
Aoi berlari ditengah tengah hujan deras yang membasahi tubuhnya ia berlari melewati jalan yang sepi menggambar perasaan saat ini
aoi terjatuh terselandung batu kecil dan membuatnya jatuh dengan tubuh yang basah
" kenapa? kenapa ini bisa terjadi? taka kenapa dia begitu jahat padaku.. kenapa padahal selama ini Taka selalu baik padaku.
jika pada akhirnya begini kenapa waktu itu kau menolong ku.. " gumam Aoi
" Rasanya menyakitkan sekali.. ini sangat sakit! Aku tidak menyangka ini akan terjadi..
Sekarang apa yang harus aku lakukan.. " gumam Aoi
Aoi menagis ditengah-tengah hujan yang membasahi tanah
# istana #
" ini sudah benar.. semua ini lebih baik.
ini demi kebaikan Aoi sendiri " ucap Taka nada kecil
taka menasih dengan suara kecil agar tidak didengar oleh yang lain namun air matanya tidak bisa ditutupi
* Plak!! *
Risa menampar taka dikedua sisi pipinya untuk menyadarkan Taka
" Apanya yang lebih baik? Lihat lah justru kau menyakiti dirimu sendiri.. apa benar ini yang kau inginkan? " Risa
" ibu.... maaf semua ini demi kebaikan mereka. aku takut jika dia terus bersamaku
Itu akan membuatnya terus menderita.. " Taka
" Pada akhirnya kau hanya mementingkan
Aoi.. itu artinya kau itu mencintainya bukan?
jika kau benar-benar membencinya kau tidak mungkin buat seperti ini.. " Risa
" ibu yakin keputusanmu ini salah. Kau tidak boleh membohongi perasaanmu terus..
ibu juga yakin Aoi juga sangat menyukaimu..
__ADS_1
selama ini dia merawatmu dengan penuh perhatian bahkan dia lebih mementingkanmu di banding dirinya
sendiri " Risa
" Sekarang kau harus melakukan yang harus kau lakukan.. pergilah dan kejarlah Aoi!
Sekarang sebelum semuanya terlambat " Risa
" Aku tidak bisa.. aku sudah berbuat jahat padanya aku tidak bisa menunjukkan Wajahku lagi didepannya " Taka
" Jika kau terus begini.. kau akan menyesal.. kau akan kehilangan dia selamanya Taka!
Cepatlah kejar Aoi sekarang! " Risa
taka menyadari bahwa yang ia lakukan itu bukanlah keputusan yang tepat Taka berdiri tegak dan langsung berlari mengejar Aoi
Taka berlari begitu cepat dan seluruh pakaiannya ikut basah Taka tidak memperdulikan itu dan tetap berlari
Aoi terlihat sedang berdiri ditengah-tengah hujan taka yang melihat Aoi langsung bergegas menyampari nya
" Aoi...... " Taka
Aoi mendengar ucapan Taka namun ia tidak melihat ke arah taka dan memilih memandang arah yang berbeda
" iya aku tahu... maaf. " Taka
" maaf? buat apa kau meminta maaf!?
bukannya kau membenciku kan?
kenapa kau meminta maaf! " Aoi
" Aku benar-benar minta maaf.. tentang ucapan ku tadi.. sebenarnya aku tidak ingin mengatakan itu tapi.. karena aku takut jika kau terus bersamaku kau akan terus menderita.. karena itu aku terpaksa melakukan itu.. " Aoi
" kenapa? aku tidak pernah memintamu untuk melakukan itu.. itu tidak benar! kenapa kau berpikir begitu.. aku sama sekali tidak mengerti... Aku tidak pernah berfikir seperti itu " Aoi
Aoi berbalik menatap taka
" Cepatlah lenyap dari sini aku tidak ingin melihatmu lagi! Aku benci padamu Taka! " Aoi
" aku tidak masalah jika kau benci padaku
itu wajar! aku sudah berkata jahat padamu..
__ADS_1
Maafkan aku... Aoi sekarang aku akan mengungkapkan perasaanku sebenarnya.. " Taka menatap serius Aoi
Taka mengumpulkan tekadnya dan mengatakan perasaannya
" Maeda Aoi.. Aku telah jatuh cinta padamu..
Sekarang aku telah menyadari perasaanku itu.. " Taka
" Taka... " Aoi
" Maeda Aoi Aku Mencintaimu.. bersediakah kau menikah denganku.... " Taka
Taka melamar Aoi dan memasang cincin di jari tengah aoi
hujan seketika reda dan matahari terlihat terang sebuah pelangi yang sangat indah mendampingi momen indah itu
Aoi menagis bahkan ia sangat bingung sedih atau bahagia
" Apa sih.. aku sekarang bingung sedih atau senang.. perasaan ini sangat hangat..
apa ini kau cuma berbohong? " Aoi
" tidak! Aku serius.. Aoi Aku cinta padamu..
menikahlah denganku! " Taka
" Emm? bagaimana ya? kalau begitu " Aoi mulai tersenyum
" Cepat dong! Lama-lama aku jadi malu " Taka
Aoi mendekati Taka lalu menciumnya
aoi memegang kedua tangan Taka dengan erat Air mata bahagia mengalir dari Aoi
Aoi melepaskan bibirnya dan tersenyum bahagia dan menjawabnya
" Itu lah jawabanku.. aku mau menikah denganmu.. jadikanlah aku sebagai istrimu.
untuk seterusnya mohon kerjasamanya.
Taka " Aoi menerima lamaran Taka
Bersambung....
__ADS_1