
" ah? dia pingsan.. sepertinya aku sedikit berlebihan hehe.. aku akan interogasinya saat ia sadarkan diri. " Taka
Setelah beberapa saat kemudian taka pria itu sadar dari pingsannya Taka berada didekat pria itu dan disebelah taka masih ada serigala besar itu
" Yo.. sudah sadar yah... Sekarang cepat katakan! kalau tidak serigala yang lapar ini memakanmu! " Taka
pria itu terpojok oleh taka dan terpaksa menjawabnya " jangan! baiklah baiklah
Aku akan mengatakannya asalkan kau membiarkanku tetap hidup " pria bertopeng
".....cepat katakan!! " Taka
" aku.. aku dikirim untuk mengalihkan perhatian kalian saja dan mengulur waktu itu saja " pria bertopeng
" Mengulur waktu? jangan bilang! " Taka
*Dooooommmm!!!!*
seketika terdengar suara ledakan yang keras dari ruangan utama kerajaan.
" ini bohongkan? jangan-jangan kudeta?!
bukankah itu terlalu cepat? " Tristan
tiba-tiba pria bertopeng itu tubuhnya berlubang bernoda darah seakan ada orang yang membunuhnya dari jarak jauh
taka menyadari seseorang telah membunuhnya dari kejauhan dan terdapat sebuah bayangan hitam yang keluar dari ruangan taka berada
tristan dengan latifa terkejut dan panik melihat pria itu mati didepan matanya sendiri " kembali.. " Taka mengembalikan serigala itu kedalam dimensi berbeda
" hey sebenarnya apa yang terjadi disini?
tolong beritahu aku? " Latifa
" kalian berdua jangan panik.. ayo kita lihat bersama. " Taka
__ADS_1
" tenanglah latifa aku akan melindungimu.. mengerti? apa yang kau katakan benar..
kita harus segera melihatnya " tristan
Tristan menghadapi ketakutan dalam dirinya demi adiknya
" Ini tidak salah lagi! mereka memulai mengkudeta kerajaan ini dan juga pemberontakan! " Gumam Taka
" Tristan Latifa.. kita tidak boleh gegabah dan juga kita harus menyusun rencana! Yang matang " Taka
Setelah menyusun rencana mereka bertiga bergegas lari menuju ke ruangan utama
saat Taka dan yang lainnya sampai
semua anggota kerajaan di jadikan tawanan oleh mereka semua dan termaksud petinggi kerajaan kecuali pengatur keuangan dan terlihat seorang pria pendeta tua didekatnya
salah satu dari mereka terdapat Kanai duduk di singgasana dengan bangganya
Seluruh prajurit tidak berani melawan karena adanya tawanan
" Hei.. apa kabar Taka? sepertinya keadaanmu sedang tidak baik-baik saja!
lihatlah sekelilingmu.. hahaha!! aku lah yang berkuasa rasakan itu! Kau tidak bisa melawanku sekarang! " Kanai berbicara dengan sombongnya
Taka justru tersenyum mendengar ucapan kanai dan tertawa. Tertawanya Taka membuat semua orang bingung dan tidak mengerti apa yang ingin Taka lakukan
" Ahaha!!!! Biar aku tebak! Kanai kau itu cuma dijadikan alat oleh mereka ahaha!!!
konyolnya.. " taka tertawa terbahak-bahak dengan menghina Kanai
Kanai sangat kesal dengan ucapan Taka
" Apa katamu!!!!!! " Kanai
" Tunggu sebentar yang mulia... Biar aku yang urus ini.. taka akulah orang yang sudah mengulur waktu dan juga aku sudah mendengar semuanya! Kau adalah orang paling berbahaya yang ada di kerajaan ini!
__ADS_1
dan karena aku tahu kekuatan kita tidak cukup untuk melawanmu. Karena itu aku hanya mencegah dengan mengulur waktu
Bagaimana masih ingin melawan atau semua tawanan akan ku bunuh " ujar pendeta itu
" aku tidak kuat lagi!! sialan kau! Lepaskan mereka! Aku akan menyelamatkan kalian sekarang juga!! " Tristan
tristan dengan gegabah menerobos pasukan itu dan menyerang mereka namun tristan berhasil ditumbangkan oleh mereka
" diamlah!! Tristan! kau tidak usah ikut campur! Tenang saja kau juga akan ku masukkan penjara bersama dengan yang lainnya! ahaha!!! " Kanai
" Nii-sama.. apa yang sudah kau lakukan kanai apa kau sudah gila! Singkirkan kaki busukmu dari kepala nii-sama " Latifa
" Diamlah!!! Akan ku jadikan kau sebagai pelayan pribadiku dan ku buat kau menuruti perkataanku!! " Kanai
Kanai menginjak kepala Tristan dengan kakinya Kanai terlihat sangat senang bisa melakukannya
" Sepertinya kalian telah meremehkanku!
Baiklah Aku menyerah.. aku mengaku kalah untuk kali ini lakukan semau Kalian " Taka m
" Rencana berjalan lancar " gumam Taka
Semua pemberontak itu senang dengan itu dan bersorak gembira atas kemenangannya mereka
" Pilihan yang bagus.... heh!! " Pendeta
saat semuanya orang lengah tiba-tiba
Salah seorang dari mereka menyerang pasukannya sendiri dengan menusuknya pakai pedang
orang orang kebingungan dan tidak mengerti apa yang mereka lihat
" kau kenapa kau membunuh rekanmu sendiri? " Ucap pendeta
taka tersenyum bengis dan menunjukan sifatnya " rencanaku berhasil! kalian ini benar-benar bodoh!! haha!!! kalian sudah masuk dalam perangkap " Taka
__ADS_1
Bersambung....