
Luka adalah resiko dari jatuh cinta
****
Jarak antara kebahagian dan kesedihan hanyalah serupa langkah kaki kanan dan kiri, didalam kebahagian ada kesedihan yang akan segera datang untuk menyelaraskan. Begitupun juga sebaliknya. Kebahagian dan kesedihan tergantung kepada pola pikir kita dalam menyikapi suatu keadaan. Tapi aku tidak mengerti dengan apa yang terjadi dengan diriku dipertengahan bulan agustus.
Siang selasa, mentari bersinar cerah menghidupi bumi. Bel petanda habisnya jam istirahat sudah berbunyi. Aku, aldi, nando dan jefri berjalan seusai menghabiskan jam istirahat dikantin tek rida.
Didepan labor nampak terlihat semua guru PL sedang duduk berderet, kecuali pak angga. Disana juga ada buk mutia, guru muda yang berhasil membuatku jatuh cinta. Buk mutia duduk paling ujung disamping buk diana. Mereka tampak sedang menikmati peragaan anak drumband sekolahku yang sedang latihan dilapangan.
__ADS_1
Aku berjalan dengan langkah yang sangat pelan. Seperti sweeper dalam film kartun dora yang melangkah dengan hati-hati agar tidak ketahuan mencuri oleh sidora. Aku berniat bercanda dengan mengagetkan buk mutia yang sedang sibuk mengotak-atik ponselnya. Namun, sontak langkahku terhenti ketika aku melihat buk mutia mengganti status bbm nya dengan 'Ade Spd'. Buk mutia sudah punya pacar? Jelas saja itu pacarnya. Nama lelaki itu dia tulis di status BBM nya.
Aku berbalik arah. Aku terdiam dan tak mampu berkata-kata. Buk mutia ternyata sudah memiliki kekasih. Aku merasa dadaku begitu sesak. Aku berjalan kedalam lokalku. Pikiranku terasa sedang menekan batinku.
Lokal begitu ramai ketika aku baru masuk. Seperti biasanya lola selalu menjadi alasan kenapa suasana kelas selalu heboh. Lola terlihat terkepung oleh dua sejoli, doris dan nofri.
"Kau takkan bisa lari dari kamu putri kodok" Ujar nofri yang mengepung lola.
"Ampun nofri ganteng" Bujuk lola dengan wajah yang imut, tapi terlihat menjijikkan.
__ADS_1
"Dihhh najis"
Doris menjitak kepala lola dari belakang. Lola mengusap kepalanya. Lola membalikkan badan kearah doris.
"Doris kok gitu sih sama princes" Ujar lola
Nofri menendang lola dari belakang. Tendangan nofri begitu kencang hingga lola terpental dan jatuh dipelukan doris. Doris meringis merasa jijik. Semua yang melihat kejadian itu tertawa terbahak-bahak.
Aku duduk dengan kepala terpaku diatas meja. Kejadian lola dan doris barusan tidak bisa membuatku tertawa. Aku masih merasakan ngilu dengan apa yang baru saja kuketahui tentang buk mutia. Apakah aku cemburu? Apakah aku kecewa? Entahlah. Memangnya aku siapa?
__ADS_1
Dan siang itu, aku merasakan diriku sangat kacau dengan hatinya yang merasa resah dan pikiran yang tak menentu.