Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain

Reinkarnasi Di Dunia Game Galge Malah Menjadi Villain
S2 Chapter 8: Kebaikan dan Kemarahan


__ADS_3

Taka membuka gate menuju ke kingdom Gale


taka ibunya dan saki berdiri didepan gate itu dan memandangi kingdom gale dari lubang gate


" .......baiklah. ibu saki apa kalian sudah siap? " taka bertanya dengan senyuman


" Iya tapi taka ada yang ingin ibu tanyakan padamu. lubang ini benda apa? " Ibu Taka


" .....emm? ini gate aku bisa mengunakan ini untuk pindah tempat dengan


sekejap mata " Taka


" Jadi ini semacam sihir teleportasi? " Ibu Taka


" jika itu agak susah di jelaskan.. tapi tidak sama dengan teleportasi. Jika teleportasi itu memindahkan objek dari disini ketempat yang sudah ditentukan. jika ini berbeda.


ini semacam lubang yang sudah di isi alamat yang sudah ditentukan yah aku sering mengunakan ini.. tapi gate mempunyai kelemahan jika kita tidak pernah menemui tempat tersebut maka kita tidak bisa mengunakan gate untuk pergi ke tempat itu... " Taka menjelaskan dengan susah payah


" ....Intinya ibu kita sudahi pembicaraan ini ayo kita masuk " Taka


Taka bersama ibu dan adiknya masuk ke dalam gate dan mereka sampai di kingdom Gale dengan sekejap mata


kingdom gale masih saja ramai dan banyak penduduknya hidup mereka sangat aman damai dan tidak ada konflik


" ....hee tempat ini sudah menjadi lebih ramai dari sebelumnya.. kota benar-benar makmur.. andai saja kota nobra bisa sejahtera seperti ini " gumam Taka


taka melihat disekitar dan tersenyum melihat nya


" Emm? onii-chan ada apa? " Saki


" tidak ada apa-apa kok.. aku hanya berpikir


jika waktu itu perang tidak dihentikan apa yang akan terjadi pada kota ini ya.. " Taka


Taka dan keluarganya melanjutkan perjalanan menuju ke istana kerajaan


Taka kebetulan yang melihat makanan di depan matanya ia berhenti dan membeli makanan itu


" permisi... makanan ini namanya apa " taka bertanya dengan penuh semangat


Makanan yang terbuat dari adonan tepung dan kentang di dalamnya berisikan rasa manis atau pedas


" ah.. itu kroket apa kau ingin itu? 5 koin perak untuk mendapatkan 3 kroket itu.


Di dalam terdapat rasa manis dan ada yang pedas tergantung variasi " penjualan kroket


Taka sangat menginginkan kroket itu dan tidak bisa menahan rasa laparnya tingkahnya menjadi seperti anak-anak


" Kalau begitu aku beli 9 pak penjualan.. " Taka memberikan uangnya dan mengambil kroket lalu mereka melanjutkan perjalanannya


ibunya dan saki hanya bisa melihat Taka dengan senyum pahit melihat tingkah kekanakannya " ahahaha? wajarnya dia kan masih lah anak remaja.. tidak heran juga dia


Bersemangat melihat makanan didepannya.. " ibunya


" onii-chan kau memalukan... " saki

__ADS_1


Seorang anak penampilannya kumuh dan tubuhnya kotor badannyasangat kurus dan


Ia terlihat sangat kelaparan


" Ibu. saki.. maaf tunggu sebentar ada yang ingin aku lakukan " Taka pergi meninggalkan mereka berdua dan menuju anak kecil itu


Anak itu terlihat usianya masih lah kecil sekitar 6 tahunan namun tubuhnya kurus hingga tidak terlihat seperti anak pada umumnya


Taka melihatnya mengingat pada dirinya dimasa lalu saat masa pelatihan taka mendekatinya dan mengajaknya ngomong


" adek.. apa yang kau lakukan disini? " Taka


Anak itu menjadi perkataan taka dengan perut yang kelaparan " begini kakak.. aku dan adikku belum makan selama berhari-hari. Adikku masih 5 tahun dan dia sangat kelaparan jadi aku ingin membeli makanan tapi aku tidak mempunyai uang " anak itu


" Begitu.. memangnya kau tinggal


dimana? " Taka bertanya dengan lembut hati


" aku tidak mempunyai rumah. Aku dan adikku tinggal di lorong kecil yang tidak terpakai itu.. ibu dan ayahku sudah membuangku dan adikku. aku hanya bersama adikku saja " anak laki-laki kumuh itu


Taka memberikan kroketnya dan memberikan 20 koin emas pada anak itu


" ambillah ini saja ini dengan baik-baik jangan berikan ini pada orang yang tidak kau kenal mengerti.. lalu kroket ini makanlah dengan adikmu habislah semua oke " taka memberikan dengan tulus dan wajahnya tersenyum bahagia


anak itu sangat senang dengan pemberian Taka dan air matanya mengalir tidak ia sadari


Anak itu seketika memeluk Taka dengan tangisan haru "...kenapa kakak memberi aku ini.. padahal selama ini tidak ada orang yang melakukan ini.. kenapa kakak sebaik ini aku bukan lah siapa-siapa kakak loh.. tetapi kenapa? " anak itu menagis dengan haru hingga membuatnya susah untuk berkata dengan lancar


" adek aku ingin tanya padamu apa impianmu? " Taka


" itu bagus itu sudah cukup.. kejarlah impianmu itu kau harus percaya kau mampu mengapainya mengerti jangan menyerah


teruslah maju apapun yang kamu hadapi " Taka


" yah.. aku mengerti kakak.. akan aku lakukan. terima kasih banyak kak aku tidak akan pernah melupakan kakak jika nanti aku besar. Aku ingin menjadi orang seperti orang yang menghentikan perang itu..


aku tidak tahu siapa namanya tapi aku ingin menjadi hebat sepertinya " Taka


Setelah itu taka kembali ke ibu dan adik.


mereka berdua mendengar pembicaraan taka dari kejauhan dan mengetahui apa yang Taka lakukan


" sifat baik hati itu.. dia benar-benar menirukan sifatmu yah sayang " gumam ibu Taka


Mereka bertiga melanjutkan perjalanan dan sampai di istana kerajaan kingdom Gale


Mereka memasuki taman istana dan saat ini masuk ke dalam gerbang istana seorang prajurit tua menghentikan Taka dan keluarganya


" Tunggu sebentar!! " Ujar prajurit tua


Prajurit tua itu terkejut melihat ibunya Taka


Ia menggosokan matanya dengan tangannya dia pikir yang dia lihat mimpi


" apa aku tidak salah lihat? jangan-jangan

__ADS_1


Putri Risa?? apa itu benar itu kau? " Prajurit itu seolah tidak percaya apa yang ia lihat


Taka dan saki tidak mengerti itu hanya bisa diam " ahaha.. seperti dipanggil putri itu sudah tidak pantas lagi untuk ku. Yang sudah menjadi seorang ibu ini.. " ibu taka


Prajurit itu menundukkan kepalanya dan memberi hormat pada ibunya taka


" wah! ternyata benar.. lama tidak bertemu putri Risa.. maaf aku tidak kesopanan ku tadi... " prajurit tua itu meminta maaf pada ibunya taka


" tidak perlu begitu.. paman aku kesini untuk bertemu dengan ayahandaku dan Ibundaku


apakah mereka sehat? " Risa


" iya.. raja dan ratu mereka sehat-sehat..


mereka pasti senang dengan kedatangan anda.. kalau begitu biar Aku antar putri ke tempat raja berada " prajurit tua itu menunjukkan jalan pada mereka bertiga


ia kebingungan melihat Taka dan saki karena tidak mengenalnya


" Putri.. kedua orang ini siapa? " Ujar prajurit tua


" mereka anak-anakku.. dia putraku namanya taka dan dia adiknya


namanya saki " Risa


Prajurit tua itu menarik jengot nya dan mengelusnya sambil berfikir


" oh ternyata begitu... tapi tunggu sebentar..


taka? seperti aku tidak asing dengan nama itu? aku ingat sekarang.. kamu taka yang itu bukan? " Prajurit tua itu menarik-narik tubuh taka hingga taka terkejut dengan itu


" yah aku taka apa ada masalah! " Taka menajamkan tatapan dan membuat prajurit itu ketakutan dan mundur


Ibu Taka memukul Taka dan menegurnya


" Taka! kau tidak boleh begitu pada orang yang lebih tua padamu minta maaflah.. " Risa


" tidak mau aku tidak salah kenapa aku harus minta maaf " Taka mengatakan dengan keegoisannya


" Tidak-tidak seharusnya aku yang minta maaf karena tidak sopan.. aku hanya terkejut padamu. Aku tidak menyangka bisa bertemu denganmu secara langsung.


Aku mengetahui tentang yang kau sudah lakukan. Waktu itu kau menghentikan perang yang bisa menimbulkan banyak korban tapi kau tidak takut menghadapinya dan berhasil menghentikan perang kau sudah di anggap sebagai penyelamat di kota ini " prajurit tua


" kau juga orang yang mengalahkan 4 pahlawan sekaligus dan meratakan 1000 pasukan kekaisaran barat.. aku kagum dengan itu " prajurit tua itu


" apa kau mau bilang perbuatanku salah!


mereka yang menyerangku tanpa alasan dan menganggapku sebagai ancaman.


Mereka juga di bantu oleh 4 pahlawan badut itu untuk mengalahkanku. Itu tidak ada apa-apa dengan apa yang sudah mereka perbuat.. mereka sudah membunuh teman baikku dan membuat teman-temanku menderita! Mereka sudah keterlaluan kau tahu!! Ini apa kau mau bilang salahku!! " Taka mengatakannya dengan penuh kemarahan


" maaf.. aku tidak bermaksud.. kerajaan ini tidak pernah menganggapmu sebagai musuh. Mungkin jika itu dilakukan maka entah apa yang akan terjadi pada kerajaan ini? " Prajurit tua


" Kalau begitu mari kita masuk kebetulan raja dan ratu sedang merindukan mu putri Risa " prajurit tua


Bersambung...

__ADS_1


__ADS_2