Ruang Hitam

Ruang Hitam
Aku jatuh cinta


__ADS_3

Alasan seseorang untuk jatuh cinta itu sederhana. Ialah kebahagian yang lahir ketika pandangan menemukan dambaannya.


****


Bulan melengkungkan senyum diluar jendela. Cahaya membentuk garis yang terlihat bulat penuh, tapi hanya seperempat lingkaran yang bersinar didalam bulatnya bulan, hingga menggambarkan sebuah lengkungan senyum. Orang-orang menamainya dengan bulan sabit.


Malam terasa mendamaikan dengan rasa penat dan letih setelah seharian memenuhi kewajiban sebagai pelajar. Juga kesenangan tadi sore yang membuat semua sendiku terasa ngilu. Aku mengambil ganja yang kusimpan dibawah tumpukan rak buku. Lalu mulai melinting untuk doping malam ini.


Jika orang mengatakan bahwa menghisap ganja membuat pemakainya menjadi bodoh, aku tidak merasakan hal yang demikian. Justru aku merasakan sebaliknya, aku merasa pikiranku terbuka dan lebih rajin untuk belajar setelah menghisap ganja. Entahlah, bisa saja persepsi setiap orang itu berbeda.


"Tinggg" Notifikasi BBM masuk.


Pesan dari fiona. Fiona bercerita tentang hubungannya dengan afdal. Hubungannya dengan afdal sudah berakhir seminggu yang lalu. Dan fiona galau berat dengan cerita-cerita sedihnya kepadaku. Hal yang tak kumengerti, aku merasakan sedih dengan semua kegalaun yang diceritakan fiona. Namun, aku hanya bisa menyemangati fiona dengan kata-kata.


Aku meraih tasku yang berada diatas bopet. Aku mengeluar buku yang tadi kugunakan untuk mencatat pin BB buk mutia. Aku lupa menginvite pin bb buk mutia sebab sepulang sekolah aku lansung latihan bola.

__ADS_1


Aku menatap tulisan pin dihalaman belakang buku. Aku merasa gamang untuk menginvite buk mutia. Tapi kata-kata buk asmarni tadi siang terngiang dikepalaku. Aku tidak akan tahu kalau aku tidak mencoba. Lebih jauh, aku hanya ingin berteman dengan buk mutia dan takkan berharap lebih. Kemudian dengan ragu-ragu aku menginvite buk mutia.


Setengah jam kemudian nama Mutia Heriyenti keluar dipembaruan BBM ku. Diprofil bu mutia, terpasang photo buk mutia yang berselfie didepan kantor. Matanya yang bulat besar, senyum yang melirik dan lesung dikedua pipinya membuatku ingin terus memandang photo buk mutia. Meskipun hanya photo, aku merasakan hatiku bahagia saat ini. Aku men-ScreenShoot photo buk mutia.


"PING!!" Chatku duluan.


"PING!!" Balas buk mutia segera. Aku tersenyum.


"Dari tadi dikan nungguin ibuk, tapi baru ibuk acc"


"Elehhhh, dikan aja baru meinvite ibuk malam ini"


"Mana, permintaan dikan aja baru masuk magrib tadi"


"Hahaha iyalah tuh buk"

__ADS_1


"Yehhh dikan nihh 😒" Bales buk mutia.


"Cantiknya ibuk diphoto lagi"


"Ohh jadi aslinya jelek gitu"


"Lebih cantik aslinya sih Ahahaha"


"Heeh dikan, dikan. Tidurlah dikan lagi"


"Iya buk, ini mau tidur. Dikan tidur dulu ya" Balasku.


Aku tidak tahu lagi apa yang harus kubahas dengan buk mutia. Buk mutia hanya men-read pesanku di BBM. Tapi aku merasakan sangat bahagia bisa berbalas pesan dengan buk mutia.


Aku membuka twitter dan memasukan photo buk mutia dengan caption 'Tuhan, inilah dia yang kumau' kelak buk mutia ternyata juga bermain twitter.

__ADS_1


Fiona mengirim dua lagu kepadaku, yaitu immortal love (Mahadewa feat judika) dan mimpi (Anggun). Aku membalas fiona dengan mengirim lagu yang berjudul 'Aku jatuh cinta' yang dinyanyikan oleh regina.


Malam ini aku tidur lebih cepat dari biasanya. Aku tidur nyenyak sekali dan terbangun dengan perasaan yang bahagia.


__ADS_2