Sahabat Kekasihku Itu Suamiku

Sahabat Kekasihku Itu Suamiku
Lampu Hijau


__ADS_3

acara resepsi pernikahan Vano dan Bianca telah selesai. para tamu telah meninggalkan acara resepsi termasuk Zayn dan Sella. sesuai janji, Zayn akan memberi kejutan kepada Sella malam ini


Zayn menggandeng tangan Sella, tak ingin melepas sedikit pun. setelah keluar dari lift, Zayn menutup mata Sella dengan sapu tangan miliknya


Zayn membawa Sella ke sebuah kamar di lantai paling atas, masih di lokasi yang sama dengan acara resepsi Vano dan Bianca tadi yaitu hotel Daisy. dilantai tersebut jarang ada orang menginap, selain harganya mahal juga biasanya orang malas harus naik-naik ke atas karena di lantai bawah kamarnya juga tak kalah nyaman


"kita mau kemana sayang?" tanya Sella yang penasaran karena tak bisa melihat apapun, ia hanya mengikuti kemana Zayn menuntunnya


"sudah kamu ikut saja" jawab Zayn singkat


sampai di depan kamar, Zayn membuka pintu kamar dengan ID Card yang di berikan resepsionis tadi tanpa sepengetahuan Sella


Zayn membawa Sella masuk ke kamar. begitu masuk, wangi aroma therapi menyeruak menusuk hidung mereka


"surprise" ucap Zayn setelah membuka penutup mata yang ia kenakan pada Sella


Sella membelalakkan matanya, mulutnya terbuka dan sesaat kemudian ia tutup dengan kedua tangannya. ia di buat kagum dengan kamar yang di hias begitu indah. tempat tidur king size dengan sprei dan juga selimut berwarna putih di bentuk menjadi angsa yang berhadapan sehingga membentuk love. diatasnya di tabur bunga layaknya kasur milik pengantin


lantai-lantainya dihiasi dengan lilin-lilin kecil juga taburan bunga, menambah suasana romantis untuk mereka berdua


Zayn mengambil sebuket bunga yang ada di meja lalu ia berikan pada istri tercintanya


"I Love You, sayang"


mata Sella terlihat berkaca-kaca, ia sangat terharu atas perhatian dan kasih sayang yang di berikan Zayn padanya


Sella mengambil bunga yang di berikan Zayn padanya kemudian ia memeluk Zayn.


"terima kasih sayang, tarima kasih untuk semuanya. aku sangat mencintaimu"


Zayn membalas pelukan Sella. kemudian ia melepas pelukannya dan dengan segera menautkan bibirnya dengan bibir Sella


ciuman yang berawal dari ciuman yang lembut berubah menjadi panas, bibir dan lidah mereka saling beradu menciptakan kenikmatan diantara mereka berdua

__ADS_1


gairah mereka seketika memuncak, ingin menikmati yang lebih dari ini. tangan Sella mengalung pada leher Zayn, membuat ciuman mereka semakin tak bisa terlepas. sedangkan tangan Zayn sudah membuka resleting gaun hitam yang di kenakan oleh Sella dan berhasil melepaskannya, kini tubuh Sella hanya terlindungi oleh pakaian dalamnya saja


Zayn kemudian menggendong Sella tanpa melepas ciumannya sedikitpun, tak ingin ia kehilangan bibir yang membuatnya candu itu


Zayn menidurkan Sella di kasur, kemudian menutup korden dan mematikan lampu utama, hanya lampu tidur dengan cahaya redup yang menyinari kamar mereka


Zayn pun segera melancarkan aksinya, ia sudah tak tahan lagi memendam hasratnya, karena tubuh Sella adalah candu untuknya, magnet yang bisa selalu menariknya dimanapun dan kapanpun. semenjak mereka sudah di bolehkan untuk berhubungan lagi setelah Sella melahirkan, Zayn bisa meminta jatah semalam tiga kali, ia bilang sebagai ganti saat ia berpuasa selama berbulan-bulan, dan Sella pun tak bisa menolak keinginan suaminya karena itu adalah kewajiban untuknya


erangan, *******, lenguhan saling beradu menggema di dalam kamar tersebut, untung saja kamar tersebut di lengkapi peredam suara dan tak akan terdengar oleh siapapun di luar sana jika ada suara dari dalam


Zayn sengaja mencari kamar seperti itu, karena ia ingin Sella melepaskan segala hasratnya seperti saat dulu belum punya anak, karena saat ini untuk mendesah agak keras saja Sella takut membuat baby Al terbangun, terkadang mereka pergi ke kamar lain untuk mencari kenikmatan


kini Sella dan Zayn bisa sepuasnya melepas apa yang selama ini mereka tahan tanpa ada yang mengganngu. baby Al sengaja mereka titipkan pada mama Rita dengan alasan nanti di acara resepsi pasti sangat ramai dan sangat tidak baik untuk baby Al


Sella menuruti apapun yang di minta Zayn, karena ia juga sangat menikmatinya. suaminya begitu sangat perkasa hingga ia tak pernah menolak jika suaminya meminta meski terkadang badannya lelah, matanya mengantuk karena menjaga baby Al seharian. Sella sangat menyukai permainan suaminya


hampir dua jam malam ini permainan mereka. Zayn tak menyangka bisa selama itu karena ia sangat bergairah malam ini, dan biasanya dengan keadaan seperti itu ia bisa cepat keluar namun malam ini ia sungguh sangat perkasa dan sudah berhasil membuat istrinya mencapai kenikmatan beberapa kali


dua sejoli yang sedang di mabuk gairah ini telah terkulai lemah di atas sofa. keringat membanjiri tubuh mereka bak tak ada AC dalam kamar tersebut


"terima kasih sayang" ucapnya


Sella hanya mengangguk, ia seperti tak punya tenaga untuk membalas ucapan Zayn


Zayn segera bangkit dan menggendong Sella ke kamar mandi untuk membersihkan diri


"biar aku memandikanmu" ucap Zayn dengan meletakkan tubuh Sella di bathup


"tidak perlu sayang, aku masih terlalu lemah untuk bisa meladenimu lagi" jawab Sella agak lirih


"aku tidak akan memintanya sekarang, tenang saja" ucap Zayn dengan mengalirkan air ke bathup


"tapi kamu akan memintanya besok pagi kan?" ucap Sella dengan mencebikkan bibirnya

__ADS_1


Zayn seperti di beri lampu hijau oleh Sella jika besok pagi ia akan meminta jatah lagi


"terima kasih ya sudah memberi saran" jawabnya dengan senyum menyeringai


Sella membelalakkan matanya mendengar jawaban Zayn, ia sudah salah bertanya.


......................


jam sudah menunjukkan pukul tujuh pagi dan Sella baru saja terbangun. ia kemudian teringat dengan baby Al yang ada di rumah mamanya, dan ingin segera pulang. pipi gembul baby Al sudah terbayang-bayang di pikirannya


Sella menggoyang-goyangkan tubuh Zayn agar ia bangun


"sayang bangun! ayo cepat kita pulang"


Zayn cuma menggeliat dan meraih tubuh Sella kembali kedekapannya. Sella sontak terkejut dengan sikap Zayn, kini ia tak bisa bergerak dalam dekapan Zayn


"sayang ayolah bangun, kita sudah terlalu lama meninggalkan baby Al" protes Sella


Zayn kemudian membuka matanya dan menatap wajah istrinya yang sedikit gelisah namun bukan Zayn jika tak menggoda istrinya


"iya kamu sudah membangunkannya, dengan melihat tubuh polosmu begini saja sudah terbangun kok" ucapnya


Sella membuka mulutnya lebar-lebar. otak suaminya benar-benar di penuhi dengan pikiran mesum saat ini


"tidak usah kaget begitu, kan tadi malam kamu yang menyarankannya padaku" imbuh Zayn lagi


"tapi sayang.."


"plis, satu kali lagi. setelah ini kita akan pulang. aku akan meminta tambahnya nanti setelah di rumah" bisik Zayn di telinga Sella dan sesaat kemudian mencium dan mengulumnya membuat Sella bergidik geli. bulukuduknya berdiri, dan tiba-tiba tubuhnya mulai menghangat


dadanya dan dada Zayn kembali bersentuhan. membuat sensasi tersendiri untuk Sella. dan kini dengan ganasnya ia mencium bibir Zayn yang basah. Zayn menyambut dengan suka cita, ia menyukai istrinya yang ganas seperti ini, baginya ini adalah tantangan untuknya bisa mengimbangi permainan istrinya


kini, Sella menjadi pengendali dalam permainan dan Zayn hanya mengikuti kemauan istrinya. meski belum ada enam jam mereka melakukan penyatuan tubuh, namun kenikmatan yang di dapatkan Zayn dari istrinya sungguh luar biasa maka dari itu ia sangat candu dengan tubuh istrinya

__ADS_1


dan pagi ini mereka awali dengan merengkuh kenikmatan bersama lagi sebelum bertemu dengan baby Al.


duh duh duh, lama tak jumpa. aku kasih yang panas-panas dulu ya sayang. jangan lupa like, komen dan vote ya. maaf baru up.


__ADS_2