Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S3 Chapter 65: Kebersamaan


__ADS_3

" yosh.. jangan segan-segan lawanlah aku.." ucap aoi


" kalau begitu jika aku berhasil menciummu maka aku yang menang!.. " ucap taka dengan tersenyum tipis


" hah?!.. kenapa jadi seperti itu!.. " teriak aoi dengan wajah yang begitu memerah


" iya tentu saja itulah aturannya!.. sederhana bukan? jika tidak seperti itu aku tidak bisa serius melawanmu.. " ucap taka dengan berpose sok keren


" sederhana bagaimana nya?!.. ka-kalau begitu aku akan menyelesaikannya sebelum kau menciumku.. " ucap aoi dengan malu-malu


aoi mengaturkan kuda-kudanya dan memainkan kedua khife nya dan melesat laju dan dalam sekejap ia sudah sampai dihadapan taka dan mengayunkan khife nya dengan sangat cepat


(Sling! Sling!)


dengan mudah taka menghindari serangan aoi dalam sekedip mata dan aoi terus menyerang taka dari setiap sisi namun dapat dihindari olehnya


" nnngh!.. mengesalkan sekali!.. " Gumam aoi yang menggembungkan pipi kanan nya dan ia terlihat begitu kesal karena taka


(whooooosh!)


dalam sekejap taka melihat dari tempat nya berada dan sekejap ia sudah berada dibelakang aoi dan mengigit telinga nya yang lembut


(Sling!)


dengan kesal bercampur malu yang membuat dirinya begitu memerah, aoi menyerang taka dengan kecepatan tinggi namun taka menghilang kembali dan muncul tepat berada dihadapannya sambil mengengam kedua tangannya


" ayolah ada apa.. apa hanya segitu saja.. " ucap taka dengan tersenyum mengejek aoi


diejek oleh taka membuatnya semakin kesal dan kepalanya mulai berasap

__ADS_1


" ka-kamu sama sekali tidak serius melawanku!.. " teriak aoi dengan malu-malu


" hmm.. aku ini sedang serius loh.. bahkan sampai tidak bisa lepas memandangimu.. " ucap taka dan menggodanya


taka menarik tangan kiri aoi dan merangkul punggungnya dan ia berputar-putar di angkasa bersama aoi mereka seperti sedang berdansa antara tuan putri dan pangeran


" ini bukan lagi bertarung!.. tapi berdansa namanya!!.. " teriak aoi yang begitu merona dan kesal dengan perlakuan taka padanya


" sudah tidak apa-apa.. ini kan hari valentine, aku ingin kau sebagai hadiahnya spesial untukku aoi.. " ucap taka


" ta-tapi... kita kan sedang bertarung.. dan juga taka kan sudah tidak cinta lagi padaku.." ucap aoi dengan memalingkan wajahnya yang lesuh


" itu tidak benar!.. aku sangat mencintai aoi.. sampai kapanpun aku tetap mencintaimu.. " ucapnya sambil berdansa bersamanya


haruto risa tersenyum lega melihat mereka berdua yang begitu dekat dan saling mencintai satu sama lain, risa menyenderkan kepalanya pada tangan haruto dan memeluk tangannya


" haruto.. putra kita sudah tumbuh besar ya.. padahal kemarin dia masih bayi yang suka menagis.. " ucap risa tersenyum lembut


aoi dengan taka masih bergengaman tangan di lantai yang dengan matahari yang hampir tenggelam


" tapi.. bukannya kau bilang sendiri akan menikahi tifa kan.. kalau begitu kau tidak membutuhkanku lagi kan.. " ucap aoi dengan raut wajah sedih


" itu salah!.. aku tidak pernah berpikir seperti itu!.. aku benar-benar mencintaimu tapi aku juga tidak dapat membohongi diriku sendiri bahwa aku juga menyukai tifa.. itu tentu saja jika kau mengizinkan ku.. " ucap taka


" taka.. ta-tapi aku memang tidak sanggup untuk membagi taka dengan perempuan lain.. termasuk tifa.. " ucap aoi dengan menyenderkan kepalanya didada taka


" baiklah.. maafkan aku.. aku tidak akan mengatakan itu lagi.. " ucap taka dengan memeluk aoi


" tidak.. ini bukan salahnya taka.. ini salahku,

__ADS_1


aku sangat serakah dan mementingkan diri sendiri saja.." ucap aoi dan memeluk taka dengan sangat erat


" tidak.. aku juga serakah.. karena aku sangat sangat mencintaimu hal itu yang membuat aku ingin kau terus menjadi milikku untuk selama-lamanya.. aoi.. " ucap taka


" taka.. aku benar-benar bahagia sekarang.. aku benar-benar bersyukur bisa dimiliki oleh taka.. aku juga selalu mencintaimu.. aku sudah tidak perduli lagi.. taka ciumlah aku lembut.. " ucap aoi


" baiklah.. "


taka mendekati wajahnya dengan wajah aoi dan menyentuhkan bibirnya dan langsung mencium bibir aoi dengan lembut dan mesra


" ah.. aku sangat cinta kamu.. " ucap aoi dengan nada rendah dan lembut


" aoi maukah kau temani aku pergi.. " ucap taka dan langsung menggendong aoi seperti tuan putri


" eh? memangnya mau kemana?! ah!.. "


sesaat wajah aoi menjadi sangat memerah dan kepalanya mulai berasap dan ia mengengam tangan taka dengan begitu erat


" dasar... jika seperti ini kan kita dilihat banyak orang loh.. tapi selama itu taka, aku tidak keberatan.. justru aku sangat senang.." ucap aoi dengan tersenyum begitu manisnya


" kita akan mencari rumah untuk ditinggali dan hanya ada kita berdua didalamnya tidak maksudnya berempat bersama emi dan anak yang berada didalam kandungan


mu.. " ucap taka dengan lembut


" iya.. jika bersama taka kemanapun aku pasti akan tetap ikut.. kan suamiku.. "


" barrier dilepaskan!!... " Teriak taka


Sesaat barrier rubik yang mengunci mereka dari dalam terbuka dan taka langsung pergi membawa aoi di gendongannya dan meninggalkan teman-teman dan keluarganya di sekolah

__ADS_1


" dan untuk pertama kita pergi ke penginapan yang ada pemandian air panas terlebih dahulu.. " Taka


" mo... taka ini mesum... tapi aku sangat mencintaimu.. " ucap aoi dan berpengang dengan begitu erat


__ADS_2