
Bukankah perasaan itu bisa lahir dari kesepian yang terisi?
****
Senin pagi yang cerah. Aku berangkat kesekolah dengan kekasih baruku. Namanya annisa rusli, junior dua tahun dibawahku. Sudah dua minggu ini aku jadian dengan nisa. Dalam dua minggu itu pula setiap pagi aku berangkat sekolah dengan annisa.
Aku mengenal annisa dari aldi. Aldi bilang dia menyukaiku dan sering menanya semua tentangku kepada aldi. Annisa juga sering menchatku setiap hari melalui BBM. Tidak ada perasaan apa-apa yang kurasakan kepada annisa. Hanya berselang tiga hari annisa lansung mengungkapkan perasaanya kepadaku. Awalnya aku tidak membalas pesan annisa. Aku belum mengenalinya sama sekali. Tapi annisa terlalu berani dengan mendesak agar aku segera menjawab pertanyaannya. Dan aku memutuskan untuk berpacaran dengan annisa meskipun aku tidak punya perasaan apa-apa padanya.
Aku lelaki yang tidak mudah untuk menjatuhkan hati kepada wanita. Tetapi ketika aku mulai jatuh hati kepada wanita, pasti akan berujung dengan hati yang terluka. Fiona dan buk mutia misalnya. Luka itu masih membekaskan pahit yang membuatku merasa galau. Semakin aku menghiklaskan, semakin perasaan itu menjadi dalam. Mungkin orang-orang benar tentang keikhlasan adalah puncak tertinggi dari mencintai.
Hari-hari kujalani dengan mengalahkan kata-kata hatiku sendiri. Belum pulih sepenuhnya luka itu, annisa datang dengan menawarkan cinta yang baru. Tapi kupikir, tidak ada salahnya menerima annisa. Aku ingin menghargai keberanian annisa. Lebih jauh, anisa bisa menjadi tempat pelampiasan untuk melupakan rasa sakit yang dititipkan buk mutia. Persoalan perasaanku kepada annisa, bisa tumbuh dengan sendirinya. Bukankah perasaan itu bisa lahir kesepian yang terisi?
Bunyi motor terdengar berhenti diluar pagar rumahku. Motor matic berwarna putih. Annisa membuka helmnya. Wajahnya yang putih terlihat cantik. Annisa berjalan masuk kedalam rumahku. Ibu menyambut annisa dengan hangat. Annisa sudah kenal dengan ibu sebelum berpacaran denganku. Annisa menemui ibu ketika dipasar koto baru. Dan ibu suka dengan annisa.
Aku keluar dari kamarku. Aku duduk diruang tamu dengan memasang sepatuku. Tak lama kemudian kami pamit untuk berangkat sekolah. Jalan lintas sumatra ramai seperti biasannya. Aku dan annisa mengobrol tentang remediku sepanjang jalan. Annisa bersedia untuk membantuku untuk menyelesaikan tugas PKN. Bel sekolah berbunyi ketika aku sampai didepan kantin tek rida.
"Kebetulan sekali bel bunyi" Ucap annisa setelah aku turun dari motor.
__ADS_1
"Iya, nisa parkirnya dibawah?" Tanyaku.
"Iya dibawah aja. Lebih aman" Sahut nisa
"Hm yaudah. Semangat ya belajarnya" Ucapku tersenyum.
"Abang juga ya, semangat tanding futsalnya" Jawab annisa juga tersenyum.
Aku mengedipkan mata sebelah kiri. Oke
"Maaf gak bisa nonton" Keluh nisa cemberut.
"Gak papa, doain menang ya"
"Tentu" Sahutku tersenyum.
"Yaudah nisa kebawah dulu" Annisa tersenyum malu.
Aku mengangguk dan tersenyum. "Hati-hati" Ucapku.
__ADS_1
Anissa berlalu dan hilang dari pandanganku. Aku masuk kedalam kantin tek rida. Didalam kantin tek rida sudah ada anak ekskool futsal yang dipilih untuk mewakili sekolah dalam turnament dimontela. Hanya ripo dan bojek yang belum datang.
"Ripo mana dikan?" Tanya dapit
"Entah. gua juga baru nyampe" Jawabku dan duduk.
"Acaranya mulai jam 8" Ucap dapit.
"Jam 8 masih lama" Sahutku "Masih ada 30 menit lebih lagi" Sambungku.
Kantin tek rida ribut dengan obrolan dengan antusias anak futsal. Ada delapan sekolah yang berpatisipasi dalam kompitisi futsal dimontela. Kompitisi futsal ini diselenggarakan untuk merayakan ulang tahun kodim. Tak lama setelah itu, ripo datang dengan bang wanda.
"Tuh kapten dan coach datang" Ujar dapit.
Bang wanda adalah alumni dan mantan capten ekskoll futsal dan sepakbola. Ini pertama kali turmament futsall tingkat slta diadakan dikabuhpaten sijunjung. Sementara dalam sepakbola memang ada acara tahunan seperti liga pelajar indonesia(LPI). Tahun kemarin kami terhenti dibabak semifinal. Kami kalah oleh SMA sembilan satu kosong. SMA sembilan mencetak sejarah dengan juara untuk pertama kalinya di ajang LPI.
Turnament futsal kali ini hanya diikuti oleh delapan sekolah. Sementara SMA dan SMK semuanya berjumlah 16 sekolah. Delapan sekolah dibagi dengan dua grup. Juara dan Runner-up dari masing-masing grup akan diadu dipartai semifinal. Sekolahku berada di grup A. Satu grup dengan SMK Lima, SMK Tiga, dan SMA Dua. Sementara SMA Tujuh, SMA Sembilan, SMK Dua, SMK Elektro bertarung dalam grup B.
"Panggil lah bojek lagi pit" Suruh bang wanda.
__ADS_1
Kami serentak keluar dari kantin tek rida menuju ke montela. Bojek keluar dengan tulo dari kantin roza. Lalu kami berangkat beramai-ramai kemontela. Sesampainya di montela, delapan sekolah sudah berbaris mengikuti acara pembukaan dari anggota TNI. Sedangkan aku diluar bersama da wanda, ripo, tito dan dito dari SMK 5.
30 menit kemudian acara dimulai dengan pertandingan pembuka antara sekolahku dan SMA dua. Turnament futsal diadakan dalam dua hari. Dimana hari pertama mencari dua tim dari masing-masing grup untuk partai semifinal esok hari.