
Setelah berhasil mengalahkan ifrit mereka berdelapan menghadapi dewa jahat dan free
sementara itu taka masih bertarung dengan raja iblis diablos
pertarungan mereka menjadi semakin memanas dari sebelumnya taka mampu mengimbangi kecepatan kekuatan dan ketangkasan
taka mengeluarkan 5 clone nya dan menyerang diablos dengan menyerbunya diablos menciptakan sebuah tombak dari sihir kegelapan dan dengan cepat menusukkan ke-lima clone taka dan kelima clone itu langsung lenyap seketika
" Gloryflame!..."
taka melapisi kedua kakinya dengan api biru dan segera melesat ke arah diablos sesaat taka mengarahkan tendangannya ke diablos namun dengan tangkas diablos menahan tendangannya dengan tombaknya
" jatuhlah!!.." teriak taka
tendangan taka mendorong mundur diablos dan sesaat ia terdorong jatuh dari ketinggian taka kembali mengejar diablos dan bersiap melancarkan serangan yang mampu melukainya
" hmph! 1 hal kecerobohan yang masih ada sampai sekarang.. kau tidak pernah memahami situasi sekitarmu.." ucap diablos
" hah apa maksudmu?!.. hah?! apa ini! " ujar taka yang panik
sesaat dibelakang taka muncul lubang hitam dan dengan cepat ia diterkam olehnya sesaat dari dalam lubang hitam itu telah diisi api hitam dan membakar taka didalamnya
" akh!.." jerit taka yang terbakar oleh api hitam itu
" sial!.. sebenarnya aku tidak ingin melakukan ini ditubuh ini, tapi aku tidak ada cara lain!.. aku harus melakukannya
" bersinarlah 10 artefak!!... kembalilah wahai kekuatanku!.. " teriak taka
taka mengambil ke-sepuluh artefaknya dan melemparkannya ke udara sesaat ke-sepuluh artefak itu mengapung diudara dan bercahaya berwarna-warni sesuai kekuatannya
ke-sepuluh artefak itu mulai menyatu dengan taka dan seketika dalam sekejap lubang hitam itu dihancurkan dengan mudahnya oleh taka yang telah bersatu dengan artefak
taka memejamkan matanya mencari keberadaan teman-temannya dan ia menggunakan telepati dan menyambungkan pikirannya ke mereka dan mulai berbicara dengan mereka
" semuanya apa kalian mendengarku? " gumam taka
" ah.. ini kan suara taka? " gumam tristan
" suara taka ada di dalam pikiranku.." ucap aoi
" inikah? telepati.." yuri
" ada apa taka.. sampai kau mengunakan telepati untuk berbicara " yuki
" yuki.. dan juga semuanya tolong dengarkan aku.. aku mengunakan ke-sepuluh artefak dalam tubuh ini tapi kekuatan ini terlalu besar, tubuh katsuragi kiyotaka telah mencapai batasnya aku hanya dapat mengunakan kekuatan ini hanya 20 detik saja.. semuanya aku mohon bantu aku mendapatkan tubuhku kembali.." taka
" yosh.. semuanya kita maju!.." yuki
sesaat yuki dan yang lainnya berlari menyerbu diablos melihat hal itu free dan dewa jahat segera menghalangi jalan mereka
" apa kalian pikir aku akan membiarkan kalian begitu saja.." ucap free
" jangan harap kalian bisa melewatiku!.." dewa jahat
" hmph!.. lawan kalian adalah aku!.."
sesaat yuki melemparkan ke-lima arcananya yang bercahaya terang sesaat ke-lima arcana itu menyatu dengan yuki
seketika kekuatan yuki meningkat drastis dan tubuhnya dilapisi armor hitam yang tiba-tiba muncul dan mantel berwarna ungu tua
__ADS_1
dan mendaratkan kedua pukulannya ke mereka berdua namun pukulan yuki ditangkap oleh mereka dikarenakan kekuatan yuki yang terlalu besar mendorong mereka mundur
" jadi begitu... kau juga menjadi bertambah kuat dalam sekejap!.. sebenarnya kau ini makhluk apa? " Ucap dewa jahat
" rantai api hitam!.."
yuki melemparkan rantai yang terbuat dari api hitam yang sangat panas yang melebihi api biru milik taka
dengan cepat ia segera mengikat mereka berdua mengunakan rantai tersebut
" pergilah serahkan disini padaku!.." ucap yuki
" ya!.." ucap mereka bertujuh
vera memangil ular raksasa dari dalam tanah sesaat tristan airi tifa aoi dan yuri menaikinya dan ular itu mengarah ke tempat diablos berada
diablos dengan mudah memotong ular itu terbelah menjadi 2 mereka berenam melompat dari punggung ular dan akan jatuh tepat dihadapan diablos
taka mulai siap mengunakan kekuatan penuhnya dan bersiap untuk melancarkan serangan dalam daya besar
ia melesat berlari dengan kecepatan tinggi ke tempat mereka berada dan membantu mereka untuk menyerang diablos
" yosh!.. semuanya bergeraklah dengan aba-abaku!.. tristan ubah pedangmu menjadi dahan es dan ikatlah dia!.."
sesaat tristan melempar pedangnya dan dengan cepat pedangnya jatuh kepermukaan dan seketika dari dalam tanah muncul dahan-dahan pohon yang terbuat dari es
" terima ini!.." tristan
" bagus! selanjutnya airi!.." taka
diablos terikat oleh dahan es milik airi berlari diatas dahan-dahan pohon es dengan mengabungkan api petir airi menghentakkan pedangnya ke diablos dan menyodorkannya mundur
" ekh!..
yuri mengubah senjatanya ke bentuk anak panah dan busur yuri melepaskan 2 anak panah dan menancap ditanah didekat diablos
" airi tukarkan posisi aoi dan tifa dengan anak panah itu!.."
sesaat airi mengunakan kekuatan mata emasnya matanya mengeluarkan darah dan dalam sekejap mereka berdua sudah berada didepan diablos
" kalian berdua hempaskan diablos dengan serangan terhebat kalian!.."
" baiklah!.. plama aqua!.." teriak tifa melepaskan tembakan air yang mendorong diablos sedikit terpukul oleh air milik tifa
" raiton futon level maximum!.. Tempest!.. " teriak aoi
pukulan gelombang raksasa menghempaskan diablos mundur jauh terhempas menghantam kastil miliknya sendiri
" yosh ini saatnya!.."
taka menaruh kedua pukulannya ke tubuh diablos dan dengan tangan yang bercahaya taka menembusnya tubuhnya dan memukul jiwa diablos keluar dari dalam tubuh taka
" haakkhh!!..."
(Busshh!!!)
diablos dipaksa keluar dari tubuh taka dengan cepat taka kembali masuk kedalam tubuh aslinya seketika ia bersinar terang yang menghapus tanduknya dan kembali menjadi taka seperti sediakala
disaat yang bersamaan diablos berubah menjadi seperti parasit dan melarikan diri dari taka da menuju ke arah free
__ADS_1
" yuki larilah dari sana diablos sedang mengarah ke arahmu!.." teriak taka
sesaat dengan reflek yuki melompat mundur diablos dengan cepat memasuki tubuh free seperti layaknya sebuah parasit
" akh! ah!!.... ah!!.." free menjerit kesakitan tubuhnya mulai berubah bentuk
tubuhnya berubah menjadi besar kekar ia menjadi semakin tinggi dari pada sebelumnya diablos berhasil mengambil alih tubuh free berserta kesadarannya
diablos menjadi semakin ganas ia dengan cepat melahap dewa jahat yang berada didekatnya gabungan antara free dewa jahat membuat diablos semakin kuat kekuatannya meningkat sangat drastis dari sebelumnya
" ti-tidak mungkinkan!.. kemungkinan yang sangat buruk benar-benar terjadi!.." ucap yuki
" emh!.. semuanya kembalilah.." ucap taka dan memindahkan mereka berdelapan dan dalam sekejap mereka telah berada dibelakang taka
" taka apa kau memiliki sebuah rencana? " yuki
" tidak!... dia bukanlah lawan yang bisa dilawan yang hanya mengandalkan rencana saja, kekuatan dan kepintaran itu sangat dibutuhkan.." ucap taka
" taka sekarang apa yang harus kita lakukan? " aki
" benar ya, yosh kalian mundur saja biar aku dan yuki yang akan melawannya.." ucap taka
" eh? " ujar teman-teman taka yang terkejut dengan perkataannya itu
" ke-kenapa harus seperti itu?!.." ucap aoi yang sedikit kesal dengan pernyataan taka
" taka sebaiknya kau jangan meremehkan mereka.." ucap yuki
" itu benar!.." ucap mereka bertujuh
" aku tidak pernah meremehkan kalian, justru sebaliknya aku sejak awal sudah tahu kalian itu kuat, dan aku juga tahu seberapa kuat dan kelemahan kalian.." ucap taka
" apa maksudmu? " Tristan
" dan terutama kau tifa.. kau sudah menjadi jauh lebih kuat dibanding sebelumnya, pada awalnya aku sempat semenjak setelah sekian lama bertemu kembali kau menjadi selalu bergantung kepadaku, itulah kelemahanmu, tapi sekarang kau sudah tidak seperti itu lagi.. " ucap taka
" i-itu kan memang benar aku tidak terlalu mengerti bertarung.. tidak seperti aoi yang dapat bertarung.." tifa
" aku tahu itu.. memang benar aoi sejak dari kecil tubuhnya telah dilatih sebagai petarung dan juga kuat tapi bukan berarti aoi tidak mempunyai kelemahan.."
" sebenarnya dari tadi apa sih yang ingin kamu katakan?! " Aoi
" tidak ada.. tapi rasanya sudah sangat lama aku tidak bersama dengan kalian, sudah hampir ribuan tahun aku selalu kesepian sendiri didunia tanpa ujung.." ucap taka sambil tersenyum lega menatap teman-temannya
taka berjalan menghampiri mereka berdua untuk melepas rasa rinduku ia segera memeluk mereka berdua secara bersamaan dengan eratnya
" karena itulah aku mohon beristirahatlah pasti lelahkan sudah menahannya selama ini serahkan ini padaku.." ucap taka
" Taka.." gumam aoi dan tifa
" ayumi pun juga yuri dan tristan aki vera.. terima kasih.." taka
" tu-tunggu.. apa sih yang kamu katakan? kamu tiba-tiba menjadi aneh begini.." ucap tifa melepaskan pelukan taka darinya
" jangan bilang ini perpisahankan taka? katakan padaku kalau itu tidak benar!.." ucap aoi yang panik
" tidak mungkinkan.. aku baru saja bertemu dengan kalian aku tidak mungkin akan pergi lagi.." ucap taka sambil tersenyum
" yosh!.. pembicaraannya kita lanjutkan nanti untuk sekarang kita harus mengalahkan dia terlebih dahulu!.." ucap taka
__ADS_1
Bersambung....
Author akan membuat 2 episode tambahan untuk menamatkan cerita ini agar tidak terburu-buru