
"jadi kamu sudah menceritakan semua sama mama kamu?" Leo bertanya pada Zayn
"iya pa, karna Zayn tak ingin menyembunyikan hal penting ini dari mama" Zayn menjawab dengan senyum
"iya pak Leo, karna selama ini Zayn tak pernah berbohong tentang apapun kepada saya, dia anak yang sangat baik" Tias juga tersenyum
"waah beruntung sekali ibu punya anak yang baik seperti Zayn" ucap Leo memuji Zayn. "tuh denger Sella, kamu harus segera membuka hati buat Zayn" Leo berbisik pada Sella
"ih apaan sih papa" gerutu Sella
lama mereka berbincang-bincang, bercerita mulai dari masa kecil hingga keseharian Sella, Zayn juga Nadya. setelah itu Tias menjamu mereka dengan berbagai hidangan, lalu Leo dan Renata berpamitan pulang dulu karna katanya ada urusan
"ma kita pulang ya" pamit Zayn
"kenapa pulang? nginep disini aja Zayn, apa kamu tak merindukan rumah ini?" pinta Tias
"iya kak, nginep sini aja, Nadya kangen tau sama kak Zayn" Nadya merayu
"dasarr, pasti ada maunya kan?" tanya Zayn
"tau aja, aku masih mau cerita-cerita tau sama kak Sella"
"gimana Sel?" Zayn menoleh pada Sella meminta persetujuan
"yaudah terserah kamu aja" Sella menyetujui keinginan mertuanya
...****************...
jam sudah menunjukkan pukul 10 malam, Sella masih betah di kamar Nadya. Nadya bahagia sekali karena Sella sangat baik padanya, dia bisa jadi temen curhat Nadya kalau lagi galau nih xixixi
Zayn kesepian karna tak ada orang yang menemaninya, Tias sudah beristirahat, Sella dan Nadya masih betah di kamar.
Zayn naik ke atas menuju kamar Nadya karna sebelumnya dia ada di bawah, nonton tv.
"permisi, kalian ngapain sih dari tadi ga keluar juga" Zayn langsung nyelonong masuk ke kamar Nadya
"kak Zayn, sini gabung sekalian" ajak Nadya
"ga usah, kak Zayn mau ajak kak Sella tidur karna ini udah malem."
__ADS_1
"uhuk uhuk" Sella kaget mendengar ucapan Zayn
"kak Sella, kakak gapapa kan?" tanya Nadya panik
"kakak gapapa kok Nad, tenang aja ya" jelas Sella
"gara-gara kamu tuh ajak kak Sella cerita terus jadi kan kak Sella batuk. udah kita mau istirahat dulu, kamu juga harus istirahat, kalo ga mau besok kakak ga akan ajak kamu jalan-jalan"
"ih apaan sih kak? yaudah deh yaudah aku tidur" protes Nadya
"kakak tidur dulu ya Nad" Sella dan Zayn keluar dari kamar Sella dan menuju kamar Zayn, tapi Sella justru tak mau masuk kamar karena dia takut satu kamar dengan Zayn
"kamu ngapain berdiri di depan pintu? ga mau masuk?" tanya Zayn yang melihat Sella hanya berdiri saja
"emmb aku, akuu, aku ga enak satu kamar sama kamu" ucap Sella agak lirih
"kamu takut aku ngapa-ngapain kamu? tenang aja, nanti aku tidur di sofa, kamu tidur di kasur" ujar Zayn
"beneran?" Sella memastikan
"iya, udah cepet masuk, aku udah ngantuk" Zayn menarik tangan Sella masuk ke dalam kamar
kamar Zayn sudah lama tak di tinggali, tapi masih tetap rapi dan bersih karena asisten rumah tangga selalu membersihkannya, meski tak di tiduri tapi sprei dan selimut juga selalu di ganti
"kalo mau ke kamar mandi, tuh ada disitu" Zayn menunjuk kamar mandi dalam kamarnya
"oh ya, tapi ga ada meja rias ya, kalo mau rias numpang Nadya aja" Zayn nyengir dengan menggaruk kepalanya yang tak gatal
"ah iya, aku ga bawa baju ganti, aku balik lagi ke kamar Nadya sebentar ya buat pinjem baju tidur" izin Sella dan langsung keluar kamar menuju kamar Nadya
Lama Sella berada di kamar Nadya, Zayn hampir saja ketiduran menunggu Sella. akhirnya Sella balik ke kamar Zayn tapi sudah dalam keadaan bersih, sudah ganti baju dan wangi lotion milik Nadya
"aku kira kamu tidur di kamar Nadya" ucap Zayn dengan mata terpejam
"maaf, tadi sekalian ganti baju di kamar Nadya, abis kalo disini mau ganti baju dimana?"
"ya di kamar mandi lah, disini juga gapapa, aku ga akan lihat, aku akan tutup mata" jawab Zayn santai
"bohong banget. dah lah aku udah ngantuk." Sella menaiki kasur empuk milik Zayn. "emmb, kamu ga pake selimut?" tanya Sella setelah merebahkan tubuhnya di kasur
__ADS_1
"ga usah, buat kamu aja"
"emang kamu ga kedinginan?"
"nanti kalo kedinginan aku nyusul kamu aja tidur di kasur" jawab Zayn ngasal
"enak aja, awas ya kalo sampe kamu tidur di kasur"
"iya-iya ga akan, udah sana istirahat"
Hanya dalam hitungan menit Zayn sudah berada di alam mimpi, suara dengkurannya menandakan bahwa ia sudah tidur, begitupun juga Sella, ia segera menyusul Zayn ke alam mimpi. semoga mimpi indah 😊
...****************...
Sella membuka mata karena silau sinar mentari yang masuk ke kamar Zayn, ia melihat Zayn sudah tak ada di sofa tapi ia mendengar suara gemericik air di dalam kamar mandi
mungkin dia sedang mandi, lebih baik aku mandi di kamar Nadya saja
Sella beranjak dari kasur menuju kamar Sella, belum sampai ia membuka pintu, Zayn sudah memanggilnya
"kamu mau kemana?"
"astaga, kamu ngagetin aja. aku mau mandi di kamar Nadya, sekalian mau pinjam baju"
"ngapain mandi di kamar Nadya, di sini kan ada kamar mandi. Nih tadi Nadya kesini nganter baju buat kamu, dia ngajak kamu couple.an biar nanti pas jalan-jalan semua orang tau kalau kamu itu kakaknya" Zayn menyerahkan baju yang tadi di berikan Nadya
"oh ya? lucu sekali anak itu" Sella tertawa kecil, merasa lucu dengan tingkah adik iparnya
"yaudah sana mandi, aku tunggu di bawah ya" ucap Zayn
Zayn, Tias juga Nadya sudah menunggu Sella untuk sarapan.
"kak, sini" Nadya menyapa Sella saat ia turun.
"Maaf ya ma, Nadya, Zayn udah nunggu lama" Sella tersenyum laku duduk di samping Zayn
"iya sayang. kalian berdua sudah seperti anak kembar, ini pasti ide kamu kan Nad" Tias menoleh ke arah Nadya dan Sella
"iya ma, siapa lagi kalo bukan Nadya, aku sudah seperti tak dianggap saja jadi kakaknya, udah tergantikan tu sama Sella" gerutu Zayn
__ADS_1
"ya ga gitu kali kak, kak Zayn tu tetep kakak aku yang paling baik" ucap Nadya dengan wajah cutenya
"kalian ini. ya sudah ayo kita sarapan" ajak Tias. Mereka menikmati sarapan dengan lahapnya, apalagi Sella, semenjak hamil dia selalu makan banyak, tapi kali ini dia tidak nambah makan karena malu sama mertua dan adik iparnya, terpaksa dia harus menahan laparnya 😁😁