Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S2 Chapter 55: Melawan Gordarst


__ADS_3

Mereka Taka dan tristan maju berlari cepat ke arah gordarst itu


Mereka terlihat serius menghadapi lawan dihadapannya


" gruoahhhh!!.. "


gordarst melancarkan tombaknya yang menjadi banyak dan menyerang trsitan dan taka mereka berdua berlari sambil menghindari tombak tombak itu


* ding! ding! ding! *


tombak tombak itu menancap di tanah


dalam sekejap tombak tombak itu menjadi satu kembali dan berada di tangan gordarst


gordarst menyerang tristan tepat didepannya


" Hmm!.. " tristan


tristan menunduk menghindari serangannya dan mengesrekan pedangnya ke tanah


" Freeze! ice break! "


* Freeze!.. "


* sret!. sreek!.. swoosh!! sling!.. *


tristan mengesrekan pedangnya ke tanah dan membekukan tanahnya agar licin dan ia meluncur dari bagian bawah trsitan melompat dan menebas bagian tubuh gordarst


* Zrak! *


gordarst tertebas oleh tristan dan bagian yang terkena tebasan beku darahnya pun ikut membeku


" gruoahhhh!!.. "


' tristan kau boleh juga! anak itu.. ' pikir taka sambil senyum


gordarst menembakkan sebuah sinar berwarna merah yang keluar dari mulutnya saat sinar itu mengenai sesuatu yang hidup maka ia akan membeku menjadi batu


gordarst mengarahkan sinar itu ke trsitan

__ADS_1


tristan yang tidak mengetahui sinar itu dan terdiri diam


" Oi! tristan!!.. jangan sampai cahaya merah itu mengenaimu maka kau akan menjadi batu " teriak Taka


tristan salto kebelakang sambil menghindari sinar merah itu " sial! maaf aku sedikit lengah tadi" ucap tristan sambil senyum


" tidak.. menurutku tadi itu hebat, cara mu menghindari serangannya itu luar biasa " Taka


aoi masih belum mampu menekan pelatuk Bruinhilde tangan aoi masih bergemetar seketika aoi dibayang-bayangi oleh masa lalunya


" pergi kau dari sini dasar! "


" orang seperti mu tidak layak hidup! Klan Maeda adalah sebuah bencana pergilah kau dari hadapanku "


" Pergi! Pergi! mati saja sana! "


Kata-kata itu selalu bergema ditelinga dan pikiran Aoi


" tidak! jangan! aku bukan seorang penjahat! pergilah.. " Aoi mulai terpengaruh oleh suara-suara itu dan tatapannya jadi kosong air mata pun ikut terjatuh


" aoi.. kau kenapa!? begitu aku mengerti.. kelihatannya dia telah terpengaruh oleh skill


⟨ Nightmare Sound ⟩ skill ini milik monster ini! dimana pemiliknya mampu membuat lawan depresi dan terbayang-bayang suara negatif " gumam taka


" Tidak ada waktu lagi!... kalian tolong urus ini sebentar! " Ucap taka sambil berlari ke Aoi


" Aoi!!!... " Teriak Taka


Sesaat taka memanggil aoi dan kelihatan suara taka sampai pada jiwa Aoi


aoi mulai mengingat semua kenangan-kenagan momen saat mereka berdua bertemu pertama kali ia melihat dirinya yang suram seketika berubah setelah bertemu dengan taka


" setelah melihatmu makanan ku jadi tidak enak lagi Ini buatmu saja " itu suara taka terdengar untuk pertama kalinya ditelinga aoi


' orang ini suaranya berbeda dari yang lainnya rasanya seperti angin yang berhembus sejuk ' pikir aoi pada saat itu


" kamu tolong jaga makananku dulu " ucap Taka


" i-iya " ucap aoi

__ADS_1


" beres.. maka nasi kepal ku tadi " Taka meminta makanan kembali


" ini terima kasih sudah menolong ku " ucap aoi dan mengembalikan nasi kepal pada Taka


" ya.. sampai jumpa " ujar Taka sambil meniggalkan Aoi


" Tunggu!.. " ucap Aoi berlari mengejar taka


" ada apa apa ada yang ketinggalan? " ucap taka sambil makan


" setidaknya biarkan aku membalas kebaikan anda aku mohon " ucap aoi dengan tergesa-gesa


" tidak usah dipikirin kalau begitu dah.. " ucap taka meninggalkan aoi


" tunggu aku mohon.. "


aoi menarik syal taka hingga membuatnya tercekik dan membiru " oi!.. lepaskan aku tercekik.. non!-nona.. " taka


Aoi pun melepaskan tangannya dari syal taka " ah maaf.. begini.. emm!?.. hmm!?..


sepertinya aku tertarik padamu.. namaku Maeda Aoi jika boleh ku tahu siapa nama anda?.. " ucap Aoi


" kamu tertarik padaku apa itu?! nona lawakanmu tidak lucu sama sekali, ya jika nama saja tidak masalah namaku taka senang bertemu dengan mu Maeda Aoi "


' Maeda Aoi kah.. dia gadis yang aneh.. ' pikirnya


# kembali kenyataan #


taka menusukkan pedangnya ke atas kepala aoi dan terlihat sebuah awan hitam menutupi kepala aoi


* Jleb!.. *


Seketika aoi telah terbebas dari pengaruh skill itu dan aoi jatuh dan taka dengan sigap menangkap aoi


" Taka.. terima kasih lagi-lagi kamu selalu menolongku.. " ucap aoi sambil berbaring di pangkuan taka


" tidak masalah.. aoi ini sudah saatnya gunakanlah jurus Pamungkasmu itu!.. " ucap taka


" ya, aku mengerti.. huuh... " aoi mulai mengambil kuda-kuda dan menggenggam gagang pedangnya aoi menaruh kaki kanan ke depan sedangkan kiri kebawah posisinya agak membungkuk

__ADS_1


To Be Continued


The Next Chapter


__ADS_2