
Taka dengan dai bangkit kembali dengan kaki yang bergemetar mereka berdua mengusap darah yang keluar dari mulutnya
Dengan tangannya
" Yo! kita bertemu lagi bocah-bocah nakal! " Wakil taring merah
taka melihat disekeliling namun tidak ada seorang yang berani dekat dan mereka sengaja membuat wakil taring merah menghancurkan taka dan dai seorang diri
Anak-anak buah taring merah mundur dan diam melihat mereka bertarung
" cih! sial... kita langsung dikasih lawan yang tangguh! taka ikuti aku... " Ucap dai sambil berlari kearah lawannya
Taka mengikutinya dai melompat dan menyerangnya dengan tongkatnya
* Ting! *
Serangannya berhasil ditahan oleh gada besi milik musuhnya saat taka menyerang bagian kaki namun ditahan oleh pedang milik rekan taring merah yang ikut campur dalam Pertarungan
Mereka berdua berhasil diatasi dengan cara mudah oleh musuhnya
Dari kejauhan kereta kuda tempat mengurung yuri didalamnya dan sekarang kereta itu mulai bergerak menjauh dari lokasi mereka
" Yuri... aku tidak bisa membiarkan ini terjadi aku akan menyelamatkan yuri! " Teriak Taka
" Oi! taka jangan bergerak sendiri...
* Ting! *
taka yang tidak sengaja melihat itu langsung bergegas tanpa melihat disekelilingnya ia menerima pukulan dari lawannya tapi dia tidak tumbang dan terus berlari
" Tunggu saja yuri aku pasti akan menyelamatkanmu.. " gumam taka
# Sementara itu tempat Itsuki dan Ai
berada #
Mereka berdua terlihat sudah terluka cukup parah sepertinya pertarungan sudah dimulai sejak taka dan dai pergi
" ......hah....hah....hah.... Ai apakah kau baik-baik saja? " ucap itsuki yang sudah mulai letih
__ADS_1
Itsuki tubuhnya berlumuran darah dan seluruh tubuhnya gemetar seakan tidak kuat untuk bertahan
Itsuki selalu melindungi ai dari serangan musuh yang membuat dirinya terluka parah dan ai hanya mendapat luka ringan dengan lebam dipipinya
Ai membantu itsuki berdiri dan ia terlihat sangat khawatir dengan kondisi itsuki saat ini
" sudah.. jangan lindungi aku lagi... aku akan tetap bertarung bersama dengan mu Itsuki,
Aku tidak ingin kamu terus-terusan melindungiku.. aku tidak mau melihat kamu terluka lebih parah lagi.. " ucap ai yang meneteskan air mata
" jika begini tidak masalah.. aku baik-baik,
sudah sewajarnya Kakak melindungi adik adalah hal yang wajib dilakukan. " Itsuki tersenyum
Dan ternyata itsuki dengan Ai adalah adik dan kakak mereka berdua ditinggalkan oleh kedua orang mereka saat usia dini dan usia mereka berbeda 1 tahun
mereka terlihat sering berkelahi namun hal yang tidak disangka ternyata mereka adalah
Adik kakak
" Karena itu aku mohon... Onii-chan tetaplah bersamaku untuk selamanya.. " Ai
Itsuki berputar-putar dan melompat
" Ini lah serangan terakhirku.. aku akan melindungi orang-orang yang berharga bagiku.. walaupun aku harus mati!!! " Itsuki
* Dummppp!!!! *
Itsuki mengepalkan kedua tangannya dan melancarkan pukulannya ke taring merah
" Apa!? " Itsuki
Taring merah menahan Serangannya dengan mudah seakan tidak ada apa-apanya di hadapannya
" Hanya segini? lemah kau membuatku kecewa.. matilah!! " Taring merah
* Splash!! *
taring merah menusuk mata kiri itsuki dengan pisau
__ADS_1
pisau tepat menusuk kedalam mata kirinya dan darah berceceran keluar itsuki jatuh ketanah dan berteriak-teriak kesakitan
" Aaggrrhh!!!!!!! Aaarrgghh!!!!!! " Teriak itsuki berguling ditahan
Ai benar benar shok dengan hal itu dan langsung lemas tidak berdaya
" Selanjutnya adalah kau putri manis! " Taring merah
* Tsuk!! *
" Tidak!!! Ukh!... " Teriak ai
Taring merah menusuk ai dengan pisau yang menusuk mata kiri itsuki pisau itu tetap dibagian perutnya dan jatuh tidak sadarkan diri
# di tempat dai berada #
Pandangan dai sudah mulai kabur ia berkali-kali menerima pukulan dan hantaman gada besi itu
" Hidupmu sudah berakhir bocah! " Ucap wakil taring merah mendekati dai
" Tidak aku tidak akan mati disini.. " ucap dai
Orang itu menendang kaki dai hingga terjatuh ditahan
* Dum! Dum! Dum! Dum! Dum! Dum! *
Orang itu menghantam gada besi di kepala dai berkali-kali hingga membuat wajah dai berdarah dan mulai hancur dan saat itu dai muntah darah dan jatuh
# Taka berada #
taka terus berlari ke arah yuri namun Taka tidak sengaja menyenggol batu kecil hingga membuat jatuh tubuh Taka sudah mencapai batasnya
" Yuri... Tsuki... Daipon... Ai-nee... " Ucap taka
Pandangan Taka sudah mulai kabur
Dari kejauhan terlihat sebuah kain berwarna merah terbang ke arah Taka dan jatuh didepan tangan taka yang menjulur
Kain itu adalah salah satu pasang dari pita milik Yuri yang di berikan oleh mereka berempat
__ADS_1
Dan pita merah ini jatuh di tangan Taka
Taka memejamkan matanya tidak sadarkan diri