
1 tahun setengah telah berlalu didalam kisah itu taka telah terlahir kedunia ia masih sangat kecil dan berada digendong ibunya risa
" taka kamu sangat manis.. bahkan saat kau tidur kamu begitu mirip dengan ayahmu.. benarkan haruto.. " ucap risa yang tersenyum manis
" eh? benarkah begitu? bukankah dia lebih mirip denganmu.. lihatlah matanya yang hijau dan saat dia tertawa dia mirip denganmu.. risa " haruto alias taka
" permisi kami datang untuk bermain.. " ucap rei yang bertamu dengan membawa ibu tifa yang sudah menikah dengannya dan ia yang sedang hamil mengandung tifa
" iya.. masuklah rei.. "
" yo taka.. kelihatannya kau sehat-sehat saja.. " ucap rei yang menyentuh pipi taka
" eya! eya! eya!.. " taka yang masih bayi menagis keras saat disentuh oleh rei
" iya-iya.. tenanglah taka ibu ada disini.. " ucap risa yang menenangkan taka yang masih bayi
' sial!!.. ini memalukan sekali! aku harap ini segera berakhir.. ' pikir taka yang menahan malunya
sesaat taka yang sedang berada dipelukan risa tiba-tiba ia melayang dan mengambang di udara dengan sendirinya
" lagi?! dasar.. kamu ini selalu begini saat sedang menagis.. " ucap risa yang menangkap taka yang mengambang di udara
" wow! bayi monster.. " ucap rei dengan spontan
(Dump!)
dengan sigap istri rei langsung menginjak kaki rei dengan sangat kuat ia terlihat begitu marah dengan perkataan rei
" sakit!!.. " Rei
" dasar apa sih yang kau katakan bodoh!.. " ucap naomi
" hmph! siapa yang kau panggil monster! apa kau tidak melihat taka ku yang begitu manis ini seperti malaikat kecil.. " ucap risa yang cemberut karena rei
" hmph.. dasar laki-laki bodoh.. ayo kita pergi nao-chan.. kita tinggalkan 2 laki-laki bodoh ini.. " ucap risa yang mengendong taka dan pergi bersama dengan naomi untuk menyusui taka
" i-iya risa-sama... " Naomi
" ngomong-ngomong kapan bayi mu akan lahir.. " risa
" eto.. sekitar 2-3 bulanan dan jenis kelaminnya perempuan.. " naomi
" wah.. begitu, baguslah tidak lama lagi taka akan mempunyai teman perempuan.. pasti imut anakmu nanti.. " risa
" iya terima kasih.. "
" apa nao-chan sudah menentukan nama untuknya.. "
" sudah.. aku ingin memberinya nama Tifa..
yang berarti cahaya.. lalu apa alasan risa-sama memberi nama taka? " naomi
" ah.. taka yang berarti elang, aku ingin dia memiliki sifat tak kenal takut, mandiri, dan bijaksana dalam bertindak mengambil keputusan.. dan suka menolong orang-orang disekitarnya " ucap risa
__ADS_1
dan kisah pun berakhir dengan damai
tirai langsung menutup dan terbuka kembali dan memperlihatkan orang-orang yang berperan sebagai tokoh-tokoh yang ada di kisah itu
seluruh penonton memberikan tepuk tangan yang begitu meria dan keras dan memberikan ucapan selamat pada mereka semua
" terima kasih semuanya telah mengikuti kisah Rabble X Princess, aku taka neville mengucapkan banyak terima kasih telah berkunjung melihat kami.. maafkan kami jika ada kesalahan dalam peran kami.. " taka
" ano.. boleh aku bertanya sesuatu? " Ucap seseorang murid
" iya apa itu? " Taka
" kalau tidak salah namamu taka-neville kan? apa jangan-jangan kau memiliki hubungan dengan risa-neville dan haruto? " Ucapnya
" iya.. aku akan jujur hal itu benar!.. " ucap taka
sesaat semua penonton dibuat terkejut dengan pernyataan kejujuran taka
" haruto dan risa-neville itu adalah ayah dan ibuku... tapi sayangnya saat ini kedua sudah tidak ada.. " ucap taka dengan raut wajah yang cukup sedih memikirkan keluarganya
" baiklah.. semuanya terima kasih telah mengikuti acara dari awal hingga akhir.. sampai jumpa di festival valentine tahun depan.. " ucap prisenter
setelah itu panggung drama pun telah berakhir taka dan yang lainnya berada ditempat duduk dan mereka terlihat begitu keletihan dengan akting mereka
" hah!... capeknya!.. " keluh mereka semua
" aduh!.. karena terlalu banyak adegan bermesraan membuatku menjadi malu jika melihatnya.. " ucap taka yang wajahnya memerah
" biarkan saja.. aku sangat malu! mulai dari kedua orangtuaku dan bahkan aku bayi diperlihatkan.. fujihara bagaimana denganmu.." ucap taka dan membetulkan pakaiannya
terlihat kaede duduk ditepi pojok dan jongkok sambil menutupi wajahnya yang begitu memerah seperti tomat
" fujihara kau kenapa? " yuki
" jangan lihat aku.. sangking malunya membuatku tidak dapat menatap wajah orang.. banyak sekali adegan yang membuatku sangat malu... " Kaede
" adegan yang memalukan? ah.. maksudmu
adegan itu?! risa lihatlah aku tatap mata aku.. tenang saja semuanya akan baik-baik saja.. aku akan selalu bersamamu.. aku akan buktikan bahwa cinta kita tidaklah salah! " Taka
" benar-benar itu dia.. rasanya seperti aku sendiri yang sedang dilamar.." kaede
" kenapa dia yang harus menjadi heroine nya padahal aku kan istrinya taka!.. " gumam aoi yang cemberut melihat taka dan kaede terlihat begitu akrab
" hmph? ada apa aoi? wajahmu cemberut seperti itu? " ujar taka
" tidak ada apa-apa bodoh!.. " ucap aoi yang kesal dengan taka yang tidak peka
" ada apa sih dasar aneh.. padahal aku ingin memberikanmu hadiah.. " ucap taka yang tersenyum riang
" eh? hadiah!.. apa itu?! " ujar aoi yang bersemangat
" baiklah-baiklah.. aku berikan sekarang.. ini untuk kalian juga.. "
__ADS_1
taka memberikan selembaran foto-foto pada teman-temannya dan didalam foto itu terdapat momen-momen mereka saat sedang bersama
dan momen-momen yang penuh dengan kenangan indah dan momen ketika aoi, tifa dan yuri memakai cosplay sebagai maid
dan foto ayumi sora kyoko dan yang lainnya terdapat didalam foto-foto itu dan juga foto momen pertemuan mereka semua
" inikan? " ujar semuanya
" benar!.. itu adalah foto-foto kita semua disetiap momen penting yang ada.. pertemuan, kebersamaan, kesedihan, dan yang lainnya semua ada disini!.. " ucap taka yang begitu antusias
" hmm... begitu ya.. tapi bagaimana caranya kau memotret semua ini.. " ujar yuki
" ah.. itu karena aku sempat pergi ke masa depan dan meminta megumi disana untuk membuat kamera waktu.. " ucap taka yang mengelus-elus hidungnya
" jadi begitu.. kau mengunakan kecerdasan nya untuk kepentinganmu sendiri? dasar kau ini bodoh atau tidak sih!.. " ujar tristan
" hehehe.. maaf-maaf... tapi aku sangat perlu benda ini.. ada sesuatu hal sangat penting yang ingin ku jadikan
sebagai foto.. " ucap taka dengan menatap salah satu foto yang ada dimeja
" ini dia... "
taka mengambil sebuah foto yang dimana terlihat dirinya yang berusia 3 tahun bersama dengan keluarganya dan seorang anak perempuan kecil disampingnya
" hmm.. ini kau saat kecil kan? lalu siapa gadis kecil itu? apa itu kau tifa? " ucap yuri
" bukan? itu bukan aku.. tapi dari wajahnya mirip sekali dengan? aoi?! " Ucap tifa dan melirik ke arah aoi
" eh?!.. aku.. kenapa aku? aku tidak pernah ingat bertemu dengan taka saat kecil.. kalau tidak salah taka dan aku bertemu tidak selama itu.. " ucap aoi
" jangan pikirkan hal itu.. ayo kita sapa semuanya dulu.. " ucap taka yang membuka tirai panggung pertunjukan
dan terlihat orang-orang berjalan pulang keluar dari ruangan dan mulai menjadi sepi dan kosong
(Pok! Pok! Pok! Pok!)
terdengar suara tepukan tangan dari salah satu bangku penonton dan terlihat seorang gadis dengan rambut berwarna putih silver dan mata berwarna hijau berlian dan memakai kaca mata ia terlihat sedang tersenyum dan memberikan taka dan yang lainnya tepukan tangan
" keren-keren... sudahku duga onii-chan ku memanglah hebat!... " Ucap gadis itu
" onii-chan?! " teriak mereka semua tidak termasuk taka
" hehe... lama tidak berjumpa taka onii-chan!.. " teriak saki dan melompat begitu tinggi dan hinggap memeluk taka
" si-siapa dia!!.. " gumam megumi dan kaede yang begitu terkejut dengan kedatangan saki
" saki... " ujar taka dengan seakan tidak percaya dengan apa yang dia lihat
" sa-saki-chan!!... " teriak aoi yuri dan tifa
" taka no imouto.. " Yuki
" saki!.. bagaimana kau bisa berada ditempat ini?! " ucap taka yang kebingungan
__ADS_1