
Taka pergi ke tempat panggung drama diadakan ia masuk melewati pintu depan yang masih belum ada penonton yang datang
setelah itu ia memasuki kamar ruangan ganti kostum ia dibantu oleh orang-orang yang bertugas menyiapkan kostum
untuk para pemeran karakter yang ada dan setelah beberapa saat yuki dan yang lainnya datang dan juga mengganti pakaian mereka dan memakai kostum yang telah diatur
beberapa saat kemudian banyak orang yang berbondong-bondong masuk ke dalam ruangan dan duduk dibangku yang telah disediakan
jumlah penonton berkisar berjumlah 300 orang dan termasuk murid-murid sekolah dan orang tua mereka pun ikut menonton
taka dan teman-temannya berada dibalik layar panggung terlihat mereka duduk sedang menunggu waktu untuk tampil
" huh.. rasanya gugup sekali!.. " ucap kaede yang menepuk pipinya dari kedua sisi
" iya.. aku juga sama fujihara.. " yuki
" tapi.. aku yang mendapat banyak dialog disini.. " taka
" yosh! fokus taka! aku harus berhasil menyelesaikan semua ini.. aku yakin bisa melakukannya!.. " gumam taka dengan berkonsentrasi untuk fokus
panggung telah disiapkan dengan sangat matang dan mengunakan proyektor 3d untuk menampilkan beberapa efek visual tertentu
dan semua itu dapat dilakukan dengan teknologi canggih yang membuat tampilan lebih terlihat nyata dan terlihat disisi sudut panggung terdapat layar besar dan panjang
sesaat terdengar suara dari depan tirai yang tertutup seorang perempuan prisenter yang memakai pakaian costom akademi pedang
" selamat datang semuanya.. terima kasih telah meluangkan masa untuk berkunjung kesini.. hari ini adalah hari yang spesial.. dihari ini sekolah mengadakan festival valentine disetiap tahunnya.. dan tahun ini akan menjadi lebih spesial lagi!.. " ucap prisenter
" kalau begitu sudah cukup basa-basinya kita mulai saja ke acara utama.. kami mengadakan sebuah pertunjukan drama dari kisah yang terkenal, Rabble X Princess kisah ini di ambil dari kisah nyata semasa dahulu.. " ucap nya
" baiklah!.. terima kasih menunggu sekarang kita mulai!.. 1..2..3.. Happy Valentine!.." teriak prisenter dengan ceria
(Prok! Prok! Prok! Prok! Prok! Prok!)
semua pengunjung memberikan sebuah tepukan tangan yang sangat meria dan sesaat tirai panggung terbuka dengan sendirinya
dan terlihat taka berada disisi kanan sedang menghadap kebelakang panggung dan dari layar muncul sebuah gambar yang dimana itu adalah mimpi kisah haruto
" ini dimana... tempat apa ini.. " taka alias haruto
" ini adalah tempat yang tidak terhubung dengan waktu dan kenyataan.. ini.. haruto sesuatu hari nanti kau akan memiliki seorang anak yang akan mengengam takdir dunia ini!.. " ucap sebuah cahaya yang berdiri tepat didepan haruto
" anak? bahkan aku saja belum menikah bagaimana aku bisa mempunyai anak! " haruto
" anak itu diramalkan adalah legenda yang terlahir kembali.. dan berhati-hatilah nasib dunia saat ini ada didalam genggamanmu "
sesaat taka yang berperan sebagai haruto terbangun dari mimpi itu dan ia sudah berada ditengah-tengah keramaian akademi pedang dan ia sedang bersama rei ayah dari tifa
" haruto.. ada apa? cepatlah rekan!.. kita tidak boleh telat di hari pertama masuk." ucap yuki alias rei dengan tersenyum riang dan merangkul haruto dari samping
__ADS_1
" iya maaf tadi aku sedikit melamun.. " ucap taka sebagai haruto
" benar!.. tujuanku datang kesini untuk menghabisi putri pertama kerajaan kingdom gale, risa neville!.. " ujar haruto dengan suara pelan dan tatapan yang begitu tajam
seluruh pengunjung yang menonton dibuat terkejut dengan perkataan taka sebagai ayahnya haruto
sesaat di layar terdapat sebuah visual yang memperlihatkan haruto yang sedang bersama seseorang pria tua
" haruto gunakanlah teknik berpedang yang ku ajarkan dengan benar! dan bertanggung jawab dengan kekuatanmu.. "
" baik!.. "
setelah itu muncul sebuah visual yang menampilkan haruto bersama dengan seorang pria yang berbeda
" ingatlah dekati putri itu dan habisi dia secara diam-diam! jangan sampai misi ini gagal! aku sangat mengandalkanmu haruto!.. kau bukanlah pemula, kau adalah pembunuh bayaran yang bisa ku andalkan! " Ucap pria itu
" baik!.. "
haruto mengingatkan kembali misinya untuk mendekati risa yang seorang putri dari kerajaan kingdom gale
" walaupun aku bilang seperti itu.. tapi aku pernah melihat putri itu sebelumnya.. sekarang bagaimana caranya aku menemukannya? " gumam haruto
" haruto kau ini sehat atau tidak sih? " ucap rei
tanpa ia sadari waktu telah berlalu 3 hari setelah masuk ke dalam akademi pedang dalam kisah mereka haruto belum dapat menemukan informasi tentang risa
saat ia berjalan di taman tiba-tiba angin berhembus kencang yang membuat haruto melihat ke arah bangku taman
dan terlihat ada dua orang perempuan yang sedang duduk sambil memakan bekalnya dan kedua orang itu adalah risa dan ibu dari tifa yang masih muda mereka terlihat begitu akrab Risa tersenyum begitu manisnya
sesaat haruto yang melihatnya langsung terpesona karena kecantikannya dan belum mengetahui itu adalah risa orang yang ia cari-cari
" ka-kawaii!!.. " ucap haruto yang terpesona dengan kecantikan Risa
sesaat dari jarak yang cukup jauh terdengar suara anak panah yang mengarah ke risa dengan sigap haruto melesat cepat
berdiri dihadapan risa lalu menebas anak panah itu dengan melihat kejadian itu membuat risa terkejut karenanya
" apa yang terjadi?!.. " risa
dan terlihat dari jarak yang cukup jauh terlihat seorang pria yang menembakkan puluhan anak panah ke arah risa
" cih!... "
(Ting! Ting! Ting! Ting! Ting!)
haruto menebas-nebas anak panah itu yang terlihat seperti nyata dari layar visual itu
haruto melemparkan sebuah krikil dan sesaat krikil melesat ke arah pemanah itu
__ADS_1
dengan krikil kecil haruto berhasil menumbangkan pemahan itu dan jatuh
risa yang panik berdiri dan mendekati taka haruto
" a-ano.. sebenarnya yang terjadi barusan..
aku tadi sempat melihat ada anak panah yang mengarah kesini? " Ucap risa
" iya.. tapi sekarang semuanya baik-baik saja.. kalau begitu aku permisi dulu.. " ucap haruto yang pergi meninggalkan mereka
sesaat dari kejauhan rei berteriak kencang memanggil haruto sambil berlari ke arahnya
" oi!!.. haruto!... dari kemana saja kau ini?!.. " teriak rei
" oh?! apa ternyata kau sedang bersama dengan nona-nona cantik puranya.. oh kau kan?! jadi begitu, perkenalkan namaku rei von effort.. senang bisa berjumpa denganmu tuan putri risa-neville.. " ucap rei yang menundukkan dan menggenggam tangannya
sesaat megumi yang berperan sebagai ibu tifa melepas tangan rei dari risa dengan paksa dan ia terlihat begitu marah dengan perlakuan rei
" berhenti!.. selama ada aku sebagai pelayan risa-sama aku tidak akan membiarkan orang aneh sepertimu mendekati tuan putri!.. " ucap megumi yang berperan sebagai ibu tifa
" hmmp? siapa kau? jangan bilang kau terpesona dengan ketampananku ini.. " ucap rei yang narsis
" sudahlah ayo pergi kau menganggu saja.. m-maafkan perlakuan temanku ini nona.. dia ini memang bodoh tapi dia bukan orang yang jahat kok, hanya kelakuannya saja yang buruk " taka berperan sebagai haruto
" dasar rei ayo cepat kita pergi!.. kau ini suka mencari masalah saja!.. " ucap taka yang menyeret Yuki menjauh dari mereka berdua
" ano.. jika boleh aku tahu siapakah namamu tuan pendekar pedang.. " ucap kaede yang berteriak mendalami perannya
" aku risa-neville senang bertemu denganmu haruto-san!.. semoga kita dipertemukan kembali haruto-san.. " ucap risa dengan tersenyum manis
(Jleb!)
dengan senyuman risa membuat haruto terpanah oleh panah asmara dan tepat menebus hatinya yang membuatnya goyah
" tidak-tidak.. dia ini targetku loh!.. aku tidak boleh terpesona dengannya.. maaf saja walaupun kau sangat cantik tapi sayangnya aku harus tetap menghabisimu nona putri!.." haruto alias taka
setelah melewati banyak sekali adegan akhirnya mereka semua sampai di adegan terpenting dalam kisah mereka. haruto telah melupakan misinya tentang menghabisi risa dan menjadi melindunginya dan selalu bersama dengannya disepanjang waktu
hubungan mereka yang semakin dekat dan saling menyukai namun cinta mereka dilarang oleh dari pihak risa yang karena status mereka sangat berbeda jauh dan mereka menjalani cinta terlarang
mereka telah saling jatuh cinta pada masing-masing dan saling menyatakan perasaannya dan hingga mereka pacaran secara sembunyi-sembunyi
haruto di tuduh dan difitnah dan dimasukkan ke penjara oleh raja haruto yang tidak dapat berbuat apa-apa hanya pasrah saat ditanggap
hal itu membuat risa menagis dan berdiri didepan sel tahanan haruto sambil menagisi haruto
To Be Continued
The Next Chapter...
__ADS_1