
# keesokan harinya #
hari sudah pagi matahari bersinar terang di langit dan dengan cuaca yang bagus
terlihat taka yang berlatih seharian setelah matahari muncul ia langsung tertidur di luar rumah, rei dengan naomi mendatangi rumah haruto dengan membawa kereta kuda
haruto dengan risa keluar dari rumah dan mendatangi mereka berdua yang sedang berdiri depan pintu rumah
" yo haruto.. apa kau sudah siap.. " ucap rei
" iya.. pertama-tama aku akan bersiap-siap dulu.. dan membeli beberapa perbekalan makanan untuk sepanjang perjalanan nanti.." haruto
" begitu.. ngomong-ngomong anak itu kenapa? " Rei
" maksudmu taka? dia berlatih semalaman hingga pagi.. mungkin dia sangat kecapean.. biarkan dia tidur kasian jika dibangunkan.. " ucap haruto yang tersenyum melihat taka yang tertidur dengan pulas nya
" haruto.. ucapanmu mirip sekali dengan seorang ayah.. " Rei
" benarkah begitu? aku rasa biasa saja.. "
" lalu apa yang akan kau lakukan padanya? " Rei
" aku berniat untuk membawanya juga.. kasihan jika dia ditinggal sendiri.." ucap risa yang muncul dari belakang haruto
" oh.. risa-hime.. selamat pagi.. " Rei
" selamat pagi.. lagipula aku tidak tega membiarkan begitu saja.. walau bagaimana pun.. dia tetaplah putraku.. anak yang berada didalam kandunganku.. " ucap risa yang mengelus-elus kepala taka yang sedang tertidur pulas
" risa-sama apa ada hal yang bagus semalam? " Ucap Naomi
" hmm.. aku tidak bisa bilang itu hal yang bagus.. tapi hanya dengan melihatnya saja itu sudah membuatku merasa tenang.. " ucap risa dengan tersenyum manis
setelah mereka berempat membawa taka dan menaruhnya dikereta kuda dan membiarkan taka tidur diatas pangkuan
risa
dengan penuh kehangatan risa mengelus-elus kepala dan merapikan rambutnya dan menyanyikan taka sebuah lagu tidur
" Twinkle, twinkle, little star, How I wonder what you are. Up above the world so high,
Like a diamond in the sky..."
risa melantunkan riama tidur pada taka dan sesaat angin ikut berhembus sejuk yang menyapu rambut mereka, haruto dan mereka berdua hanya tersenyum dan membiarkan risa menujukan kasih sayangnya terhadap putranya
didalam bawah alam sadar taka
terlihat dibawah alam sadarnya ia berada disebuah bukit penuh dengan rerumputan hijau dan tanaman bunga dan taka tiduran di panggung seseorang wanita. wanita itu mengelus-elus rambutnya dan menujukan kasih sayangnya pada taka
taka mulai sedikit mengingat dirinya saat masih bayi yang berada dipangkuan ibunya ia dinyanyikan oleh ibunya lagu tidur pada taka
" Twinkle, twinkle, little star, How I wonder what you are. Up above the world so high,
Like a diamond in the sky.. Then the traveller in the dark, Thanks you for your tiny spark,He could not see which way to go, If you did not twinkle so...."
" In the dark blue sky you keep,
And often through my curtains peep,
For you never shut your eye ‘Till the sun is in the sky...."
" ah.. rasanya anggat sekali.. perasaan ini rasanya begitu tidak asing denganku.. benar, aku sangat menyukai lagu ini.. " gumam taka dalam bawah sadarnya
sesaat taka membuka matanya dan terlihat wajah risa yang berada diatasnya dan berada dipangkuan risa
" selamat pagi.. apa tidurmu nyenyak.. taka.." ucap risa dengan tersenyum manis dan bersikap begitu lembut pada taka
__ADS_1
" iya... risa-san lagu yang kau nyanyi tadi.. " taka
" ah.. lagu itu sengaja aku buat untuk dinyanyikan pada anakku nanti saat dia sudah lahir.. karena itu aku melantunkannya untukmu.. " Risa
" begitu... rasanya lagu itu tidak terdengar asing bagiku... entah kenapa hatiku menjadi tenang dan hangat... " Taka
" hmm.. begitu...." ujar risa yang tersenyum manis pada taka
" tapi kenapa risa-san menyanyikan itu untukku? " Taka
" mungkin... aku mengganggapmu seperti putraku sendiri, aku menyayikan lagu itu khusus untuk anakku.. " ucap risa sambil mengelus-elus kepalanya
" anak?! sejak kapan risa-san menjadi ibuku.. aku memang berasal dari masa depan tapi aku bukan putramu.. " ucap taka
" sudahlah-sudahlah.. bermanja-manja lah
bersama ibumu putraku.. "
sesaat risa langsung memeluk taka dari belakang dan menyenderkannya kepalanya ke dada risa
wajah taka seketika memerah merona risa memeluk taka dengan penuh kehangatan dan menujukan rasa kasih sayangnya pada putranya
" tunggu ri-risa-san.. aku bukan anak kecil lagi.. " ucap taka yang malu-malu
" apa.. bukannya taka sendiri yang mau diperhatiin pada ibumu.. "
" a-aku tidak pernah bilang seperti itu.."
haruto dengan rei terlihat begitu iri dengan taka yang dimanja-manja oleh risa mereka hanya dapat melihat dan tidak dapat merasakannya
" enaknya... aku juga mau dimanja-manja dengan risa-hime.." ujar rei
" oi! jika kau melakukan itu aku akan membunuhmu!.. " ucap haruto dengan tatapan tajam menatap rei
" risa ngomong-ngomong bagianku kapan.." ucap haruto yang memasang wajah memelas
" wah.. dia benar-benar seperti seorang ibu yang sangat sayang pada anaknya.. " ucap rei dengan wajah datar
" aku baru pertama kali melihat risa seperti ini.. tapi melihat dia bahagia saja itu sudah cukup untukku... " Ucap haruto dengan bijaksana
" ngomong-ngomong taka.. kenapa kau berlatih begitu keras.. " haruto
" eh? itu tentu saja untuk menjadi lebih-lebih kuat dari sekarang.. " taka dengan polosnya
" iya sih.. tapi maksudku apa alasan kamu kenapa berusaha untuk menjadi
lebih kuat? " Haruto
" ah itu.. dulu 5 tahun yang lalu atau jika dihitung dari masa ini 5 tahun yang akan datang.. aku kehilangan seluruh keluarga berserta ingatanku sejak itu.. aku dibenci dan dianggap sebagai monster yang menyebabkan itu semua.. "
" selama berhari-hari aku tidak makan saat aku berjalan dikota mereka selalu melempari kerikil-kerikil.. dan sesuatu hari mereka memukuli dan saat aku tidak sadarkan diri mereka mengikatky dengan rantai dan lalu dibakar hidup-hidup..."
mereka bertiga yang mendengar cerita taka seketika langsung geram haruto menahan amarahnya dengan meremas tangannya dengan sangat kuat
" entah kenapa aku bisa bertahan hidup dan pergi ke dalam hutan dan aku jatuh ke sungai.. setelah itu empat orang anak membawaku desa mereka dan mengobati ku dan setelah beberapa bulan aku menghabiskan waktu bersama mereka "
" memancing ikan, melawan perampok, dan menyamar sebagai orang dewasa untuk masuk ke dalam restoran yang hanya dapat dikunjungi oleh para bangsawan kaya.. "
" itu semua benar-benar sangat menyenangkan.. tapi semua tidak bertahan lama.. sesuatu hari kami berlima dikepung oleh kelompok bandit taring merah.. salah satu teman perempuanku dibawa dan dijual sebagai budak dan ketiga teman yang lainnya dibunuh, dan hanya aku yang tersisa seorang diri.."
" setelah semua itu aku kehilangan segalanya orang-orang yang berharga bagiku telah menghilangkan selamanya.. aku kesal! frustasi!!.. aku tidak bisa melakukan apapun itu semua karena diriku yang terlalu lemah!.. karena itu aku bertekad untuk menjadi jauh-jauh lebih kuat dari siapapun dan menjadi yang terkuat agar tidak kehilangan siapapun lagi.. " ucap taka dengan frustasi dan hampir menagis karenanya
dengan cepat risa segera memeluknya dan menaruhnya di bahunya ia terlihat ikut menahan tangisannya dan berusaha untuk menenangkan taka
" sudah jangan katakan apapun yang membuat ibumu ini sedih.. "
__ADS_1
" risa-san.. tidak apa, aku baik-baik saja.. aku kan laki-laki jadi aku harus kuat!!.. " ucap taka dan melepaskan pelukannya dari risa dan tersenyum riang
" hehe... terima kasih, tapi ngomong-ngomong kita ini mau kemana? " Taka
" kita akan pergi ke sebuah negara tertutup yang bernama fukiba kuni.." haruto
" fukiba kuni? apa itu? tidak tunggu sebentar! sepertinya aku pernah mendengar itu sebelum.. " ujar taka sambil berfikir
" ah.. benar! sizu-nee.. kan pernah bilang dia berasal dari fukiba kuni.. he... aku jadi penasaran seperti apa tempatnya?!" gumam taka yang bersemangat
" memangnya butuh waktu berapa lama kita bisa sampai disana.. "
" mungkin sekitar 2-3 hari kita bisa sampai.. tenang saja kita membawa cukup banyak perbekalan kok.. " haruto
" aku tidak punya waktu selama itu untuk menunggu! apa haruto-san mempunyai peta yang mengarah ke negara itu " taka
" ada-ada.. ini ambil.. " haruto memberikan taka sebuah gulungan kertas yang berisi peta map
taka sesaat membuka peta itu dan melihat arah yang harus dia tempuh setelah itu ia menyimpannya dalam kantung sihir
" yosh serahkan padaku!.. aku akan membawanya agar 1 jam sampai!.. " ucap taka dan berjalan menuju haruto
" eh? apa yang ingin kau lakukan?! " Haruto menyikir dari kusir dan taka memegang kendali kereta kuda
sesaat ia langsung memberhentikan kudanya dan segera turun dari kereta taka berdiri didepan kedua kuda itu
" encant magic fly on horse!.. horse to pegasus.."
seketika kedua kuda itu berubah bentuk dan mempunyai dua sayap yang membentang lebar berwarna putih awan, mereka berempat seketika terdiam melihat kuda yang berubah menjadi pegasus
" yosh.. pegasus.. pinjamkan aku tumpanganmu dan ikutilah arah ku pergi.." ucap taka
taka mengambang diri ke udara dan melayang, mereka berempat hanya terdiam melihat taka yang bisa terbang ia melesat kencang seperti angin
sesaat akibat kecepatan taka yang angin ikut berhembus kencang karenanya dari belakang taka kedua pegasus terbang dan mengikuti arah taka pergi sambil menarik kereta kuda yang ikut melayang
" taka ini terlalu cepat!!... " Teriak haruto
" begitu kurang cepat ya.. kalau begitu aku percepat lagi kecepatanku.. cyclone break sonic boost!!.. "
seketika kecepatan menjadi jauh lebih cepat yang menunguli angin dengan sekuat tenaga pegasus mencoba menambah kecepatan mereka namun mereka tidak mampu untuk mengimbangi kecepatan taka jarak taka cukup jauh didepan mereka
sesaat rei risa dan naomi yang tidak tahan dengan menahan kecepatan itu membuat mereka pingsan dan jiwanya hampir keluar dan hanya haruto yang masih bertahan
dalam waktu 1 jam taka sampai di fukiba kuni dan terlihat matarahi terbenam dari barat dan terdapat kastil yang berdiri kokoh dan didalam negara itu terdapat banyak rumah-rumah tradisional yang terbuat kayu
dan semua orang-orang disana kebanyakan memakai kimono dan yukata, taka langsung menutupi wajahnya dengan topeng dan mendarat di permukaan tanah fukiba kuni
" semuanya kita sudah sampai... loh? semuanya kenapa?! " Ucap taka yang kebingungan melihat mereka berempat tumbang pingsan
" ji-jika ingin membawa kami itu jangan pelan-pelan saja!.. " ucap haruto dengan wajah yang memucat
" hmph!.. lemah sekali dengan kecepatan seperti itu saja sudah tidak sanggup.. lihatlah aku tidak apa-apa.. " ucap taka dengan bangganya
' taka aku harap nanti kau dapat menghilang sifat buruk yang menular dari ku itu.. ' pikir haruto
" oh.. jika kau pikir kau kuat bagaimana kalau kita bertarung yang kalah harus menuruti perkataan yang menang!.. " ucap haruto
" yosh! aku terima tantanganmu wahai pendekar pedang terkuat!.. jika aku menang kau harus membantuku untuk kembali ke masa depan hanya itu permintaan ku!.. " taka
" berhenti disitu... ini bukan waktu yang tepat untuk bertanding.. dasar ayah dengan putranya tidak ada bedanya.. " ucap risa yang menengahkan mereka
Continued......
Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain Chapter 0 Legacy masih tersisa 3 part lagi dan akan di tunda untuk sementara waktu untuk melanjutkan series utamanya
__ADS_1
chapter 0 Legacy, seperti judulnya cerita ini berlatar jauh sebelum chapter 1 season pertama dan mengisahkan awal mula dan asal usul taka