Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
Kewajiban


__ADS_3

Satu bulan sudah Zayn dan Sella menikah. dan masih tetap sama, mereka masih tidur terpisah. tak ada perubahan pada diri Sella, dia selalu datar saat bertemu dengan Zayn dan Zayn memaklumi itu karena dia tau, tak semudah membalik telapak tangan untuk membuat Sella mencintainya


pagi itu Zayn akan turun untuk sarapan dan pergi ke kantor. karena Zayn sudah pindah kamar di sebelah kamar Sella, tapi seperti biasanya, dia tak pernah membangunkan Sella atau sekedar mengetuk pintunya mengajak sarapan


Zayn tak sengaja mendengar suara Sella seperti muntah-muntah


"hoooeeekk, hoooeeeeekk" Sella memuntahkan semua isi perutnya


"Sel, loe gapapa? buka pintunya Sel!" teriak Zayn dari luar kamar Sella, tak mendapat jawaban Sella membuat Zayn panik dan akhirnya mendobrak pintu kamar Sella


"bruuuaaakk" terbuka sudah pintu kamar Sella


"Sella?" teriak Zayn mendapati Sella terkulai lemah di dalam kamar mandi


"Sel bangun Sel, kamu kenapa?" Zayn menepuk-nepuk pipi Sella agar ia bangun tapi Sella tak bangun juga lalu dia menggendong Sella ke tempat tidurnya


Zayn mencari minyak kayu putih lalu menaruhnya di bawah hidung Sella, beberapa saat kemudian Sella terbangun


"sssssshhh, aduuh" Sella memegangi kepalanya yang nyut-nyutan


"untunglah kamu sudah sadar" ucap Zayn saat Sella mulai membuka matanya


"Zayn? ngapain kamu disini?" teriak Sella kaget


"aku baru aja nolongin kamu pingsan di kamar mandi. kamu kenapa? aku dengar tadi kamu muntah-muntah, apa kamu sakit? apa perlu aku panggil dokter?" tanya Zayn


"ah tidak perlu, aku gapapa kok, makasih udah nolongin" ucap Sella


"iya sama-sama. yakin ga mau aku panggilin dokter? entar kalo kamu kenapa-napa gimana?" tanya Zayn lagi memastikan


"iya gapapa kok, mungkin cuma masuk angin, entar juga sembuh sendiri" jawab Sella


"yaudah terserah kamu. aku keluar dulu mau sarapan terus berangkat ke kantor, mau cari uang yang banyak buat kamu." ucap Zayn


deg


"cepet ganti baju, soalnya tadi kayanya baju kamu basah, nanti tambah masuk angin lagi. jangan lupa sarapan, kalo ga mau turun aku suruh bibi anter sarapan kesini" ucap Zayn lagi seraya berjalan meninggalkan kamar Sella


hati Sella seperti tersentuh dengan ucapan Zayn, entah kenapa Zayn selalu baik padanya meskipun dia tak pernah menganggapnya

__ADS_1


"nyari uang yang banyak buat aku?" tak sadar Sella tersenyum lalu buru-buru ia melupakan pikirannya yang tak jelas


"drrreeeettt, drrreeeeettt" hp Sella bergetar membuyarkan lamunannya


"halo selamat pagi Sel." ucap seseorang di seberang sana


"oh iya pagi bu Vio ada apa?" tanya Sella


"apa hari ini kamu bisa datang ke kantor?" tanya Vio


"ada apa ya bu, apa ada hal penting?" tanya Sella penasaran


"iya Sel, tolong datang ya." Vio memohon


ah kebetulan, aku akan bilang pada bu Vio kalo aku akan mengundurkan diri dari perusahaan


"iya bu, nanti saya datang" jawab Sella


"baiklah" ucap Vio lalu mematikan sambungan telfonnya


"aku akan segera bersiap, aku harus bangkit sekarang" ucap Sella mantap sambil bangun dari kasur empuknya


"ah ternyata benar, baju belakangku basah, apa jangan-jangan saat aku pingsan Zayn melihat atau meraba-raba tubuh aku, aaaaaa tidaaaaaakk" teriak Sella


setelah sarapan Zayn berangkat ke kantor tapi dia merasa ada yang kurang, "hp aku ketinggalan" ucap Zayn lirih. dia kembali ke kamarnya dan


"bruugg" Zayn bertabrakan dengan Sella yang akan turun untuk pergi ke kantor Melvin


"kamu mau kemana udah cantik begini?" tanya Zayn dengan mengernyitkan alisnya


"emang aku jelek? tiap hari juga cantik" jawab Sella ketus


"bukan gitu, maksud aku pakaian kamu rapi banget?" tanya Zayn lagi


"emang biasanya aku ga rapi? aku awut-awutan gitu?" Sella melebarkan matanya menatap Zayn


"ya ga gitu juga, kamu mau kemana?" tanya Zayn masih penasaran


"kepo" jawab Sella tepat di depan wajah Zayn, hanya berjarak beberapa inci membuat Zayn dan Sella sama-sama terpaku, saling menatap. hati Zayn tak karuan rasanya, jantungnya berdegup kencang seperti mau melompat keluar 😁

__ADS_1


"sudahlah, aku mau berangkat" ucap Sella yang membuyarkan lamunan Zayn


Sella menuruni anak tangga, lalu Zayn mengejarnya


"tunggu Sel" ucap Zayn seraya memegang tangan Sella agar ia tak buru-buru pergi


"kenapa sih? tumben kamu ngurusin hidup aku? biasanya juga kamu cuek sama aku?" tanya Sella sambil melepas tangan Zayn di pergelangannya


"ya karna aku suami kamu, jadi aku harus tau kamu mau kemana, pergi sama siapa, lagi dimana. lagian aku selama ini ga pernah cuek sama kamu, kamunya aja yang ga pernah lihat perhatian aku." ujar Zayn


deg


mendengar kata suami membuat Sella melambung, ternyata Zayn selalu menggapnya istri sedangkan Sella tak pernah menganggapnya


"eemm aku mau pergi ke kantor Melvin" jawab Sella ragu-ragu


"mau ngapain kesana? mau ketemu Melvin?" tanya Zayn penuh selidik


"tidak, tadi bu Vio telfon nyuruh aku kesana." jawab Sella santai


"ngapain suruh kesana?"


"entah, mau ngasih gaji aku yang masih ada di kantor mungkin, karena waktu hari pernikahan itu sebenarnya hari gajian tapi aku ga ngambil, sampai satu bulan sekarang belum di kasih" jawab Sella


"ga usah di ambil, biarin aja, kamu ga usah kesana" ucap Zayn sembari mengeluarkan kartu hitam dari dompetnya. "nih buat kamu, sebenarnya aku udah mau ngasih ini dari dulu tapi kamu cuek banget sama aku dan ga mau ngomong sama aku jadi baru berani ngasih sekarang" Zayn menyerahkan kartu itu pada Sella


"ga usah Zayn, aku juga punya uang, apa kamu lupa kalo aku anak orang kaya" ucap Sella bangga


"aku ga nerima penolakan, ini nafkah dari aku ya walopun kamu ga menganggap aku sebagai suami kamu, tapi itu wajib untuk laki-laki yang sudah berstatus suami"


deg


lagi-lagi Sella di buat ternyuh dengan ucapan Zayn, dia benar-benar merasa bersalah sudah mengabaikannya


"udah ini pegang, ayo aku anter kamu ke kantor Melvin" ajak Zayn yang menyadarkan lamunan Sella


Zayn berjalan meninggalkan Sella yang masih bengong, "Zayn tunggu" teriak Sella


"ada apa? mau bilang makasih? ga usah, udah kewajiban aku buat anter kamu" Zayn meringis memperlihatkan gigi putihnya

__ADS_1


"ish dasar, nih hp kamu ketinggalan di kamar aku. belum tua juga udah pikun" ejek Sella lalu berjalan mendahului Zayn. Zayn meringis sambil menggaruk belakang kepalanya yang tak gatal lalu berjalan mengekor di belakang Sella


kira-kira bakal ketemu Melvin ga yaa?? yuuk ah staytune terus disini, jangan lupa like komenya yak.. makasih masih setia sama karya aku, walopun beberapa hari ini banyak kesibukan dan jarang up.


__ADS_2