
" aku sudah merasakan tidak hanya kehidupan saat ini.. di kehidupanku yang lama pun aku dan yuki.. kita berdua telah hidup beribuan tahun dan akhirnya berpisah.. karena itulah aku hanya ingin menghentikan dia itu saja.. " ucap taka
" kalau kalian tidak mau membantuku aku juga tidak masalah.. aku bersama rekan-rekanku yang menghadapi mereka.. " taka
taka memetikkan jarinya sesaat medan gaya magnet gravitasi disekitar prajurit itu sesaat mereka semua terjatuh terkena gravitasi pemberat namun tidak termasuk dengan raja dan yang lainnya
" itu artinya!.. aku akan menjadikan tempat ini sebagai kuburan kalian!.. sebagai seorang ksatria yang ku kenal tidaklah pengecut dan sampah seperti kalian!!.." ucap taka yang mulai menujukan sifat kejamnya
" taka jangan terlalu berlebihan menghukum mereka.. " ucap tristan yang berada disebelah taka
terlihat tristan yang tidak menghentikan perbuatan taka dan membiarkannya melakukan sesukanya
" aku sudah tidak perduli pada mereka lagi..
lebih baik aku berlatih untuk perang nanti.. "
ucap tristan
" dan juga taka.. jika ada seseorang laki-laki yang menyukai dan mendekati emi apa yang akan kau lakukan? " Ucap tristan yang malu-malu
" emm? tristan jangan-jangan kau!? tentu saja tidak boleh!!.. aku tidak peduli siapapun dia jika dia berani mendekatinya maka itu artinya dia mati!!.. " ucap taka yang protektif pada putrinya
" Be-begitu? " ucap tristan yang kecewa
" anak itu masihlah kecil.. aku tidak akan membiarkan siapapun mendekatinya.. aku tidak akan menyerahkan emi kecilku!! " Teriak taka dengan berapi-api
taka menghilang efek gravitasi pemberat dari sekitar para prajurit itu mereka berdua turun dan mulai berjalan meninggalkan ruangan
" kau benar juga.. ada baiknya kita pergi dari sini.. kalau begitu.. sampai jumpa ibu saki dan semua.. " ucap taka melambaikan tangan dari belakang
" tunggu sebentar!.. sebenarnya apa yang terjadi!.. " teriak risa
" kan sudah ku beritahu sebelumnya...
tidak lama lagi akan terjadi perang besar.. " taka
" ngomong-ngomong taka.. apa dirimu yang di grandbell akan berjalan lancar? " Ucap tristan
" entahlah.. aku tidak bisa menjamin itu..
mungkin grandbell akan hancur!.. " ucap taka dengan santainya
" eh!? kau serius!? " ucap tristan yang terkejut dengan ucapan taka
" mungkin aku akan meminjam pasukan pasukan samurai dan ninja dan juga pasukan pelindung para elf.. baiklah tristan mari kita pergi ke Alfheim negara para elf..
disana banyak sekali gadis-gadis cantik dan juga muda loh.. " ucap taka sambil tersenyum riang
" yang benar? " Ucap tristan senang dengan hal itu
__ADS_1
" benar.. disana... Banyak yang boing-boing besar dan luar biasa.. " ujarnya
taka membuka portal menuju alfheim tidak untuk meminjam pasukan melainkan untuk melihat kecantikan para elf itu semua terlihat dari wajah mereka yang berpikir mesum
sesampainya mereka di alfheim mereka berdua berada disebuah maid kafe elf tempat itu berletak daerah elf cahaya dan terlihat mereka berdua bersenang-senang dengan gadis-gadis elf yang cantik dan manis
" lihatkan hebat bukan? " Ucap taka sambil tersenyum
" iya.. ini benar-benar sangat hebat.. " ucap tristan yang juga tersenyum
" wah.. aku tidak menyangka seorang penyelamat kami.. berkunjung di tempat kami " ucap salah satu gadis elf
" tidak.. aku bukanlah seorang penyelamat..
ngomong-ngomong sejak kapan tempat ini didirikan? " ucap taka
" kalau tidak salah baru 1 bulan yang lalu..
nona ayamu yang mendirikannya.. " ucapnya
" begitu ayumi ya.. aku sudah lama tidak bertemu dengannya.. kalau bisa tolong panggilkan dia kesini.. " taka
terlihat ayumi yang bertambah cantik dan semakin dewasa penampilan seperti gadis-gadis elf seperti lainnya
" ara-ara aku kira siapa tadi.. ternyata hanya tuan mesum yang sedang bersenang-senang dengan gadis-gadis cantik!.. " ucap ayumi dengan kesal
tiba-tiba ayumi muncul dari depan taka dan berdiri tegak dengan wajah yang marah
" itukan karena kau pernah menceritakan tentang maid kafe.. karena itu aku ingin membuatnya dan menujukan nya padamu.." ucap ayumi dengan malu-malu
" begitu.. syukurlah jika itu berguna untukmu.. " ucap taka
" lalu alasan apa yang membuatmu datang kemarin? " ucap ayumi
" ayumi sebenarnya aku untuk bertemu denganmu dan juga lainnya.. sebenarnya.." ucap taka
taka memberitahu semuanya pada ayumi tentang kota lakra yang hancur lalu kekacauan yang terjadi di fukiba kuni dan ia menceritakan tentang kekacauan yang terjadi didunia luar dan ia pun memberitahu tentang sora dan kyoko yang masih hidup serta yuki yang menjadi dalang dibalik semua insiden dan masalah yang terjadi sebelum-sebelumnya
sesaat mendengar cerita taka hal itu membuat ayumi menjadi syok dan hampir tidak percaya dengan cerita taka bahkan membuatnya hampir menangis
" begitu.. aku tidak tahu bahwa ada banyak kejadian saat aku berada disini.. dan juga aku masih sulit percaya mereka bertiga masih hidup.. dan yuki kenapa dia menjadi seperti ini? " Ucap ayumi yang mencoba menerima kenyataan pahit
" entahlah.. aku juga ingin tahu tentang hal itu.. " ucap taka sambil memandangi langit-langit
ayumi melihat taka yang bertingkat tidak biasa ia merasa bahwa taka sedang menyembunyikan sesuatu di pundaknya
" hmm.. taka, iya baiklah aku akan memberitahu itu pada mereka.. pastinya mereka tidak akan menolak permintaan mu ini.. sebagai penyelamat para elf.. " ucap ayumi
" begitu terima kasih.. " ucap taka
__ADS_1
taka berjalan mendekati ayumi sambil tersenyum ia terus berjalan lalu mendekati wajahnya. hal ini membuat ayumi menjadi salah tingkah dan wajahnya memerah
" hihi... sudah ku duga.. ayumi semakin bertambah cantik.. " ucapnya sambil tersenyum
" a-apa!? " ayumi menjadi gugup dengan hal itu
(cup!)
sesaat taka mendekati bibir ayumi dengan bibirnya dan lalu menciumnya dengan tiba-tiba. melakukan hal itu membuat ayumi begitu terkejut dibuatnya
mata ayumi berkunang-kunang dan kepalanya menjadi berasap taka pun melepaskan ciumannya dari ayumi
setelah ciuman itu berakhir hal itu menyebabkan ayumi menjadi lemah dan duduk di lantai wajahnya masih merah seperti apel wajahnya semakin memerah saat menatap taka
" apa sih kau lakukan taka!? " ucap tristan menghela nafasnya
" iya.. anggap saja itu ucapan terima kasih ku.. dan juga jangan beritahu paa yang lain tentang ini.. nantinya aku bisa dibunuh oleh mereka.. " ucap taka
ayumi memalingkan pandangannya dan menutupi sebagian wajahnya dengan kedua tangannya
" k-kamu curang... seharusnya itu tidak boleh dilakukan.. kalau tidak aku semakin tidak dapat melupakanmu kan!? " ucap ayumi yang menagis bahagia
" m-maaf.. aku tidak bermaksud untuk membuatmu nagis.. lagipula ini akan menjadi salah satu kenangan terbaik dalam ingatanku.. " ucapnya
ayumi yang merasa malu ia langsung pergi meninggalkan taka dan bergegas ke istana
untuk memberitahu pada kakaknya dan yang lainnya
" dan juga tidak lama lagi aku akan menghilang dari dunia ini untuk selamanya.."
taka mengatakan itu dengan suara kecil yang tidak dapat didengar oleh ayumi yang sedang berlari namun tristan dapat mendengarnya
" taka... ternyata kau benar akan menghilang selamanya.. lalu kenapa kau berbohong pada mereka? " ucap tristan
" itu karena.. setelah aku menghilang dari dunia ini.. dan disaat itu juga ingatan mereka tentang diriku akan ikut menghilang bersamaan dengan aku yang menghilang.."
taka mengatakan itu semua dengan berat hati namun ia masih menjelaskan semuanya pada tristan
tristan dibuat terkejut dengan hal itu namun ia tidak menayangkan alasan hal itu bisa terjadi ia menghormati keputusan besar yang di ambil oleh taka
" begitu... aku berjanji tidak akan memberitahumu pada mereka.. dan kau pada masanya telah tiba kau harus menjelaskan semuanya pada mereka.. " ucap tristan
setelah percakapan berat itu taka dan tristan kembali duduk dan menuggu datangnya ayumi
ayumi datang dan mengatakan bahwa mereka akan membantu taka dalam perang dengan 1000 pasukan elf mereka dan 500 dark elf mereka
taka mendapatkan bals bantuan pasukan sebanyak 1500 prajurit dan setelah mendengar itu mereka berdua pergi dari alfheim menuju kota lakra
To Be Continued
__ADS_1
The Next Chapter....