Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S2 Chapter 70: Taka Menciut Kecil Efek Samping Wujud Dewasa


__ADS_3

" 5.... "


" Game Over... I Win!.. " ucap taka dengan bangganya


dalam 5 detik taka berhasil menumbangkan kedua naga itu hingga membuat mereka pingsan


' sudah ku duga.. master benar-benar orang yang menarik... ' pikir Beta


" lihat!.. aku menumbangkan kalian dalam waktu 5 detik.. aku menang " ucap taka sambil tersenyum


setelah pertarungan ini berakhir barrier milik taka pun ikut menghilang dan orang-orang yang menyender dibarrier ikut terjatuh dan tertimpa-timpa


taka melemparkan kedua naga itu didekat tempat aoi dan yang lainnya berada keduanya masih tidak sadarkan diri akibat pertarungannya dengan taka sebelumnya


taka pun berjalan ke tempat mereka dengan jalan santai dan perlahan-lahan ia berjalan dan hujan pun ikut mereda matahari mulai memancarkan cahayanya kembali seperti sedia kala pelangi muncul dari sisa-sisa awan mendung


yang memandai selesainya masalah yang terjadi


" yo.. maaf menuggu lama... " ucapnya sambil senyum ramah


semuanya termasuk aoi terpukau dengan penampilan taka dalam wujud barunya suara taka pun ikut berubah menjadi lebih dewasa taka kebingungan dengan teman-teman yang tidak menjawab pertanyaannya


" semuanya ada apa? kenapa kalian diam saja.. " taka


" ah... rambutku jadi basah semua!.. dan pakaianku juga!.. makanya aku tidak membawa pakaian ganti dan rumahku juga ikut hancur.. " keluh taka


taka mengangkat rambutnya yang basah keatas dengan tangannya yang membuat mereka bertiga semakin terpesona dengannya


" oi!.. jangan diam saja dong... dasar kalian ini kenapa sih!?... ah... jadi begitu kalian pasti penasaran dengan wujud baruku ini.. " taka mulai menyombongkan dirinya sambil bergaya sok keren


" wujud baru? eh!.. apa maksudmu!? dan kenapa kau terlihat sangat berbeda " ucap aoi dengan panik


taka mencoba menggoda aoi dengan memegang tangan dan menempelkan didagunya dan mengunakan wajah tampannya untuk menggodanya


" kau tidak perlu khawatir walaupun penampilanku berubah tetapi hatiku tetap akan mencintaimu... " Ucap Taka dengan kata-kata romantis namun didalamnya ia hanya ingin menjadikannya


seketika wajah aoi langsung merona merah seperti apel dan dari kepalanya meledak keluar asap yang cukup banyak dari kepalanya setelah itu aoi mulai kaku dan gugup


taka berpindah ke tifa dan yuri ia memegang dagu keduanya dan mendekatinya dengan wajahnya


" tifa.. yuri.. terima kasih selama ini kalian berdua selalu ada disisiku... " Ucap taka dengan senyuman tamparan ketampanan


dan keduanya pun ikut merah merona sama seperti aoi, taka melepaskan tangannya dari mereka berdua tristan yang melihatnya merasa kesal dengan taka dan membuat jengkel


taka mulai tertawa terbahak-bahak hingga berguling-guling ditanah


" Fup!.. ahahahahaha!.... aku menyangka kalian sangat mudah dijahili... ahahaha...


aku.. aku.. berhasil mempermainkan.. ahahaha!.. kalian ternyata bodoh juga! " tertawa taka

__ADS_1


taka tertawa begitu lepas hingga membuat tifa aoi yuri menjadi jengkel karenanya


dan hal asil taka dibuat babak belur oleh mereka bertiga


" a-aku minta maaf... aku tidak akan melakukannya lagi... aku berjanji.. " ucap taka sedikit menagis dengan wajah yang bonyok


" hah!.. jadi bagaimana kau bisa menjadi seperti sekarang? " aoi


taka langsung berdiri dengan penuh semangat dan mulai bersombong diri lagi


" pertanyaan yang bagus wahai pujaan hatiku.. " ucapnya aoi mengeluarkan tangan yang sudah siap memukul taka sekali lagi


" apa aku perlu memukulmu lagi!? " Ucap aoi yang menyeramkan membuat taka ketakutan


" tidak aku hanya bercanda... " taka


" sebenarnya ini pertama kali mengunakan ini.. yang pastinya memiliki efek samping tapi aku juga tidak tahu apa efek samping itu..aku melepaskan semua kekuatan yang ku dapat dari semua orang yang pernah aku serap dalam beelzebub.. "


" dan aku menyatukan semua itu dan menjadikannya semua jadi milikku yang merubahku dalam wujud yang lebih sempurna.. kekuatan, daya serang, daya tahan, dan aku dapat mengunakan semua skill orang yang pernah aku serap.. "


" Bukan hanya semua itu tapi wajah penampilan dan seluruh tubuh menjadi lebih dewasa.. aku menyebutnya dengan


wujud dewasa diriku... " taka menjelaskan semua pada teman-teman


" aku tidak terlalu mengerti.. " Aoi


" sama aku juga.. " yuri


" itu adalah penampilanku saat berusia


18 hingga 20 tahun... " ucap taka


sesaat setelah taka mengucapakan itu tiba-tiba tubuhnya mulai menciutkan diri dan menjadi kecil dan ia kembali seperti anak berusia 5 tahun


taka berubah menjadi kecil tepat saat usianya 5 tahun dan ia hanya setinggi pinggang aoi


" hah!? hah!!!?? " Teriak semuanya


semuanya orang dibuat terkejut oleh taka yang menciut menjadi kecil bajunya pun ikut terlepas karena tubuhnya yang kekecilan


" kelihatannya ini efek sampingnya aku menciut dan kembali menjadi kecil saat usiaku 5 tahun.. dan aku juga tidak tahu berapa lama ini akan menghilang.. 10 menit tidak.. mungkin 1 jam.. atau 1 hari.. dan kemungkinan terburuknya aku akan tetap seperti ini selamanya " ucap taka dengan murung dan suaranya pun ikut berubah seperti anak-anak


semua orang yang ada ikut murung dan terdiam sepi


" maaf bisakah kalian.. berikan aku sebuah pakaian.. hoi.. jawablah!?.. " ucap taka mulai kesal karena tidak dijawab oleh sekitarnya


" ya sudahlah jika kalian tidak ingin memberikan aku pakaian aku bisa


sendiri.. " ucap taka dengan marah bahkan tingkah dan kelakuan menjadi seperti anak-anak

__ADS_1


taka berputar seperti gasing dan menyebabkan sebuah putaran angin yang cukup besar saat taka berhenti ia sudah memakai pakaiannya yang seperti biasa namun versi kecilnya dengan sebuah puding coklat ditangannya


" yosh.. kalian semua ikut aku.. " taka mengeluarkan dua clone untuk menarik kedua naga itu sedangkan dirinya jalan sambil memakan puding coklat


Mereka mengikuti taka berjalan tepatnya duduk melayang dan otomatis berjalan


" onee-san sekalian apa kalian ingin mencicipi pudingku enak loh.. " taka menawarkan pudingnya pada mereka bertiga


" siapa yang kau panggil onee-san!.. " teriak bertiga


" jika tidak mau ya sudah.. aku juga tidak ingin membagi ini pada kalian.. " ucap taka kecil yang menyebalkan


" anak ini benar-benar menyebalkan!.. " ucap aoi menahan amarahnya


" ahaha... ya sudahlah.. namanya juga anak-anak.. oh iya yuri apa dia dulu mempunyai sifat seperti ini " tifa mencoba menenangkan Aoi yang sedang kesal


" siapa yang kau panggil anak-anak!..


namaku taka.. sesuatu hari aku akan membuat orang-orang mengaku keberadaanku... " Ucap taka kecil


" Menyebalkan!! " gumam tifa


" saat pertama kali aku bertemu dengannya


aku menemukan dia disungai yang mengalir.. aku kira itu dia sudah mati lalu aku dan ketiga temanku membawanya ke desa kami dan mengobati luka-luka dan saat dia sadarkan diri.. dia menjadi begitu waspada pada kami.. dia terlihat begitu ketakutan dan waspada.. dan setelah menjadi baik ataupun anak yang nakal.. " yuri menceritakan tentangnya dengan taka sewaktu mereka kecil


" maaf semuanya.. untuk sementara waktu jagalah aku yang ini walaupun sedikit merepotkan.. ingatanku saling bertabrakan..


dengan ingatan aku saat masih kecil.. kepalaku begitu sakit.. oh iya tifa aku ingin memberi tahumu tentang ini.. " taka


" apa itu? " Ujar tifa


" saat dulu aku pernah mencuri celana dalammu.. untuk memancing ikan


disungai... Dan aku pelakunya " Ucap taka dengan bangganya


" kenapa kau malah bangga!? dan ternyata kau orang yang maling celana dalamku saat itu ya!? " teriak tifa sambil marah dan wajahnya yang sedikit memerah


" itu karena ikan itu hanya tertarik pada ****** ***** perempuan.. sakit! sakit! " Ucap taka


" ikan mana yang menginginkan ****** *****.. mesum! dan juga jangan mengalihkan pembicaraan... " tifa


" tante jika terus marah-marah seperti itu kau akan menjadi cepat tua loh..


kata tristan.. " taka mengalikan kesalahan pada tristan


" hah!! aku tidak pernah berkata seperti itu!.. sialan beraninya kau mengalikan kesalahanmu padaku.. " ucap tristan dengan marah-marah


mereka terus berjalan sambil bercanda satu sama lain dan pada akhirnya mereka tertawa bersama

__ADS_1


__ADS_2