
Masa lalu hanya pantas dijadikan pelajaran, bukan untuk dikenang atau kembali diceritakan
****
Cinta adalah perasaan yang tak pernah bisa dipahami sepenuhnya. Kadang, luka adalah bagian dari cara seseorang mencintai. Bukankah seseorang yang mencintai bisa rentan terhadap luka?
Buk mutia mengetahui semua tentang fiona dari catatan kecil yang kutulis dua tahun yang lalu. Ketika itu aku melampiaskan luka dengan pena yang menulis suara hatiku pada kertas-kertas yang kosong. Bersama sesak yang terhimpit oleh kesedihan yang hanya bisa kusembunyikan. Kesedihan itu lahir dari patah hati sebab fiona memilih afdal sebagai kebahagian. Tidak ada yang tahu tentang luka yang dirahasiakan itu. Hingga aku bisa bangkit dari jurang nestapa dan menerima kenyataan bahwa fiona bukanlah cinta yang harus kumiliki.
Entah ini sebuah takdir Tuhan atau hanya sekedar kebetulan yang tak disengaja. Buk mutia memperlihatkan luka yang kutulis dua tahun lalu melalui photo yang dikirim lewat BBM. Buk mutia merasa tersentuh membaca tulisan itu. Dia bilang bahwa dia bisa merasakan ketulusan yang sempurna mengalir didalam setiap bait yang kutulis. Hingga luka menjelma keindahan dari perasaan cinta itu sendiri.
Aku terdiam disebelah ranjangku. Malam diluar jendela terlihat cerah walaupun tanpa bintang dan bulan menerangi. Aku membaca berulang-ulang pesan buk mutia. Tak mengertikah dia? Bahwa perasaan dua tahun lalu akan fiona kini sedang kurasakan juga terhadapnya.
"Dari mana ibuk menemukan buku itu?" Balasku singkat.
__ADS_1
Setelah bangkit dari luka yang dititipkan fiona dua tahun lalu. Aku berubah menjadi seseorang yang paham bahwa cinta hanyalah perihal kedatangan dan kepergian. Oleh karena itu aku tidak pernah larut dalam kecewa dan luka hati. Putus dari kaena, citra, dan riska tidak menjadi masalah yang besar dalam hari-hariku. Namun, malam ini aku lebih menyukai sepi dan duka didalam hatiku.
"Buk asmarni yang menemukan buku itu. Buk asmarni tidak sengaja membaca tulisan dika waktu memperiksa tugas sejarah dika. Buk asmarni menyimpannya dan memperlihatkannya ke ibuk. Ibuk penasaran dengan cerita fiona. Dikan bisa cerita?" Balas bbm buk mutia.
Aku tidak lansung membalas pesan buk mutia. Untuk apa buk mutia ingin tahu tentang fiona. Aneh sekali dia mengungkit-ngungkit cerita masa lalu. Bahkan aku sendiri saja sudah hampir lupa bahwa aku pernah curhat kebuku.
"Masa lalu hanya pantas dijadikan pelajaran, bukan untuk dikenang dan diceritakan" Balasku.
Blackberry melantunkan lagu peterpan yang berjudul bintang disurga. Liriknya menyentuh membuat perasanku mendayu menyedihkan hati. Aku menghayati lagu dengan selinting ganja yang setia menemaniku. Musik bisa memancing dan mewakili perasaan seseorang.
Aku mengetik dengan segera "Ketulusan takkan hilang hanya karna tidak terbalas. Dan cinta yang sejati takkan hilang meskipun tidak bisa bersama" balasku cepat
Play musik BlackBerry ku beralih memutar lagu naff yang berjudul kenanglah aku. Liriknya terdengar menusuk dan menyayat hati diluka dalam.
__ADS_1
"Benar. Tapi kenapa kau lebih suka menjadi pengecut? Apa kebahagian yang akan didapat seorang pengecut" pesan buk mutia.
Aku menelan ludah. Pahit. Buk mutia menyebutku pengecut semenjak sore tadi. Aku merasa kesal dengannya. Apa yang sebenarnya dia inginkan?
"Bukankah pengecut lebih baik daripada menjadi seseorang pecundang. Untuk apa keras kepala menyatakan perasaan jika kau begitu yakin cintamu tidak akan diterima? Ibuk harus paham, bahwa setiap orang hidup dengan pikiran dan prinsipnya sendiri" Balasku.
Aku menghisap panjang lintinganku sebelum dipadamkan didalam asbak. Aku membuka twitter untuk melampiaskan sembilu didalam hatiku. Menulis twit galau bisa sedikit meredakan luka didalam hatiku. Lalu menjadikan ScrenShoot twitt yang kutulis tadi menjadi DP bbm
Kau adalah bayang-bayang gelap yang menyiksa. Racun ditengah manisnya kebahagian.
BlackBerry ku berdering, pesan dari buk mutia masuk.
"Terkadang seseorang lebih dulu mendefinisikan rasa takut sebelum mencoba. Seperti kamu. Kamu takkan pernah keluar dari rasa kesedihanmu" Balas pesan buk mutia.
__ADS_1
Aku memutuskan tidak lagi membalas pesan buk mutia. Aku merasakan capek. Ganja membuatku lebih peka dengan perasaanku. Aku ingin tidur.
Malam ini aku mengerti. Air mata tak selalu jatuh keluar dan mengalir dipipi. Kadang, air mata juga jatuh kedalam dan menetes kedalam hati.