
Cyclops bangkit dengan keadaan perut yang tertebas oleh Taka dan api biru itu masih menyala
" Sialan kau! Aku sekarang tidak akan main-main lagi!! Bersiaplah untuk mati! " Cyclops teriak
Cakar-cakar tajam tumbuh dari kedua tangan Cyclops cakar itu berlapis batu berapi yang sangat keras
Cyclops mencakar taka dengan dua serangan
*Sling!! Dumm!!*
Taka menghindari serangannya namun serangan itu membelah bebatuan besar yang ada disekitar belakang taka
" Death Claw!! " Cyclops
Cyclops menyerang mengunakan kedua tangannya dengan saat yang bersamaan lalu mencakar Taka dengan keeman cakar besarnya
*Sling! Ting!*
Taka menahan cakar-cakar Cyclops dengan Exile namun serangan itu terlalu kuat hingga membuat Taka tergores bagian pipinya dan berdarah
" Sudah hentikan! Dengan cakar itu!!
kau ini tangguh sekali! Aku akan mengalahkanmu disini! " Taka
Taka mematahkan salah satu cakarnya dengan tangan kosong dan setelah itu Taka memukul Cyclops dengan tangan yang membeku memukul Cyclops dengan kerasnya hingga membuat Cyclops terjatuh
*Dumpp!!*
Tubuh Cyclops mulai berubah dan kulit-kulit mulai hancur dan ia berubah ia memiliki tiga kepala. Kepala yang ditengah singa sedangkan kepala satunya berkepala naga namun buntutnya ular hitam yang mengerikan mahkluk itu memiliki sayap dipunggungnya dan seluruh tubuhnya seperti batu yang dilapisi oleh api
__ADS_1
" Chimera! Ini jadi lebih merepotkan! " Taka
chimera meraung dengan ketiga kepalanya dengan sangat keras kepala naganya menyemburkan api yang sangat besar ke arah Taka
" Giga Wall! " Taka
Taka mengunakan barrier yang berlapis-lapis dan api itu berhasil dihentikan oleh Taka
" Dia ini sebenarnya mahkluk apa?
Dia selalu berubah-ubah? " Gumam taka
Taka menyerang nya tapi chimera menghindari serangan Taka dengan cara melompat mundur dan terbang dengan sayapnya
" Kali ini aku akan benar-benar menghabisimu! " Taka
" Cih! Kabut ini cukup menganggu! " Gumam Taka
Dari balik kabut itu terlihat chimera menjadi banyak dan taka dikepung oleh 10 chimera
taka menyadari ada hal yang aneh terjadi dan dikabut itu tercium bau gas yang sangat kuat
" Bau ini? Jangan-jangan gas! Apa yang ingin dia lakukan?! " Taka
3 chimera menyerang Taka dengan cakar secara membabi-buta taka menerima luka yang cukup hebat dan mengores seluruh tubuh Taka
*Slash! Slash! Slash!*
__ADS_1
" Sial! Ini cukup menyakitkan! " Gumam Taka dan memuntahkan darah yang cukup banyak
Dari kepala ular mereka menyeburkan asap beracun berwarna ungu
" ini racun! Bahaya!! Aku harus menghindar!
aku harus cepat-cepat mengalahkannya " gumam Taka
Taka melompati keluar dari asap itu namun 10 chimera itu menembak api yang sangat besar dengan waktu yang bersama
" Bahaya aku tidak sempat! " Taka
*Doooommmmmm!!!*
Ledakan besar terjadi dan menyebabkan Taka terluka parah terkena ledakan besar itu Taka seakan mandi darah tubuhnya berlumuran darah
chimera itu mengabungkan dirinya menjadi satu dan berubah menjadi sangat besar
Taka terkejut bukan main dengan itu dan dengan kondisinya yang sangat parah
ia terpaksa maju dan melawannya
" aku tidak akan kalah disini!! ini bukan tempat untuk mati! aku harus menang apapun yang terjadi! " teriak Taka
Taka berlari dengan cepat menembaki chimera yang sangat besar itu dengan Bruinhilde
*Dor! Dor! Dor!*
Taka menembaki sayapnya dengan peluru sihir dan berlari ke arah chimera berada
__ADS_1
Bersambung.....