa-masa itu.. walaupun mereka sudah tidak ada.. tapi aku sekarang bahagia karena kau ada disampingku.." ucap taka dan mengengam tangan megumi
" hehe.. begitu, aku kira kamu menyesal telah menikah denganku.. " ucapnya yang berusaha untuk menggoda taka
" mana mungkin aku menyesal menikah dengan istri secantik dan semanis kamu ini.." ucap taka
taka mendekatkan wajahnya ke wajah megumi dan mereka menyentuh bibir mereka masing-masing dan mereka berciuman dengan mesra
yayoi yang kebetulan lewat sana seketika dikejutkan dengan taka dewasa yang sedang berciuman, wajahnya menjadi begitu merah dan begitu terkejut melihat mereka berciuman didepan umum
mereka berdua melepaskan ciumannya dan taka begitu terkejut sekaligus merinding dengan yayoi melihatnya
" ya-yayoi sejak kapan kau ada disitu? "
" ci-ciuman?!.. ti-ti-tidak senonoh! maafkan aku!!... " Teriak yayoi dan pergi melarikan diri dari taka dewasa
" Tunggu sebentar!.. kau salah paham!! " teriak taka
" ah-ha.. dia kabur.." megumi
' tadi itu taka? dia berciuman dengan wanita lain? jangan-jangan dia taka dari masa depan.. itu berarti bukan dia yang sekarang syukurlah.. ' pikirnya
" ah.. bagaimana ini!.. " gumam taka dewasa
taka dengan megumi sempat masuk dan tidak terlambat mereka pergi ke kelasnya masing-masing dan pelajaran pun dimulai
setelah pelajaran selesai mereka mengikuti pelajaran olahraga dan seluruh murid
" taka setelah ini pelajaran olahraga kau tahu? " yuki
" iya aku tahu kok.. tapi aku membenci olahraga. hah biarkan aku istirahat.. " ucap taka yang mengeluh
" jangan seperti itu.. olahraga itu baik untuk tubuhmu tahu!.. ayolah cepatlah pergi!.. ' ucap kaede yang ceria
" hah!.. iya-iya aku pergi dulu!.. " keluh taka
dan menggantinya dengan baju olahraga
disebelah ruangan itu terdapat ruangan ganti khusus perempuan dan terlihat kaede yayoi himeko megumi dan siswi-siswi yang lainnya sedang menganti pakaian mereka
tubuh mereka terlihat dengan sangat jelas yang memakai bra dan ****** *****
taka berjalan bersama yuki menuju ke ruangan ganti ia sedang mengobrol asik dengan yuki dan tidak sadar pada sekitar
" he... jadi kau memiliki wujud lain!.. kenapa kau tidak pernah menggunakan wujud itu saat bertarung denganku? " ucap yuki dengan tertawa kecil
" itu karena aku perlu waktu untuk mensempurnakan dan melatih mengendalikannya.. karena itu aku tidak pernah menggunakan.. " ucap taka
(Klik)
taka tanpa sadar telah membuka pintu ruangan ganti namun mereka salah membuka ruangan ia membuka ruangan khusus perempuan
" ah.. " keduanya
mereka terdiam melihat laki-laki membuka pintu ruangan wajah mereka langsung memerah merona dan langsung menutupi tubuh mereka yang telanjang
" kya-! "
" tunggu sebentar!.. aku tahu kalian ingin berteriak.. karena itu agar tidak malu, aku juga melepaskan bajuku!.. " ucap taka dengan percaya diri dan langsung melepas pakaian atasnya
" bodoh!!.. " teriak yuki yang panik ketakutan
" kyyaaaa!!!... hentai!!.. hentai!! hentai!! " teriak para gadis-gadis
seluruh siswi-siswi memukuli taka dengan yuki hingga membuat mereka berdua lebam bonyok dengan wajah mereka yang penuh dengan benjol-benjol besar
mereka berdua diseret keluar dan melemparnya ke luar ruangan
" ta-taka.. kau benar-benar bodoh!!.. aku sangat menyesal mempunyai teman bodoh sepertimu " ucap yuki yang hampir menagis
" ma-maaf.. aku menyesali perbuatanku.. aku tidak akan mengulanginya lagi tidak akan pernah.. " ujar taka
__ADS_1
tanpa mengganti pakaian mereka berdua langsung pergi ke lapangan dengan penuh bekas lemam diwajahnya
" bagaimana ini.. karena itu membuat kita tidak sempat mengganti pakaian!.. " ucap yuki
" dasar kalian berdua ini memang tidak pernah kapok ya!.. " ucap kaede yang datang menghampirinya dengan memakai pakaian olahraga dan menguncir rambutnya
" hmph.. kenapa kau datang kesini fujihara?!.. " ucap taka dengan
" kenapa katamu!.. kalian berdua memang tidak pernah bersyukur ya!.. untung saja aku mau kesini!.. ngomong-ngomong apa yang kalian bicarakan tadi.. " ucap kaede dengan kesal
" itu.. sebenarnya aku, yuki tidak sempat untuk mengganti pakaian olahragaku.. karena kejadian tadi, tapi mau bagaimana lagi.. " ucap taka
" lalu apa yang ingin kalian lakukan? " kaede
" itu pertanyaan bagus!.. kami akan memakai!... seragam akademi eniel!!.. " teriak mereka berdua yang begitu bersemangat
" hah?! apa itu? " ucap kaede dengan kecewa
(Whooooosh!)
taka dengan yuki berputar seperti angin yang berputar dan membuat pusaran angin yang cukup besar dan seketika pusaran angin itu menghilang dan terdapat taka dengan yuki yang sudah mengganti pakaian mereka
mereka berdua memakai pakaian akademi sihir eniel yang membuat mereka terlihat cukup kompak
" lihatlah keren bukan! " ujar keduanya
sesaat mereka yang sedang mengobrol tifa datang menghampirinya dengan pakaian olahraga khusus guru bersama dengan yuri dibelakangnya
" he... nostalgia sekali ya... " ujar tifa dengan tersenyum riang
" tifa? apa yang kalian berdua lakukan disini? bukankah kalian bukan guru olahraga.. " ucap taka
" iya.. aku kesini karena diminta guru olahraga.. untuk membantu murid-murid pemanasan.. " ucap yuri
" jadi begitu.. ngomong-ngomong tifa-san apa aku cocok dengan seragam ini " ucap yuki dengan tertawa ringan
" hmph.. ya itu bagus untukmu.. kau juga taka.." ucap tifa
" rasanya sudah lama sekali aku tidak melihat kalian berdua memakai seragam lagi.. sudah 13 tahun ya.. " ucap tifa yang menatap langit
" benarkah? "yuki
" iya.. haha.. sepertinya aku sudah menua.
sudah 28 usiaku.. " ucap tifa tertawa ringan dengan senyuman tipis
" itu tidak benar kok.. sampai kapanpun itu tifa tetaplah tifa seperti yang aku kenal selama ini.. dan sampai kapanpun itu.. " ucap taka
" taka... hmph, terima kasih.. jadi kapan kau akan membalas ungkapanku waktu itu.. " ucap tifa dengan tersenyum manis
" eh? ah.. soal itu ya? hmph.. bagaimana ya aku bilangnya... aku memang suka padamu sih tapi.. " ucap taka yang berfikir keras
" kalau begitu!.. " ucap tifa yang bersemangat
" suka sih tapi.. lebih tepatnya bukan sebagai lawan jenis benar!.. aku menyukaimu seperti imouto ku sendiri.. " ucap taka dengan tersenyum tipis
" hah?!.. sejak kapan aku menjadi adikmu?!
bukannya kau sudah memiliki adik saki? dan juga kenapa harus menjadi adikmu.. justru kau lah yang harus memanggilku onee-san" ucap tifa
" tidak mau!.. habisnya memang benarkan aku lebih tua darimu aku 3 bulan lahir terlebih dahulu dibandingkan kamu.. " ucap taka
" ke-kenapa kau bisa mengetahui tentang seperti itu?! "
" kalau soal itu.. baka-ossan yang memberitahuku tentang itu.. "
" orang tua itu akan aku bunuh!!.. " gumam tifa yang kesal
seketika seorang siswi menghampiri tifa dan memanggilnya
" maaf menganggu waktumu sensei.. kapan kita mulai pemanasan nya? " Ucap siswi itu
" ah.. iya maaf-maaf.. aku segera kesana.. pemanasan akan dilakukan sekarang ayo.. " ucap tifa
mereka berdua pergi meninggalkan taka dan yuki dan menuju ke tempat para murid-murid yang sedang menunggunya
" tifa-san... dia sudah berubah ya? " yuki
" kau benar.. rasanya dia sudah lebih dewasa dan bijaksana.." ucap taka
__ADS_1
To Be Continued
The Next Chapter....