
Kanai terkejut dan marah dengan hal itu
" saudara sejak kapan aku memiliki saudara seperti dia!! oh iya aku ingat dulu ayah pernah memberitahu padaku dia memiliki adik perempuan. adiknya itu menikah dengan seorang petualang dan memutuskan untuk meninggalkan istana...
Aku tidak perduli dengan itu! aku tidak ingin mempunyai saudara rendahan seperti mereka ini!! " Kanai dengan sombong mengatakan dengan lantangnya
" Cukup!! Kanai! aku sudah menyuruhmu berhenti! namun kenapa kau masih mengatakan hal buruk tentang mereka " raja itu menegaskan pada Kanai
" kau!! sudah hentikan! jangan menghina keluargaku lagi! aku sudah berusaha sabar tapi kau sudah kelewatan!! tutuplah!! mulut busukmu itu jangan berani-berani kau menghina ibu!! Hoy!! " Saki sangat marah dengan itu dan meluapkan emosinya
" Apa katamu!! jangan sok kamu dasar wanita rendahan! kau beraninya menghina diriku ini!! " Kanai
saki sudah tidak bisa menahan amarahnya lagi dan berjalan mendekati kanai namun Taka menghentikannya dengan tangannya
" saki hentikan.. cukup berhenti jangan dilanjutkan lagi " taka
" onii-chan? tapi! dia ini!!
sudah keterlaluan.. " saki mulai sedikit tenang setelah mendengar suara Taka
Perasaan amarah membendung Taka menahan perasaannya dan mulai bergerak membalasnya
" tunggu Kanai? jangan sampai kau membuatnya marah jika tidak! " Raja memperingati kanai
" hey Baginda raja. Aku sekarang lagi marah loh! pangeran seperti kau sudah membuat adikku marah aku juga sekarang marah padamu loh!! " Taka
ucapan Taka membuat orang orang di ruangan itu merinding ketakutan
" diamlah!! memangnya kau bisa apa!
aku ini kuat loh aku juga bisa memasukan mu kedalam penjara sekarang juga " Kanai mulai sombong dihadapan taka
" Kuat? Ha....ha!! konyol sekali hey apa kau pikir kau hebat!! apa kau tahu orang yang paling menyebalkan dari semua orang yang pernah menentangku! " Taka
Taka menujukan sifat aslinya
Kanai menyerang Taka mengunakan sihir api yang dia keluarkan " terima ini matilah! " Kanai
Taka karena diam dan tidak bergeming menerima api itu namun itu tidak membuat Taka terluka sedikitpun
Kanai lalu mengambil pedang milik pengawalnya dan menyerang Taka dengan sekuat
*Ting!!*
Taka menahan pedang itu dengan tangan kosong Taka menghancurkan pedangnya dan membanting kanai ke tanah hingga membuat tanahnya retak
*Dummp!!*
__ADS_1
" dengar ini sebelum kau berbicara seharusnya kau harus melihat siapa lawan bicaramu dulu!! aku tidak perduli walaupun kau adalah pangeran!! kau sudah benar-benar kelewatan aku akan memberitahumu bagaimana rasanya rasa sakit yang sebenarnya!! " Taka dipenuhi oleh amarah
" Elektro breve: ledakan petir "
Taka menyetrum Kanai dengan menyambarkan nya petir dengan gelombang listrik yang kuat
Kanai tersambar oleh petir yang di lancar oleh Taka
" Helios Flame "
kali ini Taka membakar Kanai dengan api yang sangat panas bahkan sepanas matahari itu sendiri
Kanai terbakar oleh api itu Taka terus menyiksa kanai dengan kejam
" ayolah pangeran coba buat
aku terhibur lagi " Taka
Kanai sudah tidak sadarkan diri dan terus-terusan di jadikan mainan oleh Taka
" ini masih belum cukup loh pangeran..
ayo kita lebih bersenang-senang lagi!! " Taka
Taka melemparkan Kanai ke angkasa dan menendangnya dengan kuat hingga membuatnya terhempas Taka dengan segap menangkap Kanai kembang seperti sebut bola
" aktifkan Healing.. " Taka menyembuhkan Kanai dengan healing
" sialan kau beraninya!! " Para mengawal Kanai
Semua pengawal Kanai menyerang Taka yang masih memegang tangan Kania yang tergeletak di tanah
2 Belahan diri Taka muncul dari punggung Taka dan menyerang mereka di antara mereka dipukul hingga terhempas jauh ke dinding istana dan dan belahan taka yang lain menendang kepala salah satu mengawal yang tersisa Taka berhasil menumbangkan semua pengawal dan Kanai dalam sekejap
Taka melepaskan tangannya dari kanai
" seperti aku akan menunjukkan kekuatanku setelah menyerap kekuatan raja iblis dan Destroyers " Taka mengeluarkan sedikit kekuatan yang ia dapatkan dari menyerap raja iblis
aura hitam yang meledak-ledak angin berhembus kencang di dalam ruangan. aura itu menyebabkan getaran hebat pada tanah
dinding-dinding istana retak terkena aura itu
Semua orang terhempas terkena aura itu semua orang yang ada menjadi ketakutan melihatnya para prajurit ikut terhempas dan juga petinggi kerajaan dan raja dan ratu juga ikut terhempas
" waduh aku lupa? seharusnya aku tidak boleh memperlihatkan pada orang-orang karena sangat berbahaya.. aku harus menguranginya lagi jika tidak kerajaan ini hancur! " Taka mengatakannya dengan santai
Sedangkan orang yang berada di dekat nya begitu ketakutan setengah mati
__ADS_1
" menghancurkan kerajaan?? yang benar saja! itu tidak mungkin kan " gumam semua orang yang ada
" kau hanya berusaha menakutiku saja kan " kanai mengatakannya dengan ingus yang keluar
Kanai menunjuk jarinya ke arah Taka
" Semuanya tangkap dan bunuh dia sekarang lakukan! ini perintah putra mahkota!! " Kanai
semua orang hanya diam dan tidak membalas perkataannya " hey? kenapa diam semua? cepat bunuh orang ini sekarang juga!! " Kanai
" maaf kami tidak bisa melakukan itu.. walaupun kita mengunakan semua pasukan yang ada di kerajaan ini tapi itu akan sia-sia
dia mustahil kita kalahkan...
sekarang ini justru bisa saja kita semua yang akan dibunuh olehnya " ujar salah satu prajurit
Taka menarik kera baju Kanai dan mengangkatnya dengan tangannya Taka melemparkan Kanai ke tepi dinding dalam sekejap mata Taka sudah berada di dekat dinding itu dan menekan Kanai dengan tangannya
" hey pangeran buatlah aku lebih terhibur lagi!! apa cuma segini? mana omongan besarmu tadi!! kau tidak tahu siapa yang kau hadapi!! " Taka mengatakan itu dengan tatapan penuh ancaman
" taka berhenti disitu! jangan diteruskan
lagi " Risa mengatakan itu dengan tegas
Taka menatap ibunya tatapan ibunya yang begitu tajam hingga membuat Taka ketakutan
Taka melepaskan kanai dan membiarkannya
Tergeletak di tanah
" dengar ini tidak peduli siapapun orang itu jika berani menghina atau menyakiti orang yang berharga bagiku maka akibatnya adalah hidup kalian akan berakhir!! " Taka
Taka kembali ke sifat baiknya
" ahaha... Maaf yah seperti aku sudah berlebihan.. soal tadi aku anggap tidak pernah terjadi tenang saja aku tidak berniat menghancurkan kerajaan ini asalkan kalian tidak membuatku marah... "
" Risa putramu itu.. sifat baiknya dan terkadang menjadi menyeramkan dia sangat mirip dengan ayahnya.. dia sudah tumbuh jadi anak yang kuat tidak mungkin terlalu kuat? " Raja
" ayahanda... yah dia sangat mirip dengannya walaupun dia seperti itu
tapi dia masih lah anak-anak " Risa mengatakan sambil tersenyum
Taka menyembuhkan Kanai dengan sihir penyembuh luka-luka yang kanai terima setelah bertarung dengan Taka menghilang
dan menjadi normal seperti sediakala
" saki tenang lah onii-chan mu ini selalu ada untukmu.. dan seterusnya Hihihi... " Taka tertawa dengan bangga
__ADS_1
" apa-apaan itu sok keren sekali.. tapi aku juga senang karena ada onii-chan disini " gumam saki tersenyum melihat Taka
Bersambung...