
Taka bertemu kembali dengan yuri setelah 10 tahun berpisah dulunya yuri dibawa oleh penjual budak setelah itu yuri mengalami kehidupan yang tidak mengenakkan ia selalu diperjual belikan oleh orang-orang kaya
Dan tepat 3 tahun setelah kejadian itu yuri dibeli dan membebaskan yuri dari penderitaan oleh sepasang suami istri dan saat itu ia tinggal bersamanya dan menjadi anak angkatnya dan setelah itu kehidupan yuri kembali berwarna bersama keluarga barunya
Keluarga yuri menjalankan bisnis bar dan yuri sebagai anak membantu kedua orang tuanya saat mengetahui ia memiliki suara yang bagus yuri mulai menyanyi untuk membuat bar menjadi lebih ramai lagi
yuri menagis saat melihat taka berada dihadapannya taka yang tersenyum lebar pada yuri
" hehe.. sudahku duga itu kau, Taka!... " teriak yuri
yuri melompat dari panggung dan mendarat memeluk erat taka
" Ehhh!!!! " Teriak penggemar yuri kecewa dan sakit hati melihat idola mereka memeluk orang lain
" ap- apa yang sedang terjadi disini!.. " ucap aoi
aoi terlihat cemburu melihat taka dipeluk oleh perempuan yang tidak ia kenal Tristan pun ikut terkejut bukan main perempuan yang begitu manis memeluk taka
" tunggu! taka jelaskan apa maksudnya semua ini!? " aoi
tingkah aoi saat marah terlihat sangat manis dan menggemaskan pipinya yang memerah dan mengembung
Namun sepertinya taka tidak mendengar ucapan aoi pada taka
" yuri... lama tidak bertemu.. akhirnya kita bertemu lagi, aku selalu menunggu ini sejak lama.. " taka
" ...hisk..aku juga merindukanmu loh.. aku,
selalu...selalu.. menunggumu.. aku bersyukur bisa bertemu dengan mu lagi, Taka... " yuri mulai menagis
taka menahan air matanya yang hampir jatuh taka melepaskan pelukan yuri dan menjauh sedikit dari yuri
" oh... ini ambillah " Taka
" emm? inikan.. " Yuri
Taka memberikan sebuah syal berwarna merah pada yuri
" itu adalah pita sebagian pita merah yang dulu kami berikan padamu.. maaf jika sekarang menjadi syal. dulu itu pernah rusak jadi aku memperbaikinya lagi sebagai syal " taka mengucapakan nya dengan senyum diwajahnya
" Mereka berdua itu terlihat akrab sekali " ??
yuri memegang syal itu lalu memeluknya dengan erat wajahnya terlihat bahagia dan begitu senang
" tidak.. justru aku senang ternyata taka merawatnya dengan baik.. dulu aku tidak sengaja membuatnya terbang dan menghilang pada kejadian itu " Yuri
" ano... maaf mengganggu waktu kalian, tapi bisakah jelaskan padaku terlebih
__ADS_1
dahulu " Aoi
yuri menengok kearah suara itu dan melihat seorang perempuan dan laki-laki di belakang taka mereka adalah Aoi dan tristan
" maafkan aku tidak mengenal diri..
kalian berdua pasti teman taka bukan? " Yuri
" teman? ya.. bisa dibilang begitu " tristan
melihat kekacauan yang dibuat oleh Yuri sebelumnya orang tua Yuri memutuskan
untuk menutup bar nya hari ini
Yuri kembali ke panggung untuk membubarkan orang-orang dan menutup bar untuk hari ini
" begini maaf.. apakah kau mengenal yuri putri ku? " Ucap pria berambut cokelat dengan kumis
" iya.. begitu lah.. eh!? putrimu!... " Ucap taka yang terkejut mendengar itu
taka menundukkan kepalanya dan memberi hormat pada ayah yuri
" paman.. terima kasih atas kerja samanya selama ini telah merawat dan membesarkan yuri dia memang manja dan cengeng tapi dia bukanlah anak yang nakal.. dan terima kasih.. " taka
" ahaha.. aku mohon angkatlah kepalamu,
" taka ini apa yang kamu katakan! aku sekarang tidak lah cengeng seperti dulu lagi, lihatlah sekarang aku sudah menjadi gadis yang sangat manis.. " yuri
" yuri.. apa kamu tidak merasa malah bilang dirimu manis? " Taka
Kesal karena diejek oleh taka menggembungkan pipinya dan bertingkah manis
" tapi memang kenyataan kan aku memang manis? " Yuri
" entahlah aku tidak tahu.. " taka bersikap dingin padanya
" ah.. apa-apaan sikap itu! membuatku
kesal! " Yuri
" o..oi... taka? " Ucap tristan panik
Terlihat aoi terbakar oleh api kesal melihat taka yang begitu dekat dengan yuri
" ini sudah cukup!.. aku tidak tahan melihatnya! sampai kalian seperti itu.. cepat jelaskan padaku apa hubungan kalian itu!.. "
Aoi menjadi menakutkan saat marah
__ADS_1
api cemburu membuatnya kesal dengan mereka berdua
taka mulai menciut dan tidak berani melawan dihadapan Aoi
Lalu setelah itu aoi menarik tangan taka dan menggenggam dengan kedua tangannya
" ah! tunggu kamu ini siapa berani memarahi taka seperti itu dan juga lepaskan ta-chan dari tanganmu!.. " ucap yuri kesal pada Aoi
" Itulah yang ingin aku tanyakan padamu!..
dan juga ta-chan.. apa maksudmu memanggil begitu.. kau ini siapa
berani-berani kau sok akrab dengan Taka.. " Aoi
Yuri menggenggam tangan kiri taka dan mereka berdua saling tarik-menarik
" A..Anu.. " taka
" taka diamlah sebentar " teriak Aoi Yuri bersamaan
" Baik.. maafkan aku.. " Taka
" Lepaskan tanganmu.. taka itu punyaku.. aku tidak akan membiarkan orang lainnya memilikinya.. selain aku.. " Aoi
" hah! punyamu katamu.. kamu pikir kamu siapa.. tidak kamu salah taka adalah punyaku.. karena aku perempuan yang akan menjadi istrinya!.. dulu Taka sudah berjanji padaku saat besar aku dengan Taka akan menikah.. " Yuri
tiba-tiba Aoi melepaskan tangannya dan terdiam
" Hah!! " Teriak aoi
" Aku berjanji akan menikah denganmu kapan aku pernah bilang begitu!? " Taka
yuri mulai bersedih karena taka tidak mengingat janjinya pada yuri
" itu apakah tidak mengingat.. hari itu saat hari ulang tahunku.. saat itu kau sudah berjanji padaku akan menikah denganku saat dewasa.. aku selalu mengingat janji itu namun kau malah tidak ingat.. " Yuri
" begitu.. jadi dulu aku buat janji seperti itu dengan mu.. maaf aku lupa.. karena insiden itu membuatku sangat menyakitkan
bagiku.. " taka raut wajahnya menjadi sedih
" Tsuki, Daipon, Ai-nee Mati karena insiden itu dan juga seluruh penduduk desa dan yang lainnya hangus terbakar " Taka
" Iya.. aku juga melihatnya.. " Yuri
To be Continue
Next Chapter....
__ADS_1